MALANG, Tugumalang.id – Mangliawan mendadak ramai pada hari Jumat – Sabtu, 21-22 Juni 2024 kemarin. Keramaian ini karena ada kegiatan Tawasul Kebangsaan dan Kenduri Budaya dalam rangka Haul Bung Karno dan Haul Sesepuh Desa Mangliawan, Kabupaten Malang.
DPR RI dari Komisi IX, Kris Dayanti, turut hadir dalam acara tersebut. Dia sekaligus menyosialisasikan 4 Pilar MPR RI. Kegiatan yang berjalan dua hari tersebut diawali dengan Tapak Tilas Kesejarahan Tokoh di wilayah sekitar.
Mulai dari Mbah Wali Ahmad Sari, Ki Hadjar Broto Hadisuruh dan K. Ng. H Agus Sunyoto. Segenap pengurus NU Mangliawan bersama masyarakat membacakan manaqib perjalanan hidup tokoh, Yasin dan Tahlil.
Baca Juga: Dr Ahmad Basarah Jadi ‘Bintang’ Dalam Acara Sarasehan dan Haul Bung Karno
Dimulai dari Makam Mbah Wali Ahmad Sari yang dikenal sebagai tetua desa atau bisa dikatakan juga pendiri desa penyebar agama Islam. Setelah itu, perjalanan menuju Padepokan Sumber Agung Mendit tempat Ki Hadjar Broto Hadisuruh semasa hidup hingga dimakamkan.

Selain itu, Padepokan Sumber Agung Mendit merupakan tempat yang beberapa kali dikunjungi oleh Presiden Pertama Indonesia yakni Bung Karno.
Dari penuturan sang juru kunci, Mbah Rasemun, ada 2 momen penting ketika Bung Karno datang. Pertama, ketika perumusan Pancasila sebelum proklamasi kemerdekaan dan sebelum perebutan Irian Barat dari pihak kolonialisme.
Kalimat yang terkenal adalah “sebelum ayam jantan berkokok, Irian Barat harus kembali ke pangkuan ibu Pertiwi”. Ungkapan ini keluar dari mulut Ki hadjar Hadi Brotosoroh.
Selepas dari Padepokan Sumber Agung Mendit, Tapak Tilas bergeser ke pesantren global Tarbiyatul Arifin tempat di mana Kiai Agus Sunyoto mengabdikan diri ke dalam masyarakat dan keilmuan hingga akhir hayatnya.

Kiai Agus Sunyoto adalah bapak kebangkitan Lesbumi NU, penulis sekaligus guru ruhani bagi banyak orang. Sepak terjangnya tak diragukan lagi terutama dalam hal ilmu pengetahuan.
Ini dibuktikan dengan beberapa karya besar seperti Fatwa dan Resolusi Jihad, Atlas Walisongo hingga Suluk Abdul Jalil Sang Pembaharu.
Pada Sabtu, 22 Juni 2024, DPR RI, Kris Dayanti hadir untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR RI sekaligus melihat situs kesejarahan yang berkaitan dengan pergerakan era kemerdekaan.
Yakni, Padepokan Sumber Agung Mendit dengan tokohnya Ki Hadjar Broto Hadisuruh. Kedatangan Kris Dayanti disambut meriah dan hangat oleh masyarakat hingga ramai berbondong-bondong untuk meminta foto. Warga ingin menemani sang diva itu selama ada di Lowoksuruh, Desa Mangliawan.
Rentetan acara yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mangliawan, Kabupaten Malang, itu ditutup dengan pagelaran wayang kebangsaan oleh Ki Ardhi Purboantono dengan lakon “Bhimo Tandur” alih naskah dari Buku Mpu Mada Karya K. Ng. H Agus Sunyoto.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Panitia
Editor: Herlianto. A





























