Rabu, September 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Nilai Jual Objek Pajak di Kota Malang Naik Hingga 10 Kali Lipat

Redaksi by Redaksi
Februari 7, 2023 2:30 pm
in Pemerintahan
Ilustrasi permukiman di Kota Malang.

Ilustrasi permukiman di Kota Malang. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa wilayah di Kota Malang, Jawa Timur, mengalami kenaikan hingga 10 kali lipat di 2023. Real Estate Indonesia (REI) Malang sebagai asosiasi pengembang perumahan menilai kenaikan NJOP itu bisa mempengaruhi stabilitas perekonomian di Kota Malang.

Ketua REI Malang, Suwoko, mengatakan bahwa kenaikan NJOP di Kota Malang berbeda-beda tiap wilayah. Dia mengatakan bahwa kenaikan NJOP di beberapa wilayah Kota Malang ada yang mencapai hampir 10 kali lipat pada Februari 2023 ini.

READ ALSO

BPK Periksa Belanja Pemkab Malang, Sanusi Siapkan Data dan Dokumen

Tingkat Pengangguran Kota Malang Ditarget 5,6 Persen, di Atas Nasional

“Kenaikannya itu, ada yang awalnya sekitar Rp1,3 juta menjadi Rp12 juta. Sampai hampir sekitar 10 kali lipat kenaikan NJOPnya. Makanya kami mendorong Pemkot mengevaluasi harga NJOP ini, jangan sampai memberatkan masyarakat dan ini investor bisa pergi,” ucapnya, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, kenaikan NJOP ini seolah-olah menguntungkan masyarakat karena harga tanahnya naik berkali-kali lipat. Namun hal ini justru berpotensi memberatkan karena tidak ada pihak, pengusaha atau investor yang akan membelinya.

“Kalau NJOP naik, seolah-olahkan masyarakat diuntungkan karena harga tanahnya naik sekian kali lipat. Tapi kalau naik berkali-kali lipat siapa yang mau beli,” ujarnya.

“Lalu tentu industri perumahan juga akan menaikkan harga. Tapi kalau menaikkan harga dengan tidak wajar, bisa berpotensi penurunan transaksi. Kemudian target PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga bisa berpotensi tidak tercapai,” tegasnya.

Suwoko mengaku tidak alergi dengan kenaikan harga tanah, selagi masih terbilang normal. Namun menurutnya, kenaikan NJOP di Kota Malang sudah tidak wajar.

“Kami tidak alergi dengan kenaikan harga kalau itu rasional. Misal 10 atau 20 persen. Lah ini kenaikannya berkali-kali lipat, kan tidak wajar,” imbuhnya.

Meski belum merasakan dampaknya secara langsung, Suwoko mengaku banyak mendapat aduan soal kenaikan NJOP di beberapa wilayah Kota Malang.

“Ini sudah terjadi, ada temen di wilayah perbatasan Kedungkandang itu harga tanah yang awalnya sekitar Rp320 ribu naik menjadi sekitar Rp3 juta per meter persegi. Kalau 5 hektar kan NJOPnya luar biasa nilainya,” kata dia.

“Petani juga bisa dirugikan. Katakan harga awal Rp320 ribu di 2022 menjadi Rp3 juta di 2023, kalikan 5 hektar. Misal sekitar Rp15 miliar menjadi Rp100 miliar, kan gila ini,” tambahnya.

Pihaknya juga merasa heran dengan penyetaraan klaster NJOP di tepi jalan raya dan NJOP di dalam gang. Menurutnya, NJOP di tepi jalan dan di dalam gang harusnya berbeda dan lebih mahal yang di tepi jalan.

Dia mencontohkan, NJOP di Jalan Soekarno-Hatta senilai Rp10 juta per meter persegi. Suwoko mengatakan bahwa NJOP di Jalan Candi Panggung yang berlokasi di sekitar Jalan Soekarno-Hatta harusnya senilai di bawahnya, misal Rp3-4 juta.

“Karena ini yang aneh dan sudah terjadi itu harga tepi jalan raya Rp12 juta, tapi begitu di gang masuk harganya tetap Rp12 juta. Kok bisa terjadi seperti itu,” ungkapnya.

Dia berharap Pemkot Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang bisa mengevaluasi terkait kenaikan dan penyetaraan klaster NJOP di Kota Malang. Dengan demikian, Kota Malang bisa kembali dilirik investor.

“Kalau kenaikannya terlalu tinggi pasti akan mempengaruhi semua. Investor tentu mencari harga NJOP yang lebih rendah. Kalau dikembangkan pun nanti siapa yang mau beli kalau NJOPnya tinggi,” tuturnya.

“Sektor perumahan ini penggeraknya ada sekitar 194 penggerak ekonomi, mulai bahan bangunan, pasir, tenaga, paku besi, genteng dan lainnya. Mereka bisa terdampak,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Harga TanahHarga Tanah Kota Malangkota malangNilai Jual Objek PajakNJOPReal Estate Indonesia

Related Posts

BPK Periksa Belanja Pemkab Malang, Sanusi Siapkan Data dan Dokumen
Advertorial

BPK Periksa Belanja Pemkab Malang, Sanusi Siapkan Data dan Dokumen

Selasa, 22 Sep 2026
Tingkat Pengangguran Kota Malang Ditarget 5,6 Persen, di Atas Nasional
Pemerintahan

Tingkat Pengangguran Kota Malang Ditarget 5,6 Persen, di Atas Nasional

Senin, 21 Sep 2026
RAPBD Kabupaten Malang 2027 Disorot DPRD, Target Pendapatan Rp5,3 Triliun
Pemerintahan

RAPBD Kabupaten Malang 2027 Disorot DPRD, Target Pendapatan Rp5,3 Triliun

Senin, 21 Sep 2026
Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Pemkab Respons Cepat Aspirasi Masyarakat
Pemerintahan

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Pemkab Respons Cepat Aspirasi Masyarakat

Senin, 21 Sep 2026
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Malang Bisa Bernapas Lega
Pemerintahan

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Malang Bisa Bernapas Lega

Senin, 21 Sep 2026
DPRD Kabupaten Malang Luncurkan Podcast Warung Kopi Perda untuk Jaring Aspirasi Warga
Advertorial

DPRD Kabupaten Malang Luncurkan Podcast Warung Kopi Perda untuk Jaring Aspirasi Warga

Sabtu, 19 Sep 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai saat meninjau desa terbanyak kasus stunting di Desa Pesanggrahan, Selasa (7/2/2023).

Pj Wali Kota Batu Gerak Cepat Intervensi Kasus Stunting

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.