MALANG, Tugumalang.id-Peringatan Harlah ke-6 Santri Embongan, di Pondok Pesantren Rejo Darul Musthofa Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Rabu (24/7/24) berlangsung khidmat. Kegiatan diisi dengan ‘Ngaji Bareng’ bersama Gus Sabrang.
Selain Gus Sabrang atau yang lebih dikenal Noe Letto, hadir sejumlah ulama dari berbagai daerah. Termasuk para tokoh, seperti anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur H Gunawan HS, Moch. Geng Wahyudi serta beberapa tokoh lainnya.
“Kalau mau ngomong Santri Embongan itu, tidak beneran dibandingkan santri yang lain jangan pernah percaya, karena ada santri-santri yang tugasnya bukan hanya mendengarkan dan manut, tapi tugasnya memberikan inisiatif dan membuka membuat perubahan. Semua ada tempatnya sendiri-sendiri. Dan semua saling bersinergi satu sama lain untuk memberikan kemajuan bersama,” ungkap Gus Sabrang.
Baca Juga: Para Santri Jangan Sampai Terlewat! Berikut Ini Persyaratan Beasiswa Maroko 2024 dari PBNU
Sementara itu, ada beberapa hal juga disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Rejo Darul Musthofa, KH Romo Ahmad Soeroso saat ngaji bareng Santri Embongan.
“Saya pesan kepada Santri Embongan, pesan saya tidak banyak. Ikuti pikiranmu, ikuti hatimu, ikuti nafsumu, entah itu kalian jalan, entah kalian lari, tidak tahu yang mana kalian yang paling cepat, kalau memang menuju berat berarti yang jalan hatimu, tapi kalau menuju ringan berarti yang jalan nafsumu. Carilah pelan-pelan, ikuti semua, saya bebaskan kalian melakukan apa, yang penting bisa tanggungjawab dengan dirimu, negaramu, Allah Subhanallah Taallah,” ucap KH Romo Ahmad Soeroso.
Romo berpesan kepada Santri Embongan agar selalu istiqomah. “Kalau kalian sudah berbuat baik tapi tetap dinilai jelek, jangan sampai kalian tidak bersyukur, karena yang tahu jelek itu diri kalian sendiri, yang tahu baik itu kalian sendiri,” tuturnya.
Baca Juga: Pentingnya Self Confidence Bagi Santri, Lakpesdam Adakan Kajian dan Praktik Public Speaking di Sejumlah Pondok Pesantren
Terpisah, H Gunawan HS berharap Santri Embongan bisa menularkan hal positif di masyarakat sesuai jargon mereka ‘Jalanan Tak Selalu Hitam’.
“Semoga Santri Embongan senantiasa menerangi jalan kehidupan ini,” ujar pria yang akrab disapa Abah Gun.
Sebagai informasi, Santri Embongan mulai terbentuk sekitar tahun 2018 lalu di Pondok Pesantren Rejo Darul Musthofa. Santri Embongan ini merupakan wadah bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Salah satu inisiator Santri Embongan yaitu Fakih Pilihan, pemuda yang kini terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang.(ap)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko
























