MALANG, Tugumalang.id – Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang diproyeksikan menjadi penghasil kentang unggulan. Selama beberapa tahun terakhir, produksi kentang di Desa Ngadas terus meroket.
Pada Selasa (20/1/2026), Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib dan tim dari Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal mengunjungi Desa Ngadas untuk meninjau potensi kentang di sana.
Desa Ngadas memiliki luas wilayah 395 hektare dan 381 hektare di antaranya digunakan untuk budidaya kentang. Petani milenial di desa ini berhasil menghasilkan benih berkualitas, yakni varietas Granula G.0 yang menghasilkan 15-20 ton kentang per hektare.
Baca Juga: 200 Penarik Becak di Kabupaten Malang Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo
“Tujuan Kami ke sini adalah untuk bersama-sama mensejahterakan para petani di Kabupaten Malang. Kami akan pikirkan bersama bagaimana potensi pertanian kentang ini dapat semakin lebih baik lagi,” ujar Lathifah.
Ia menyebut, saat ini produksi kentang saat ini masih memenuhi tiga persen untuk kebutuhan dalam negeri. Ia berharap peluang ini bisa dimanfaatkan oleh para petani kentang di Kabupaten Malang
“Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat potensi pertanian yang mendukung dan kondisi geografis Kabupaten Malang yang memadai,” kata Lathifah.
Sebagai informasi, Kabupaten Malang merupakan daerah penghasil kentang terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.
Baca Juga: Mesin Kebi dari BI Malang Dorong Beras Petani Kabupaten Malang Naik Kelas
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2024 Kabupaten Malang menghasilkan hampir 33 ribu ton kentang.
Kecamatan Poncokusumo menjadi penghasil kentang terbesar di Kabupaten Malang. Pada tahun 2024, kecamatan yang berlokasi di lereng Bromo tersebut menghasilkan 20 ribu ton kentang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























