Jumat, Agustus 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Mural Malang The Glory Land Ditimpa, Warga dan Aremania Meradang

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Agustus 21, 2026 11:57 am
in News
Mural Malang The Glory Land Ditimpa, Warga dan Aremania Meradang

Mural Malang The Glory Land

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id –  Dalam beberapa waktu terakhir terjadi polemik di kalangan warga Kota Malang dan juga di media sosial tentang hilangnya Malang The Glory Land yang ditimpa mural lainnya.

Mural yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang ini tiba-tiba hilang ditimpa mural event musik pada Rabu (19/8/2026).

READ ALSO

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois

Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida

Peristiwa ini memantik perhatian warga dan juga Aremania yang kecewa dengan hilangnya Malang The Glory Island yang selama ini menjadi salah satu ikon Kota Malang. Buntut dari polemik tersebut, pihak panitia penyelenggara event Festival Mbois meminta maaf dan memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.

Kejadian ini tak hanya memicu pro kontra di media sosial, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang etika seni jalanan dan penghargaan terhadap memori kolektif kota.

Terpantau pada Kamis (20/8/2026) sore, panitia event telah menghapus mural baru yang bertuliskan Malang Menyala Bersama dengan cat berwarna biru.

Baca juga: Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois

Berikut ini fakta seputar mural Malang The Glory Land yang dirangkum dari berbagai sumber dan menarik untuk disimak.

Fakta Mural Malang The Glory Land

1. Lahir Tahun 2016

Mural Malang The Glory Land pertama kali dilukis di tahun 2016 di lokasi yang cukup strategis karena dekat dengan gedung-gedung yang menjadi ikon dari Kota Malang. Kehadiran mural ini menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap visual kota selama 10 tahun terakhir.

Karya ini diciptakan sebagai representasi kejayaan, kebanggaan, dan sejarah panjang bagi warga Malang dan juga komunitas Aremania. Mural ini juga menjadi monumen visual yang menghidupkan semangat di ruang publik.

2. Mahakarya Mendiang Hari Sucahyo (Sam Nyek)

Mural ini digagas dan diciptakan oleh almarhum Hari Sucahyo yang lebih dikenal dengan sapaan Sam Nyek. Ia adalah salah satu sosok tokoh Aremania yang menginisiasi mural Malang The Glory Land.

Sosok Sam Nyek dikenal sering menyampaikan pesan-pesan mendalam melalui simbol dan padanan kata di ruang publik. Mural ini bukan sekadar gambar, tetapi juga dipandang sebagai monumen visual tempat melekatnya memori kolektif dan nilai-nilai sentimental tentang harapan dan kejayaan.

3. Pilihan Kata Malang Ketimbang Arema

Ada filosofi kuat di balik pemilihan kalimat Malang The Glory Land. Mendiang Sam Nyek selaku inisiator mural tersebut sengaja menepis ego dan tidak menggunakan kata Arema agar pesannya merangkul lingkaran yang lebih luas.

Melalui diksi Malang, mural ini ditujukan sebagai seruan persatuan bagi seluruh elemen masyarakat Kota Malang, baik pecinta sepak bola maupun masyarakat umum.

Baca juga: Foto: Seniman Suarakan Kebebasan Pers Lewat Mural di Malang

4. Ditimpa Mural Promosi Acara Malang Menyala Bersama

Penimpaan mural dilakukan oleh pihak Malang Creative Fusion (MCF) selaku panitia acara Festival Mbois 11. Dinding tersebut ditutup cat dasar lalu ditimpa tulisan promo bertuliskan Malang Menyala Bersama.

Inilah yang kemudian memicu kekecewaan warga maupun Aremania karena dianggap mengganti karya bernilai historis demi iklan temporer.

Selain itu juga memicu etika kultur street art, terdapat etika tak tertulis bahwa mural lama yang masih terawat dan memiliki nilai historis tidak boleh ditimpa begitu saja tanpa adanya izin atau komunikasi dengan kreator awal. Penimpaan ini dinilai mengabaikan norma etika seni di ruang publik.

5. Permohonan Maaf Terbuka dari Inisiator

Melihat respons keras dari publik, pihak koordinator MCF menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Pihaknya mengakui kurangnya pemahaman serta komunikasi terkait nilai historis kultural dari karya Malang The Glory Land tersebut.

6. Pengunduran Diri Musisi dan Reaksi Keras

Aksi penimpaan ini memicu reaksi keras dari komunitas suporter Aremania Utas yang melayangkan teguran, hingga pejabat daerah yang mengimbau agar pelaku seni tidak arogan. Imbas dari polemik penimpaan mural Malang The Glory Land, sejumlah musisi yang dijadwalkan tampil di festival musik tersebut, memutuskan untuk mundur sebagai bentuk solidaritas terhadap karya seni lokal.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: AremaniaFakta Mural Malang The Glory LandFestival MboisMalang The Glory LandmuralMural Malang The Glory Land

Related Posts

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois
News

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois

Kamis, 20 Agu 2026
Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida
News

Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida

Kamis, 20 Agu 2026
87ca54f8 3f18 4ea0 A5ed 138a49d6d4b4
News

Cek Eling, Inovasi Jemput Bola Puskesmas Junrejo Tekan Angka Kematian Penyakit Jantung

Kamis, 20 Agu 2026
Jelajah Gunung Kawi Malang, Ini 3 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
News

Jelajah Gunung Kawi Malang, Ini 3 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Kamis, 20 Agu 2026
Kabupaten Malang Dapat 80 Ton Benih Bawang Putih
News

Kabupaten Malang Dapat Bantuan 80 Ton Benih Bawang Putih

Rabu, 19 Agu 2026
Wisata Bromo Kembali Dibuka Mulai 20 Agustus
News

Wisata Bromo Kembali Dibuka Mulai 20 Agustus

Rabu, 19 Agu 2026

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.