Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Mungkinkah Matahari Terbit dari Barat dan Terjadi Kiamat?

Redaksi by Redaksi
Maret 30, 2023 10:00 am
in News
matahari terbit dari barat

Ilustrasi matahari terbit. Foto: Pexels

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sebagian dari kita pasti pernah mendengar kisah tentang tanda-tanda kiamat atau kehancuran dunia. Salah satunya adalah ketika matahari terbit dari barat.

Narasi bahwa bumi sedang di ambang kehancuran ini masih kerap dimunculkan, meski para saintis juga telah menjelaskannya. Bahkan narasi-narasi itu juga dibumbui dengan pernyataan seolah-olah resmi dari para ilmuwan.

READ ALSO

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Sejumlah saintis, begitu juga dari NASA (National Aeronautics and Space Administration (NASA) telah mengklarifikasi informasi tersebut adalah salah. Meski memang kemungkinan fenomena itu bisa saja terjadi, terlepas dari keyakinan spiritual.

Seperti dikatakan kepada AFP, Bettina Inclan Associate Administrator for Communications NASA, bahwa fenomena matahari terbit dari barat juga pernah terjadi di masa lampau.

Namun, bukan berarti itu adalah kiamat. Melainkan terjadi karena fenomena pembalikan geomagnetik atau medan magnet. Hal ini bahkan sudah diteliti oleh para astronom sejak lama. Meski memang selama ini masih terjadi perdebatan.

Melansir dari businessinsider.com, ditemukan fakta jika pada inti bumi mempunyai kemungkinan untuk berhenti berputar atau bahkan mengubah arah putarannya. Namun, hal itu tidak semata-mata dapat mengubah arah rotasi Bumi seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Jika diamini sekalipun, perubahan arah rotasi bumi ini tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Perubahannya sangat perlahan yang memakan waktu bertahun-tahun.

Seandainya, perubahan rotasi itu terjadi tiba-tiba. atmosfer bumi tidak akan mampu menahan daya tersebut dan menimbulkan bencana besar seperti badai, supersonik, angin topan, hingga megatsunami yang dahsyat.

Menurut sejumlah ilmuwan, fenomena matahari terbit dari barat sebenarnya terjadi pada planet Venus. Venus berotasi selama 243 hari dan waktu planet ini mengitari Matahari setara dengan 225 hari di Bumi. Akibatnya, Matahari di Venus hanya terlihat sebanyak dua kali dalam setahun atau satu kali dalam 117 hari.

Sementara itu, matahari merupakan pusat tata surya yang dikelilingi planet-planet, termasuk Bumi. Bukan bumi yang mengelilingi matahari, melainkan bumi yang mengitari matahari.

Aktivitas orbit inilah yang membuat Matahari terbit dari timur tiap pagi dan terbenam di barat tiap petang. Bumi berotasi dari arah barat ke timur, itulah sebabnya Matahari dan benda langit lainnya terbit dari timur menuju ke barat.

Arah rotasi bumi yang konstan itu membuat arah terbit dan terbenam Matahari selalu sama hingga saat ini. Bahkan sampai sekarang masih belum ada penelitian terkait kemungkinan perubahan arah rotasi Bumi.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: kehancuran duniamatahari terbitmedan magnetNASAtanda-tanda kiamat

Related Posts

PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Rumah warga terbakar
News

Rumah Warga Kalipare Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp400 Juta

Minggu, 31 Mei 2026
Cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 31 Mei 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Minggu, 31 Mei 2026
Siswa SD di Tumpang jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik. Foto: Pemkab Malang
News

370 Siswa SD di Kabupaten Malang Jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik

Sabtu, 30 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Sabtu, 30 Mei 2026 dalam kondisi berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026
Next Post
Unisma jadi Global University

Unisma Menuju World Class University, Mitra Usaha dan Industri serta Mahasiswa Luar Negeri Siap Datang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.