MUI Jatim Ajak MUI Daerah Seriusi Persoalan Ekonomi

  • Whatsapp
Konsolidasi MUI Jatim dan MUI daerah. Foto: dok

Tugumalang.id – Makin serius saja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dalam turut serta menggerakkan roda perekonomian umat di Jawa Timur.

Setelah melakukan survei ketahanan pangan di 4 kabupaten di wilayah Mataraman menjelang lebaran yang lalu, kali ini ganti menyasar ke pulau Madura.

Bacaan Lainnya

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI Jatim bertemu dengan para pengurus MUI di 4 kabupaten di pulau garam tersebut. Pertemuan konsolidasi tersebut dilaksanakan di Bakorwil Pamekasan, pada Jumat sore dan malam kemarin (21/05/2021).

Konsolidasi MUI Jatim dan MUI daerah. Foto: dok

Rombongan KPEU MUI Jatim dipimpin oleh KH Abdul Hamid Wahid (Gus Hamid) selaku wakil ketua didampingi Ning Fathin Fadhilah Hasib selaku sekretaris.

Di Bakorwil, rombongan disambut oleh Kabid Kemasyarakatan Firmansyah. Selain bertemu dengan para pengurus MUI Korwil Madura, juga turut hadir para pegiat IKM di Pamekasan.

Dalam kesempatan tersebut, MUI Jatim mengajak kepada jajaran MUI daerah untuk menyeriusi persoalan ekonomi umat. Persoalan-pesoalan ekonomi di tengah masyarakat yang biasanya berkisar pada kemasan, standar kesehatan dan kehalalan, serta penjualan produk olahan, harus segera dicarikan solusinya. “Kita sambut arus ekonomi baru dengan semangat dan penuh harapan,” kata Gus Hamid.

Konsolidasi MUI Jatim dan MUI daerah. Foto: dok

Di akhir penyampaian, Gus Hamid mengajak MUI daerah untuk membentuk komisi pemberdayaan ekonomi umat dan menduplikasi serta bersinergi dengan program KPEU MUI Jatim.

Gus Hamid juga meminta agar MUI daerah segera membentuk badan usaha secara legal. Paling mudah adalah koperasi. Nanti bila diperlukan penanganan lebih besar, koperasi tersebut dapat mendirikan unit usaha berupa PT atau yang lainnya.

Baca Juga  Begini Kata Wali Kota Malang Tanggapi Rendahnya PAD hingga Silpa Tinggi di APBD 2020

Tak hanya mengajak berwacana, KPEU MUI Jatim juga memberikan panduan teknis secara langsung. Tanya jawab dengan MUI daerah dapat dijawab langsung oleh para ahlinya, sebab dalam rombongan MUI Jatim tersebut turut serta Koordinator Bidang Pengembangan Pondok Pesantren OPOP (One Pesantren One Product) yang menjadi program gubernur, Ketua Forum IKM (Industri Kecil Menengah) Jawa Timur, Manajer Divisi Syariah Bank Jatim, dan Ketua Puskopssim Jawa Timur, dan lainnya.

Usai pertemuan, para pengurus MUI daerah dan IKM daerah yang turut hadir tampak bersemangat menyambut ajakan KPEU MUI Jawa Timur.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *