Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Mengucapkan Salam di depan Makam Nabi Muhammad SAW, Aktivitas Paling Favorit Selama di Madinah (13)

Redaksi by Redaksi
Agustus 27, 2025 2:13 pm
in Catatan
Tulisan di depan Makam Nabi Muhammad SAW yang artinya kira-kira syafa’at nabi untuk pendosa besar. Foto: Irham thoriq

Tulisan di depan Makam Nabi Muhammad SAW yang artinya kira-kira syafa’at nabi untuk pendosa besar. Foto: Irham thoriq

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Berada di Madinah adalah salah satu momen paling berharga dalam hidup. Bagi saya. Mungkin, juga bagi mayoritas ummat Islam yang sedang berkunjung.

Berada di Madinah, waktu seperti bergerak lambat. Hari-hari di Madinah adalah hari-hari yang penuh dengan doa, salat, zikir, selawat, serta pikiran-pikiran yang menjernihkan.

READ ALSO

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Jika kota Makkah istimewa karena di tempat inilah pelaksanaan Haji dan Umrah digelar, tidak bisa di tempat lain, juga karena di tempat inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan, sedangkan Madinah adalah tempat di mana berbaring jenazah Nabi Muhammad SAW.

Suasana menuju tempat mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Foto: irham thoriq
Suasana menuju tempat mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Foto: Irham Thoriq

Madinah juga kota di mana Islam dan dakwah Nabi Muhammad SAW mencapai kejayaanya. Dari Madinah, Islam tersebar ke seluruh dunia hingga kini.

Baca Juga: Sambil Lantunkan Shalawat, Rombongan Chatour Travel Tiba di Madinah dengan Penuh Haru(7)

Penduduk madinah yakni kaum Ansor, adalah penyokong utama dakwah Nabi Muhammad SAW serta penduduk yang dengan suka cita, menyambut Nabi Muhammad SAW ketika hijrah dari Makkah. Karena inilah, dalam sebuah Hadits, Madinah adalah kota yang dimuliakan setelah kota Makkah.

Posisi raudhah di foto dari luar atau dari babus salam tempat mengucapkan salam pada Nabi Muhammad SAW. Foto: irham thoriq
Posisi raudhah di foto dari luar atau dari babus salam tempat mengucapkan salam pada Nabi Muhammad SAW. Foto: Irham Thoriq

“Selama umrah ini, yang paling berkesan dan ngangenin itu ya Madinah,” kata Rizqi Nurul Huda, salah satu jemaah umrah asal Indonesia.

Bagi penulis, aktivitas yang paling menyenangkan ketika berada di Madinah adalah mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW dengan cara melintas di depan makam beliau.

Dalam sehari, bisa 5 kali penulis melakukan aktivitas ini yakni bisa sebelum dan sesudah salat 5 waktu, atau di sela waktu senggang lainnya.

Pintu babus salam menuju salam kepada Nabi Muhammad SAW. Foto: irham thoriq
Pintu babus salam menuju salam kepada Nabi Muhammad SAW. Foto: Irham Thoriq

Baca Juga: Ditipu First Travel 11 Tahun Lalu, Keluarga Ini Akhirnya Berangkat Umrah Bareng Chatour Travel dengan Anak yang Istimewa (11)

Bagi jemaah laki-laki, kita bisa menyampaikan salam hampir setiap saat selama 24 jam. Pintu tempat menyampaikan salam yang diberi nama Babus Salam, hanya tutup saat waktu salat saja. Selebihnya terbuka selalu.

Dari pintu babus salam, para jemaah berjalan kaki pelan-pelan tanpa alas kaki. Sambil menengadahkan tangan kanannya ke atas, mereka mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW, sang rosul, manusia nomor 1 paling berpengaruh sepanjang zaman.

Saat mengucapkan salam itu, petugas keamanan biasanya meminta jemaah untuk jalan terus. Namun, kita tetap saja bisa sedikit berlama-lama, dengan sedikit tidak menghiraukan perintah keamanan untuk terus berjalan.

Selama mengucapkan salam, ada beberapa yang sambil berdoa bahkan tak jarang jemaah yang menengadahkan dua tangannya, sambil menangis.

Mungkin, karena kerinduan mendalam kepada Nabi Muhammad SAW. Selain mengucapkan salam kepada Nabi, pengunjung juga bisa mengucapkan salam kepada dua sahabat terdekat Nabi yang juga dimakamkan di area tersebut yakni Sahabat Abu Bakar dan Umar.

Mengucapkan salam juga memiliki arti menziarahi rosul. Apalagi, dalam sebuah hadisnya, barang siapa yang berziarah kepada rosul saat beliau sudah wafat, sama seperti menziarahi beliau saat masih hidup.

Mengucapkan salam melalui babus salam ini, para jemaah hanya perlu berjalan kaki totalnya sekitar 500-800 meter. Mengucapkan salam juga bisa menjadi alternatif bagi para perindu, yang rata-rata hanya bisa sekali saja berkunjung ke raudhah selama di madinah melalui aplikasi nusuk.

Raudhah adalah tempat istimewa yakni tempat ini disebut sebagai taman dari taman surga. Tempat ini adalah tempat antara makam Nabi (dulu adalah rumah Nabi Muhammad SAW) dan mimbar Nabi Muhammad.

Jika raudhah istimewa, mengucapkan salam dari pintu babus salam, juga tidak kalah istimewa. Semoga, yang membaca artikel ini bisa segera ke Madinah, berziarah kepada sang rosul. Amin.

Info: ini adalah catatan seri ke-13 dalam program ‘Catatan Umrah’ berkat kerja sama Tugu Media Group (tugumalang.id & tugujatim.id) dan Chatour Travel.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Irham Thoriq

Editor: Herlianto. A

Tags: Catatan UmrahChatour TravelMadinahMakam NabiNabi Muhammad

Related Posts

Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Prophetic Intelligence
Catatan

Prophetic Intelligence: Menyatukan Ideologi dan Strategi Politik PKB di Era Gen Z

Selasa, 12 Mei 2026
Sains dan Agama
Catatan

Paradigma Baru: Mengakhiri “Perang Dingin” antara Sains dan Agama

Minggu, 10 Mei 2026
Next Post
Tim dosen dan mahasiswa Polinema saat melakukan pengabdian kepada masyarakat. Foto/ dok

Polinema Hadirkan Papan Alur Informasi Digital SOP Tubing di Wisata Banyumaro River Tubing

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.