Senin, Juli 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Mengenal Profesi Baru Virtual Assistant dari Teylita Andriyarini

Redaksi by Redaksi
Juli 21, 2024 1:40 pm
in Insight
Profesi,virtual asisstant,Profesi baru - Mengenal Profesi Baru Virtual Assistant dari Teylita Andriyarini

Teylita Andriyarini, pelaku profesi virtual assistant dari Malang, Jawa Timur. Foto: Dok. Pribadi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Perkembangan teknologi selalu memunculkan hal baru, termasuk profesi baru yang sebelumnya tidak ada. Profesi baru yang kini mulai ramai diperbincangkan adalah Virtual Assistant atau VA. Tak seperti namanya, profesi ini masih dilakukan oleh manusia, bukan robot Artificial Intelegence (AI).

Kehadiran profesi VA ini sendiri ditengarai muncul di era revolusi industri 5.0 yang menuntut efisiensi dan produktivitas. Profesi ini tidak membutuhkan ruang dan waktu yang esensial seperti halnya perusahaan konvensional.

READ ALSO

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis

Pelatihan GBC Coach Dr Fahmi Tuntas, Peserta Nilai Materinya Setara Pascasarjana

Namun, VA tetap dapat berkontribusi memberikan layanan administratif dan dukungan bisnis terhadap perusahaan meski dari jarak jauh. Tidak heran jika minat perusahaan terhadap profesi ini mulai tinggi, terutama di luar negeri.

Sebenarnya, profesi ini sudah mulai muncul sejak beberapa tahun yang lalu di luar negeri dan mulai menjalar ke Indonesia. Di Malang, Jawa Timur saja. animo masyarakat yang ingin terjun ke dunia profesi ini sudah banyak. Bahkan sudah ada komunitasnya yang bernama Malang Virtual Assistant Community.

Baca Juga: 8 Organisasi Profesi Guru di Indonesia Serukan Petisi Kemerdekaan Memilih

Teylita Andriyarini saat bekerja remote dari rumah hingga kafe, profesi VA tidak butuh ruang kantor yang esensial. Foto: Dok. Pribadi

Tugumalang.id berhasil mewawancarai salah satu pelakunya yang sudah menekuni bidang profesi ini sejak lama. Namanya Teylita Andriyarini. Ibu satu anak usia 35 tahun asal Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Berikut hasil wawancara kami dengannya:

1. Apa bedanya VA dengan profesi asisten pada umumnya?

Singkatnya, kerja VA ini memang sama seperti di bidang asistensi umumnya. Hanya saja memang dilakukan virtual. Karena virtual, bidang yang dikerjakan gak terbatas personal assistant saja, tapi lebih luas. Bisa bantu manage social media klien, regenerations, content writing dan lain sebagainya.

Profesi ini memang mulai ramai dibicarakan apalagi setelah ada penyebutan istilah VA ini. Sebenarnya, setelah saya tekuni. profesi ini gak jauh-jauh dari teman-teman yang selama ini kerja freelancer dari internet. Ya intinya, kerja remote, dari jarak jauh.

Artinya, siapa saja bisa jadi VA asalkan punya skill asistensi itu tadi. Kebetulan, saya sendiri sudah jadi freelancer sejak 10 tahun yang lalu. Jadi ketika saya melabeli diri sebagai VA, apa yang saya kerjakan ya ya gak jauh beda sama sebelumnya.

Sebelumnya, saya sudah pernah kerja remote jadi Customer Support perusahaan start up di Denmark yang ada di Malang, jadi content writer di media online. Masih juga side job di perusahaan Australia dan mencoba side job remote lainnya. Ya namanya freelancer, kita pasti cari proyek lebih dari satu agar income bulanan kita sustain (stabil).

2. Apa benefit yang anda tawarkan pada klien atau perusahaan?

Kembali ke pengalaman saya jadi freelancer sudah 10 tahun lalu itu, sama pengalaman CS itu akhirnya memperbanyak bidang jasa yang bisa saya jual. Untuk benefit jasa yang saya tawarkan sendiri bisa dilihat di web portofolio saya di tetalogi.com/# .

Mulai jasa Social Media Management, Customer Support, Administrative Support, Personal Assistant, Internet Research hingga Content Writing. Semua pekerjaan teknis itu bisa saya handle, sementara klien bisa fokus membangun optimasi bisnisnya saja.

Baca Juga: Memasuki Era Metaverse: Strategi Pemasaran untuk Dunia Virtual

3. Berapa honor yang didapat dari kerja VA?

Kalau honor gak bisa dipukul rata ya. Karena kan tergantung dengan servis dan jasa yang diminta klien. Bidangnya kan bisa banyak. Misal untuk satu bidang saja, untuk VA pemula tanpa skill spesifik dan pengalaman itu bisa per jamnya dihargai 5 dolar atau setara Rp80 ribu.

Kalau yang portofolio atau jam terbangnya sudah tinggi itu bisa sampai 25 dolar atau Rp400 ribu per jamnya. Kalau saya sendiri kan punya banyak bidang jasa. Jadi, saya nawarinnya beda-beda.

Kalau untuk klien indonesia itu charge-nya sekitar Rp75-150 ribu per jam. Untuk content writing per artikel 1000 kata itu bisa Rp150 ribu dan Rp250 ribu untuk artikel berbahasa Inggris. Sementara untuk manage socmed itu sekitar Rp2,5 juta per klien.

4. Suka duka jadi VA?

Kalau kamu tipikal orang yang suka challenge dan hal baru, profesi ini sangat cocok. Saya sendiri adalah tipikal orang seperti itu. Suka hal dan dunia baru dan dipaksa belajar hal baru. Itu yang bagi saya sangat seru dan terasa Alive!

Selain itu karena jam kerjanya fleksibel dan remote dari jarak jauh, itu sangat membantu dan cocok bagi ibu satu anak seperti saya. Jadi saya masih bisa fokus handle pertumbuhan anak. Saya juga bisa kerja dari rumah, dari coffee shop.

Tapi sedihnya, selama menjalani profesi ini, batas kehidupan kerja dan pribadi itu saya rasa sudah nge- blur atau gak jelas. Jadi kayak kita ini gak ada batas waktu kapan istirahat dan kapan kerja. Tetangga dan keluarga saya juga pada bingung sebenarnya.

Kemudian, karena profensi ini sifatnya freelancer, alhasil agar income bulanan kita sustainable, ya balik lagi ke effort kita buat mencari, memperbanyak klien. Di situ butuh effort, waktu dan pikiran yang ekstra untuk approach langsung ke klien.

5. Boleh bagi tips and trik biar bisa jadi VA ternama dong?

Tips dari saya biar lancar di profesi VA ini itu kita kudu sering-sering upgrade skill, belajar hal baru, tren aplikasi baru. Terus jangan pernah ragu untuk memperluas koneksi karena klien bisa datang dari mana saja. Perluas networking, saling sharing.

Memang mungkin agak sulit di awal-awal, tapi kalau sudah dijalani pasti bisa kok. Profesi VA ini sangat berpotensi dan prospeknya lumayan besar di masa depan. Karena pekerjaan ini butuh evolusi terus-menerus menyesuaikan kebutuhan klien. Jadi, jika kamu orang yang suka challenge, sudah pasti cocok dengan kerjaan ini.

6. Sepatah dua tiga kata buat profesi ini?

Seru dan penuh tantangan! Selamat mencoba.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: HeadlineProfesi baruVAVirtual Assistant

Related Posts

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis
Insight

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis

Selasa, 21 Jul 2026
Coach1
Insight

Pelatihan GBC Coach Dr Fahmi Tuntas, Peserta Nilai Materinya Setara Pascasarjana

Minggu, 19 Jul 2026
Menembus Ekosistem Amazon London: Membaca Visi Strategis Diaspora Masa Depan ala Coach Dr Fahmi
Insight

Menembus Ekosistem Amazon London: Membaca Visi Strategis Diaspora Masa Depan ala Coach Dr Fahmi

Jumat, 17 Jul 2026
Coach Fahmi berbagi pandangan tentang kepemimpinan berkarakter sebagai fondasi bangsa yang tangguh. /Foto: Dok.
Insight

Belajar Kepemimpinan dari Coach Fahmi: Pemimpin Berkarakter Fondasi Bangsa yang Tangguh

Rabu, 15 Jul 2026
Gastronom Malang
Insight

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Sabtu, 27 Jun 2026
Konsep Louisana style atau makan bar-bar seafood di Uniccrab Malang. Foto: Dok
Insight

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Rabu, 24 Jun 2026
Next Post
Anak Berkebutuhan Khusus,Dr Runwinah Abdul Karim,Tugu Inspirasi Talks - Komitmen dan Dedikasi Dr Ruwinah Abdul Karim Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Serta Keikhlasan dalam Menjalani Pekerjaan

Komitmen dan Dedikasi Dr Ruwinah Abdul Karim Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Serta Keikhlasan dalam Menjalani Pekerjaan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.