MALANG, Tugumalang.id – Jelang akhir tahun 2025, ekonomi terasa bergeliat. Ini jika merujuk data yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Ada pertumbuhan dana kredit.
Pada September 2025 tercatat penyaluran kredit mencapai Rp109,64 triliun di wilayah kerja OJK Malang yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo.
Jumlah tersebut naik 8,41 persen secara year on year (yoy) dibandingkan September 2024, yang saat itu tercatat sebesar Rp101,14 triliun. Kenaikan ini dinilai cukup signifikan karena lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang hanya 7,70 persen secara yoy. Selain itu, jumlah tersebut juga naik 0,76 dibandingkan bulan Agustus 2025.
Baca Juga: ITN Malang Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Akreditasi LAM Infokom 2025

Yang cukup membuat optimis, 41,65 persen atau setara 45,66 triliun, untuk modal kerja. Sedangkan 31,7 persen untuk konsumsi dan 26,6 untuk investasi.
Baca Juga: Ini Daftar Promo Kredit KPR hingga KKB Murah di BCA Expoversary Malang 2025
“Ini bagus karena kredit paling banyak untuk modal kerja, dengan demikian otomatis usaha ada perkembangan dan bisa menyerap tenaga kerja,” kata Kepala OJK Malang Farid Falatehan, belum lama ini.
Sedangkan dari 7 daerah, yang paling banyak menyalurkan kredit ada di Kabupaten Malang mencapai Rp30,35 triliun, Kota Malang Rp29,47 triliun, Kabupaten Pasuruan Rp17,62 triliun, sedangkan paling buncit Kota Pasuruan yang hanya menyerap 2,10 persen.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Irham Thoriq
Editor: Herlianto. A





























