Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Redaksi by Redaksi
September 30, 2026 3:39 pm
in Ruang Cendekia
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Ermita Zakiyah, M.Th.I. /Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Ermita Zakiyah, M.Th.I*

MALANG, Tugumalang.id – Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari emosi negatif, rasa takut, sedih, apati, rasa bersalah, hingga rasa malu.

READ ALSO

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Secara psikologis, emosi ini sering dianggap penghambat produktivitas dan kesejahteraan mental. Namun, jika ditelaah lebih dalam, potensi negatif justru dapat menjadi energi transformatif yang mendorong manusia menuju pertumbuhan diri.

Psikologi modern menekankan bahwa emosi negatif adalah sinyal penting. Rasa takut, misalnya dapat melatih kewaspadaan, rasa bersalah mendorong koreksi perilaku, sementara kesedihan membuka ruang refleksi dan empati.

Baca Juga: Fakultas Psikologi UIN Malang Bekali Pendamping Santri As-Salma Jombang soal Kesehatan Mental

Dengan pendekatan kognitif, emosi negatif tidak harus ditekan, melainkan diolah menjadi motivasi untuk perubahan positif.

Islam dan Memahami Dinamika Kesadaran Negatif Manusia

Melihat dari kacamata perspektif Islam yang memberikan pandangan lebih luas dalam memahami dinamika kesadaran negatif manusia.

Kitab suci Al-Qur’an menekankan bahwa sabar, taubat, dan tawakal bukan sekadar sikap pasif, melainkan mekanisme spiritual yang aktif untuk mengelola tekanan batin.

Sabar, misalnya tidak hanya berarti menahan diri dari keluhan, tetapi juga strategi menghadapi ujian dengan keteguhan hati dan pengendalian diri. Dengan demikian, sabar menjadi instrumen psikologis sekaligus spiritual untuk menata emosi agar tidak terjerumus pada keputusasaan.

Dalam kitab Idhotun Nasyi’in dijelaskan tentang sifat ghurur, yaitu keadaan seseorang yang tertipu oleh perasaannya sendiri, karena terlalu mencintai hawa nafsu. Sifat ini adalah sifat yang seolah-olah bagus di hadapan manusia, akan tetapi buruk dalam jiwa.

Baca Juga: UIN Malang Teken Tiga Nota Kesepahaman dengan Tiga Mitra

Seperti halnya orang yang sombong mempunyai ilmu pengetahuan yang luas, akan tetapi hanya ditunjukkan kepada orang lain. Akibatnya, jiwa menjadi lemah karena merasa dirinya mulia dan agung, padahal tidak ada alasan untuk itu.

Oleh karena itu, seorang hamba justru perlu melatih dan menyadari perasaan-perasaan yang dianggap negatif, seperti merasa kurang berpengetahuan, malu, takut, sedih, apatis, atau bersalah. Semua perasaan itu penting untuk diolah agar menjadi jalan menuju jiwa yang lebih kuat dan matang.

Perspektif Qur’ani: Transformasi Rasa Bersalah menjadi Pintu Perbaikan Diri

Taubat dalam perspektif Qur’ani berfungsi sebagai transformasi rasa bersalah menjadi pintu perbaikan diri. Kesadaran akan kesalahan bukanlah akhir, melainkan awal dari proses rekonstruksi moral dan spiritual.

Melalui taubat, manusia diarahkan untuk mengakui kelemahan, memperbaiki perilaku, dan kembali kepada Allah dengan hati yang lebih bersih. Proses ini menjadikan rasa bersalah bukan beban melumpuhkan, tetapi energi yang mendorong perubahan positif dan pertumbuhan spiritual.

Sementara itu, tawakal mengajarkan manusia untuk mengalihkan kecemasan kepada kepercayaan penuh pada Allah. Tawakal bukan berarti menyerah tanpa usaha, melainkan menyeimbangkan ikhtiar dengan keyakinan bahwa hasil akhir berada dalam kuasa-Nya.

Dengan tawakal, potensi negatif seperti rasa takut dan cemas tidak dimatikan, tetapi diarahkan menuju kesadaran spiritual yang lebih tinggi. Ketiga mekanisme ini adalah sabar, taubat, dan tawakal yang membentuk kerangka integratif yang memungkinkan manusia mengelola kesadaran negatif secara konstruktif, sehingga tercapai keseimbangan emosional dan kedekatan dengan Allah.

Integrasi psikologi dan Islam menunjukkan bahwa emosi negatif adalah bagian kodrati manusia yang dapat dimaksimalkan.

Alih-alih menjadi beban, ia bisa menjadi katalis untuk resiliensi, introspeksi, dan kedekatan dengan Tuhan.

Di era modern yang penuh tekanan, memandang sisi negatif sebagai peluang transformasi adalah langkah bijak untuk membangun keseimbangan emosional, sekaligus spiritual.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

*Penulis adalah Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang).

**Tugumalang.id mengundang para akademisi maupun praktisi untuk menulis di Ruang Cendekia melalui email: ruangakademika2026@gmail.com. Setia tulisan wajib disertakan foto penulis.

Tags: Ermita ZakiyahFakultas Psikologi UIN MalangmanusiaRuang CendekiaUIN Malang

Related Posts

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?
Ruang Cendekia

Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?

Minggu, 27 Sep 2026
Belajar dari Nabi Ibrahim AS, Membangun Anak yang Siap Menghadapi Kehidupan
Ruang Cendekia

Belajar dari Nabi Ibrahim AS, Membangun Anak yang Siap Menghadapi Kehidupan

Sabtu, 26 Sep 2026
Ancaman Rudal Houthi di Langit Kota Suci
Ruang Cendekia

Ancaman Rudal Houthi di Langit Kota Suci

Jumat, 25 Sep 2026
Grit dan Resilience dalam Kehidupan Sehari-Hari
Ruang Cendekia

Grit dan Resilience dalam Kehidupan Sehari-Hari

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia

5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.