Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Memahami Alasan Pilih Lokasi Beli Rumah di Malang

Redaksi by Redaksi
Februari 7, 2023 11:59 am
in Bisnis
Beli rumah di kota malang

Memahami alasan pilah pilih lokasi beli rumah di malang (ilustrasi/Canva)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id-Punya rumah tentu jadi impian banyak orang, termasuk warga yang berdomisili di Kota Malang. Tapi pernahkan kalian menyadari adanya pola perpindahan penduduk yang juga berkaitan dengan pembangunan pemukiman perumahan dan rumah di Malang.

Masih lekat dalam ingatan, dua orang rekan yang baru menikah, memutuskan membeli rumah di Kecamatan Kedungkandang. Harganya sekitar Rp400 jutaan. Tentu bukan harga yang murah untuk kaum milenial.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Tapi apakah lokasi lain lebih murah atau lebih mahal? Harusnya bukan hanya soal harga yang jadi alasannya membeli rumah. Hipotesis awal yang muncul adalah bagaimana tingkat kepadatan penduduk, pembangunan dan fasilitas umum di tiap kecamatan tentu juga punya pengaruh terhadap keputusan membeli rumah.

Minat beli rumah di Malang dan Jumlah Penduduk yang Masuk

Tak ada salahnya jika melihat ketertarikan untuk beli rumah di Malang dari data jumlah penduduk yang masuk dan berdomisili berdasarkan kecamatan. Pada 2020 dan 2021, tercatat 4997 dan 5759 jiwa yang masuk jadi penduduk Kedungkandang.

Angka ini paling besar dibandingkan kecamatan lain. Diurutan kedua ada kecamatan Blimbing dengan jumlah penduduk masuk sebanyak 4993 jiwa pada 2021. Selanjutnya ada kecamatan Lowokwaru dengan 4417 pada tahun yang sama.

Lalu mengapa mereka memilih Kedungkandang, Lowokwaru dan Blimbing untuk bermukim? Pertanyaan ini mungkin belum terjawab. Mari kita lanjutkan tentang penggunaan lahan dan pembangunan perumahan di kecamatan tersebut.

Pemilihan lokasi rumah di Malang dan Tingkat Pembangunan Tiap Kecamatan

Tidak ada catatan pasti berapa luas pembangunan perumahan atau pemukiman baru di tiap kecamatan. Dalam penelitian Mahendra (2016), ada beberapa lokasi yang sejak 1990 menjadi pusat pembanguan pemukiman.

Kecamatan Klojen yang berbatasan langsung dengan pusat kota sudah menjadi pusat pengembangan lahan yang pesat. Ini terbukti dengan tingkat kepadatan penduduk di Klojen yang kini mencapai 10.654 jiwa per kilometer persegi.

Selanjutnya ada Kecamatan Lowokwaru. Menurut Mahendra, pembangunan di wilayah ini berpusat di wilayah kelurahan Tlogomas, Jatimulyo, Mojolangu dan Tanjungsekar. Sejak 1990 hingga 2010, setidaknya terjadi peningkatan lahan terbangun di Lowokwaru yang mencapai 25,9% atau seluas 585,54 hektar.

Selanjutnya, mari kita lihat tingkat lahan terbangun di Kedungkandang. Sejak 1990 hingga 2010, peningkatan pembangunan lahan di Kedungkandang hanya 17,7% atau 706,56 hektar.

Walau persentasenya lebih kecil dari Lowokwaru, namun kecamatan Kedungkandang punya luas lahan terbangun yang lebih luas. Lihat saja data BPS Kota Malang tahun 2020 yang menunjukkan luas total lahan non pertanian dan sawah di tiap kecamatan.

Jumlah lahan non pertanian dan sawah di Kedungkandang pada 2020 mencapai 2271 hektar. Jauh di atas wilayah kecamatan lainnya.

Luasan tersebut jadi wajar jika melihat persentase luas wilayah Kecamatan Kedungkandang yang lebih luas dari kecamatan lainnya. Bila dilihat dari luas wilayah, Kedungkandang jadi kecamatan yang paling luas di Kota Malang dengan luas mencapai 39,89 Km2 atau sekitar 36,24%.

Di urutan kedua, ada Kecamatan Lowokwaru yang memiliki luas 22,60 Km. Sekitar 20,53% dari total luas Kota Malang. Selanjutnya ada Kecamatan Sukun, Blimbing dan Klojen.

Perkiraan Harga: Perbandingan Singkat Lahan di Lowokwaru dan Kedungkandang
Setelah membahas kaitan jumlah penduduk yang masuk, tingkat kepadatan dan pembangunan di tiap kecamatan, mari kita bahas soal harga tanah di Malang.

Jangan salah sangka terlebih dahulu ya. Ini bukan rekomendasi atau referensi mutlak soal harga tanah. Namun data penelitian Mahendra (2018) cukup memberi gambaran bahwa lokasi sangat menentukan harga tanah di Malang.

Semakin dekat dengan kota, maka akan semakin mahal harga lahannya. Pendapat umum ini terjawab dengan perkiraan harga. Pada tahun 1990, harga lahan di Lowokwaru rata-rata berkisar pada Rp50.000 hingga Rp150.000 per meter persegi. Harga di kelurahan Tunggulwulung dan Tasikmadu yang tidak berbatasan langsung dengan kota cenderung lebih murah.

Ingat, itu harga tahun 1990. Jika dibandingkan pada 2010, angka harga tanah di Lowokwaru naik mencapai kisaran Rp2 juta hingga Rp5 juta per meter persegi.

Bila dibandingkan dengan Kedungkandang, tentu harganya lebih rendah dari kecamatan lainnya. Pada 2010, harga tanah di Kedungkandang mencapai kisaran Rp500 ribu hingga Rp2 juta rupiah per meter persegi.

Harga tanah ini tentu dapat berbeda dan berubah sesuai dengan lokasi. Apalagi banyaknya spekulan tanah yang turut andil pada kenaikan harga lahan.

Pilah Pilih lokasi beli rumah di Malang
Kamu pasti bingung memilih lokasi mana untuk beli rumah di Malang. Dengan pesatnya pembangunan perumahan dan diskon beli rumah yang bertebaran.

Bila ingin melihat lokasi yang murah, tentu jauh dari kota adalah pilihan yang paling memungkinkan. Walau ada kecenderungan masyarakat memilih lokasi dekat dengan kota karena akses dan fasilitas umum yang tersedia.

Proyeksi kepadatan penduduk pada 2030 menunjukkan bahwa akan terjadi kepadatan yang tinggi di wilayah kota seperti Lowokwaru. Hal ini tak lepas dari keberadaan beberapa universitas besar seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang dan UIN Malang. Belum lagi Unisma dan UMM.

Soal beli rumah di perkampungan penduduk atau perumahan, beli rumah murah di malang lewat skema KPR, rumah subsidi atau pinjaman lainnnya tentu keputusan masing-masing individu. Asalkan sesuai dengan pemasukan dan tidak memaksakan.

Sampai di sini, jadi wajar bila seorang rekan memilih Kedungkandang sebagai lokasi beli rumah di Malang. Murah tapi dekat kota mungkin alasan yang paling relevan.

Penulis: Imam A. Hanifah
editor: jatmiko

Tags: harga rumah di malangharga rumah malangrumah di malangrumah murah di malang

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Wali kota Malang

2023, Wali Kota Malang Fokus Selesaikan Persoalan yang Belum Tuntas

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.