Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Maksimalkan Platform Digital, Rambak Pisang Gdangku di Kromengan Tembus Pasar Kalimantan dan Bali

Redaksi by Redaksi
Maret 31, 2025 8:42 pm
in Insight
Zudan Hanifi, pemilik UMKM rambak pisang Gdangku. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Zudan Hanifi, pemilik UMKM rambak pisang Gdangku. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dari lereng Gunung Kawi, produk rambak pisang Gdangku bisa menembus pasar Kalimantan dan Bali. Kesuksesan ini tak lepas dari pemanfaatan berbagai platform digital sebagai alat untuk memasarkan produk.

Pemilik Gdangku, Zudan Hanifi mengatakan ia pernah mencoba melakukan pemasaran secara offline dan online. Sejauh ini, pemasaran secara online dinilai lebih efektif dan efisien. Bahkan, sebanyak 70-80 persen penjualannya berasal dari pembelian secara online.

READ ALSO

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Baca Juga: Ikut BRIncubator, UMKM di Malang Serap Ilmu tentang Marketing dan Manajemen

“Penjualan rata-rata ke kota besar, seperti Surabaya, Jakarta, Pontianak, Samarinda, dan Bali,” ujar Zudan saat ditemui di rumah produksi Gdangku yang terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Rambak pisang Gdangku yang sudah matang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Rambak pisang Gdangku yang sudah matang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Salah satu platform digital yang dimanfaatkan Zudan adalah LinkUMKM milik BRI. Platform tersebut membantu Zudan mengenalkan produknya lebih luas dan membantu menyambungkan pembeli dengan penjual.

“Selain itu saya juga memanfaatkan platform digital lainnya,” kata Zudan.

Dimulai saat pandemi COVID-19

Perjalanan Gdangku dimulai saat pandemi COVID-19 berlangsung. Awalnya rumah produksi Gdangku disiapkan di awal tahun 2020. Akan tetapi, operasionalnya harus ditunda karena adanya pandemi COVID-19.

“Karena ada COVID-19, semuanya tertunda. Akhir tahun 2020 baru beroperasi,” kata Zudan.

Zudan menujukkan mesim vacuum frying yang digunakam untuk membuat rambak pisang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Zudan menujukkan mesim vacuum frying yang digunakam untuk membuat rambak pisang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Gdangku terinspirasi dari bisnis yang sudah dijalani oleh paman Zudan di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Paman Zudan mengajari keponakannya tersebut untuk memproduksi rambak pisang dan membantu pemasarannya.

Baca Juga: Rumah BUMN Kota Malang by BRI, Wadah bagi UMKM untuk Kembangkan Potensi

Gdangku didirikan untuk membantu ayah Zudan yang memasuki masa pensiun dari tempatnya bekerja. Mereka mengalihfungsikan lahan untuk kandang kambing di belakang rumah menjadi tempat produksi.

Penggorengan menggunakan teknologi vakum

Proses pembuatan rambak pisang Gdangku cukup unik. Pisang yang digunakan adalah pisang awak yang matang. Pisang dikupas, kemudian diiris tipis, dan dibekukan selama dua hari.

“Kita goreng pakai mesin vakum, jadi hasilnya lebih renyah dan penyerapan minyaknya juga lebih rendah,” jelas Zudan.

Pisang yang dibekukan sebelum digoreng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pisang yang dibekukan sebelum digoreng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Keistimewaan lainnya, keripik ini tidak menggunakan tambahan gula, karena rasa manisnya alami berasal dari pisang yang sudah matang. Meski ukurannya lebih tebal daripada keripik pisang, rambak pisang ini tidak keras dan mudah digigit.

Dari satu ton pisang, Zudan bisa menghasilkan dua kuintal rambak pisang. Bahan baku yang didatangkan dari Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang tersebut ditimbang saat masih mentah dan memiliki tandan serta kulit.

Setelah dikupas, berat pisang menjadi berkurang. Dari 12-13 kilogram pisang yang sudah dikupas dan diiris, bisa dihasilkan 4-5 kilogram rambak pisang matang.

“Itu hasil rata-rata, tergantung kualitas pisangnya,” imbuh Zudan.

Maksimalkan promosi lewat platform digital

Selama menjalankan usaha Gdangku, Zudan sudah mencoba berbagai cara untuk memasarkan produknya. Mulai dari menitipkan produk di toko-toko hingga memasarkan secara online.

Sejauh ini, ia merasa cara yang paling efektif dan efisien adalah melalui platform digital, baik e-commerce, media sosial, maupun situs penjualan lainnya.

Zudan pernah mencoba menitipkan produk di toko-toko yang ada di Malang. Akan tetapi, hasilnya kurang memuaskan. Uang hasil penjualan pun baru bisa didapat saat barang sudah habis.

“Menunggu barang habis itu bisa lama, sampai tiga bulan. Padahal barangnya hanya 10 bungkus,” kata Zudan.

Dengan memasarkan secara online, Zudan menemukan pasar yang tetap dan penjualannya cukup stabil sepanjang tahun. Meski masih melakukan penjualan offline, Zudan mengaku kebanyakan penjualan terjadi berkat pemasaran secara online.

“Kalau di sini (offline), saya dibantu teman-teman saya yang jualan snack,” imbuh Zudan.

Bergabung dengan LinkUMKM

Salah satu platform online yang dimanfaatkan Zudan adalah LinkUMKM milik BRI. Di platform ini, tersedia informasi produk, alamat, nomor Whatsapp, hingga link menuju ke e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Tiktok Shop.

“Saya sudah tahu LinkUMKM sejak lama, tapi baru sempat mendaftar beberapa bulan lalu,” tutur Zudan.

Pendaftarannya cukup mudah, hanya mengisi data-data yang diperlukan. Zudan sempat dihubungi oleh admin LinkUMKM karena ada foto yang tidak sesuai, akan tetapi permasalahan tersebut diselesaikan secara cepat.

“Awalnya saya kira nggak bisa naik, tapi ternyata bisa,” ujar Zudan.

Platform ini juga tidak terbatas hanya untuk UMKM yang juga nasabah BRI. Semua UMKM bisa bergabung secara gratis.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Balikalimantanrambak pisangrambak pisang gdangku

Related Posts

Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Selasa, 5 Mei 2026
mie cendana
Insight

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Sabtu, 2 Mei 2026
Sam HC (Heri Cahyono) bersiap mengelilingi dunia melintasi 14 negara. (Foto/M Sholeh)
Insight

Berbekal Tekat, Sam HC Tantang Diri Kelilingi Dunia dari Malang Naik Motor

Jumat, 1 Mei 2026
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Kamis, 30 Apr 2026
Kisah CEO sekaligus Founder Thursina IIBS, Nur Abidin yang juga alumni Unisma tentang nilai dan karakter di kampus menjadi inspirasi mengembangkan lembaga pendidikan bertaraf global. /Foto: Tangkapan layar YouTube Unisma.
Insight

Jejak Gemilang Alumni Unisma: Tanamkan Nilai dan Karakter Islam Modern Melalui Lembaga Pendidikan Bertaraf Global

Rabu, 29 Apr 2026
Casila Indonesia
Insight

Casila Indonesia, UMKM Poncokusumo yang Sukses Ekspor ke Jepang dan Singapura

Minggu, 26 Apr 2026
Next Post
Maskot Baru amazing malang

Rayakan 10 Tahun, Amazing Malang Perkenalkan Sam Ongis sebagai Maskot Baru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.