Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Makna Kemerdekaan bagi Warga Bangsa

Redaksi by Redaksi
Agustus 15, 2025 8:36 pm
in Catatan
Ilutrasi Perang kemerdekaan RI

Ilustrasi/AI-by sora

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Zainuddin*

Penulis
Penulis, Prof Zainuddin, mantan rektor UIN Maliki Malang dan Guru Besar UIN Malang.foto/dok.pribadi

Beberapa hari menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) kita selalu menyambut dan memperingatinya dengan suka cita. Seperti biasa, di mana-mana, tidak hanya di kota tetapi juga di desa-desa dan kampung-kampung, perayaan kemerdekaan marak dilaksanakan.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Mulai dari memasang bendera merah putih, umbul-umbul, menghias halaman rumah, gapura, pos kamling sampai pada karnaval dengan berbagai variasinya. Walhasil, bangsa Indonesia memiliki semangat untuk memperingati hari kemerdekaan, hari dan peristiwa bersejarah yang amat penting untuk tidak dilupakan.

 Makna Kemerdekaan

Apa sesungguhnya makna dan hikmah kemerdekaan bagi bangsa Indonesia ini? Apakah kita sudah merasa cukup hanya dengan merayakan kemerdekaan itu secara fisik atau simbolik, tanpa harus tetap menjaga dan memelihara kesadaran yang mendalam sebagai bangsa yang memiliki kedaulatan dan kepribadian?

Mengisi kemerdekaan Indonesia yang telah dibangun oleh para pendahulu kita (founding fathers) bagi generasi kemudian adalah merupakan kewajiban kita semua. Jika kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan kita dengan rela berkorban jiwa dan raga ini tidak kita teruskan dan pertahankan, maka itu merupakan kezaliman besar. Oleh sebab itu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan negeri ini dengan baik, juga merupakan penghargaan dan penghormatan kepada para pejuang dan pendiri negeri ini.

Memang mengisi kemerdekaan itu banyak cara yang bisa ditempuh, dan setiap kita sesungguhnya adalah pejuang, dengan kapasitas dan tingkatan masing-masing, seperti bahwa di antara kita juga adalah pemimpin.

Bagi mereka yang tidak mampu berjuang secara fisik, maka cukup dengan menyampaikan ide-ide pengembangan Indonesia ke depan dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan, menjaga dan memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.

Baca juga: Monumen Tugu Malang, Saksi Kesakralan Kemerdekaan Indonesia

Pertanyaannya kini, sudahkah kita aman dan merdeka dari segala yang mengganggu kita? Misalnya, apakah kita sudah merasa aman dan nyaman di rumah kita sendiri, di lingkungan kita? Sudah amankah kita menaruh barang milik kita di rumah, di halaman rumah kita? Kendaraan kita, tanaman di pekarangan kita? Sudah nyamankah kita berlalu lalang di jalan-jalan? Sudah nyamankah kita berjalan kaki di trotoar jalan raya? Sudah bersihkah drainase di sekitar kita? Sudah bebaskah kita dari pencemaran dan bahaya banjir? Dan sederet pertanyaan lain. Jika jawabannya sudah, maka kita sudah berarti sudah merdeka.

Tiga Pesan Penting di HUT RI ke-80

Dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-80 ini, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan bersama:

Pertama, kita perlu bersyukur kepada Allah SWT. Karena, berkat rahmat dan inayah-Nya kita terbebas dari penjajahan dan penindasan dari bangsa yang tidak beradab. Seraya kita berterima kasih kepada para pejuang dan para syuhada’ yang telah berkorban dengan jiwa dan raganya. Semoga perjuangan mereka diterima di sisi Allah SWT, dicatat sebagai amal salih dan amal jariyah.

Baca juga: Monumen Pahlawan TRIP, Saksi Bisu Aksi Heroik Arek-Arek Malang Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Kedua, sebagai generasi yang datang kemudian, yang telah mewarisi negeri ini dari para pejuang dan para syuhada’ itu, kita harus mencintai negeri ini dengan menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan. Terutama di masa penuh disrupsi yang memerlukan kebersamaan dan saling memperkuat kepentingan bersama untuk memecahkan problem kebangsaan dan demi kokohnya NKRI.

Kita mesti berjuang menegakkan keadilan dan ber-amar ma’ruf nahi munkar, supaya segala macam penjajahan dan kejahatan tidak pernah lagi muncul di bumi Indonesia tercinta ini. Karena penjajahan baru (new-imperialism) dengan bentuknya yang lain (budaya dan ideologi baru) akan tetap ada.

Ketiga, kita perlu meningkatkan kualitas pengetahuan kita melalui pendidikan dengan terus belajar dan mengajar demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat dan bermartabat. Merdeka dan jayalah Indonesia.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Penulis adalah mantan rektor UIN Maliki Malang dan Guru Besar UIN Malang.

redaktur: jatmiko

Tags: arti kemerdekaan Indonesiacara mengisi kemerdekaanhut ri ke-80kemerdekaan dan persatuan bangsakemerdekaan Indonesia 1945makna kemerdekaanpendidikan untuk kemerdekaanperayaan kemerdekaanperjuangan pahlawan kemerdekaansejarah kemerdekaan RI

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Wawali Kota Batu sosialisasi gate parkir alun-alun

Penerapan Gate Parkir Alun-alun Kota Batu Segera Terwujud, Pemkot Gelar Sosialisasi Final

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.