MALANG, Tugumalang.id – Program Asistensi Mengajar (AM) Universitas Negeri Malang tidak hanya berfokus pada aktivitas pembelajaran di ruang kelas. Program ini juga mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik di sekolah mitra.
Pelaksanaan Asistensi Mengajar di MTsN 2 Kota Malang berlangsung selama satu semester, terhitung sejak 26 Agustus hingga 6 Desember 2024. Selama periode tersebut, mahasiswa UM terlibat langsung dalam dinamika sekolah, baik pada kegiatan pembelajaran maupun aktivitas pendukung lainnya.
Program Asistensi Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang setara dengan 16 SKS. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di lingkungan sekolah sekaligus memperluas pemahaman tentang peran pendidik secara menyeluruh.
Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Keagamaan dan Nasional
Selama menjalankan program, mahasiswa Asistensi Mengajar aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan non-akademik sekolah. Salah satunya terlihat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada 13 September 2024.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat sejak tahap persiapan hingga pendampingan pelaksanaan acara. Keterlibatan serupa juga berlanjut pada peringatan Hari Santri Nasional, 21 Oktober 2024.
Pada momentum Hari Santri, mahasiswa Asistensi Mengajar berperan sebagai juri kirab serta mendampingi sejumlah perlombaan, di antaranya lomba pidato, mengaji, kaligrafi, dan adzan yang diikuti oleh para siswa.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa UM Hadirkan Spesimen Hewan untuk Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Bululawang
Pendampingan P5 dan Penguatan Kreativitas Siswa
Peran mahasiswa UM juga tampak dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan pada 29 Oktober 2024. Mahasiswa mendampingi siswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Pendampingan tersebut mencakup latihan tarian dan lagu daerah yang ditampilkan oleh siswa. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal keberagaman budaya.
Keterlibatan mahasiswa kembali berlanjut dalam peringatan Bulan Bahasa pada 31 Oktober 2024. Pada kegiatan ini, mahasiswa membantu mendampingi siswa kelas IX yang menampilkan berbagai karya sastra dan seni sebagai bentuk penguatan literasi dan pelestarian budaya.
Baca juga: Mahasiswa UM Turun Langsung Dampingi P5 di MAN 1 Kota Malang, Angkat Kearifan Lokal Nusantara
Edukasi Lingkungan Melalui Sosialisasi Adiwiyata
Tak hanya pada bidang seni dan budaya, mahasiswa Asistensi Mengajar UM juga terlibat dalam Sosialisasi Adiwiyata yang berlangsung pada 6 hingga 12 November 2024. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi terkait kader penanaman dan pemeliharaan pohon.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak dini kepada para siswa. Peran mahasiswa dalam sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan peserta didik.
Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik, mahasiswa Asistensi Mengajar tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar di kelas, tetapi juga belajar berinteraksi langsung dengan siswa dalam berbagai konteks. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik.
Kehadiran mahasiswa Universitas Negeri Malang di MTsN 2 Kota Malang diharapkan memberikan dampak positif bagi sekolah mitra sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung penguatan karakter siswa dan peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : Feni Yusnia
redaktur: jatmiko





























