Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa Tak Wajib Buat Skripsi, Rektor UM: Kami Sudah Terapkan Sejak 2017

Redaksi by Redaksi
Agustus 30, 2023 9:02 pm
in Pendidikan
Rektor UM, mahasiswa dan skripsi

Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. dok/tugumalang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Mahasiswa S1 atau D4 saat ini tak lagi diwajibkan harus menyusun tugas akhir skripsi. Selain skripsi, mahasiswa bisa membuat prototipe hingga proyek. Aturan itu tertuang dalam Permendikbudristek No.53/2023 tantang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang ditetapkan pada 18 Agustus 2023 lalu.

Memandang hal itu, Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Hariyono menyampaikan bahwa UM sudah lama menerapkan opsi penentu kelulusan selain melalui penyusunan skripsi yakni melalui kurikulum pembelajaran berbasis kehidupan.

READ ALSO

Biro AAKK Lakukan Monitoring Seleksi Jalur Mandiri Program Profesi Apoteker UIN Malang

DEMA UIN Malang Lakukan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malang, Bergerak dalam Harmoni Berdampak dengan Aksi 

“Di UM sudah lama diterapkan. Jadi di UM menggunakan kurikulum pembelajaran berbasis kehidupan pada 2017. Orang belajar untuk hidup, sehingga hidup itu pilihan,” ucapnya, Rabu (30/8/2023).

Menurutnya, mahasiswa UM yang ingin menjadi akademisi bisa menentukan jalur kelulusannya melalui penyusunan skripsi. Selain skripsi, pihaknya juga mengakui kelulusan mahasiswa jika mampu menghasilkan usaha atau prestasi.

“Kalau mahasiswa ingin jadi pengusaha dan punya usaha, itu kami akui. Dulu kami menyebutnya sebagai rekognisi atau ekuivalen. Sehingga kalau dia juara lomba karya ilmiah di tingkat nasional itu bisa disetarakan dengan skripsi,” tuturnya.

“Demikian pun kalau mahasiswa kami ada yang bisa nulis di jurnal terakreditasi itu kami anggap setara dengan skripsi,” imbuhnya.

Untuk itu, dia memandang bahwa peraturan baru dari Kemendikbudristek tersebut bukanlah hal asing di UM. Bahkan menurutnya, regulasi itu bisa menjadi payung hukum untuk mengembangkan mahasiswa sesuai minat dan bakat.

“Sehingga anak anak yang mengambil di Vokasi pun kalau dia memiliki produk usaha ataupun hasil hasil kerja kongkret kenapa tidak dinilai setara dengan skripsi,” kata dia.

BACA JUGA: Rektor UM: Terlalu Banyak Aset Intelektual di Kampus yang Belum Termaksimalkan

Dia juga berharap pimpinan perguruan tinggi di Indonesia untuk berani mewadahi mahasiswanya untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat yang bisa bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kalau mahasiswa ingin jadi pengusaha, dia bisa nulis teori ekonomi tapi tidak bisa berbisnis, kan terbalik. Menurut saya penjelasan menteri bisa menjadi payung hukum beberapa perguruan tinggi termasuk UM yang sudah lama tidak mengharuskan mahasiswanya menyusun skripsi,” paparnya.

Dikatakan, kebijakan kurikulum pembelajaran berbasis kehidupan di UM itu telah diterapkan di seluruh fakultas. Dia mencontohkan, mahasiswanya yang menjadi juara lomba mobil hemat energi beberapa waktu lalu telah diakui setara skripsi.

“Contoh mahasiswa yang mengikuti lomba, seperti tahun lalu ada mahasiswa kami juara lomba mobil hemat energi. Ketika dia menjadi juara level nasional, itu karyanya melebihi skripsi. Kenapa tidak kita akui,” bebernya.

“Demikian pula kalau ada mahasiswa kami di tata boga yang bisa menghasilkan makanan yang enak, higeinis dan dia bisa menjelaskan prosesnya seperti apa, ingredient, bahannya seperti apa, kemudian itu disajikan dengan cara yang baik. Itu keterampilan yang tidak selalu bisa dihargai dengan skripsi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengakui mahasiswanya yang berprestasi di kancah internasional.

“Mahasiswa kami yang juara di Asian Games masak dia harus menyusun skripsi. Kenapa prestasi dia tidak diakui yang sudah selevel itu. Kemampuan, keahlian itu disetarakan, itu sudah kami lalukan, anak kami yang juara gulat, juara diving itu kami hargai juga,” tandasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: Rektor UMSkripsi MahasiswaUniversitas Negeri Malang

Related Posts

Biro AAKK Lakukan Monitoring Seleksi Jalur Mandiri Program Profesi Apoteker UIN Malang
Pendidikan

Biro AAKK Lakukan Monitoring Seleksi Jalur Mandiri Program Profesi Apoteker UIN Malang

Selasa, 14 Jul 2026
Pendidikan

DEMA UIN Malang Lakukan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malang, Bergerak dalam Harmoni Berdampak dengan Aksi 

Selasa, 14 Jul 2026
Dindik Jatim Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan Lewat Program SIKAP
Pendidikan

Dindik Jatim Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan Lewat Program SIKAP

Selasa, 14 Jul 2026
Hebat! Muh. Anwar Fu’ady Jadi Doktor Pertama Fakultas Psikologi UIN Malang Lulusan UI
Advertorial

Hebat! Muh. Anwar Fu’ady Jadi Doktor Pertama Fakultas Psikologi UIN Malang Lulusan UI

Selasa, 14 Jul 2026
Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS
News

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Senin, 13 Jul 2026
Unikama dipercaya menjadi tuan rumah uji petik pengukuran kinerja dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII. /Foto: Dok. Unikama.
Advertorial

Unikama Jadi Lokasi Uji Petik Sistem Pengukuran Kinerja Dosen LLDIKTI VII

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
coffee shop,malang - Rekomendasi Coffee Shop 24 Jam di Malang

Rekomendasi Coffee Shop 24 Jam di Malang

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.