Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Luhut Sebut Rata-rata Pasien Meninggal Akibat COVID-19 Karena Belum Tervaksin

Redaksi by Redaksi
Agustus 13, 2021 11:00 am
in Berita
Luhut saat memberikan penjelasan kepada wartawan

Menteri Marves Luhut Binsar Pangaribuan, saat memberikan penjelasan kepada media saat kunjungannya di Isoter Jalan Kawi, Kota Malang, Jumat (13/08). foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa rata-rata orang yang meninggal karena COVID-19 adalah pasien yang belum menjalani vaksinasi.

“Orang yang meninggal itu rata-rata orang yang tidak divaksin. Jadi kalau dia divaksin kena (gejala) ringan, gak parah. Jadi, anjurkan semua vaksin,” tegasnya saat mengunjungi tempat isolasi terpusat (isoter) atau Safehouse Jalan Kawi, Kota Malang, pada Jumat (13/08/2021).

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Luhut mengatakan bahwa saat ini sudah 80 juta orang yang sudah divaksin, ia juga menegaskan bahwa vaksin sudah tidak ada masalah.

Lebih lanjut Luhut juga menginstruksikan kepada pemerintah daerah agar tidak ada angka-angka terkait penyebaran COVID-19 yang ditutup-tutupi dan diperintahkan untuk dibuka saja.

“Masalah kita ramai-ramai gak ada yang salah, karena yang salah ya yang kita tutup-tutupin. Kalu kita buka dan kita tangani dengan benar, pasti turun. Saya semua sudah lihat, sekarang masalah kita sederhanakan kalu kita mau lihat itu,” tegasnya.

Luhut juga menegaskan tidak mempermasalahkan kalau angka penyebaran COVID-19 tinggi. Karena kalau tinggi pun masih bisa diobati dan akan turun lagi.

“Jadi jangan kuatir tinggi(penyebaran COVID-19), biarin aja tinggi, karena kalau kita obati pasti turun. Saya lihat sekarang di Kulonprogo, Solo, Magelang, kalau mau melaksanakan itu (isolasi) tidak masalah,” paparnya.

Luhut juga menjelaskan bahwa tidak masalah jika isolasi yang dilakukan di tempat isoter berjalan lama. Menurutnya, di Buleleng, Bali, rata-rata orang melaksanakan isolasi selama 8 sampai 10 hari dan tidak ada yang meninggal dunia.

“Di tempat isoter ditangani dengan benar. Sedangkan kalau dirumah, dokter gak ada, nakes gak ada, yang ngurusi saturasi gak ada, oksigen kalau dibutuhkan pun juga gak ada. Kalau disini (isoter) semua ada,” tandasnya.

“Saya titip bapak ibu sekalian agar mematuhi itu semua (isolasi). Saya minta teman-teman media untuk memberi tahu juga. Galakkan program itu (isoter). Dan Pemda kita siapkan semua karena dananya ada,” pungkasnya.

Reporter Rizal Adhi Pratama

Editor: Sujatmiko

Tags: IsoterLuhut Binsar PanjaitanMenko Marves

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
PWI Pusat Terima Bantuan dari Perusahaan Pengelola Aset untuk Penanganan COVID-19

PWI Pusat Terima Bantuan dari Perusahaan Pengelola Aset untuk Penanganan COVID-19

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.