Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 80 guru SMP di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang mengikuti Pelatihan Trauma-Informed Teaching (TIT) di Aula Aswaja Gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, 5–6 September 2026.
Pelatihan digelar LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama LP Ma’arif NU Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk intervensi dalam program Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Anggaran 2026.
Peserta terdiri atas guru BK dan guru mata pelajaran dari berbagai SMP. Mereka dibekali pemahaman dan keterampilan menghadapi siswa dengan pengalaman trauma sekaligus membangun lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman.
Pelatihan tersebut merespons berbagai pengalaman traumatis yang dapat dialami siswa di lingkungan keluarga, media sosial, maupun sekolah. Pengalaman itu dapat membuat siswa berada dalam kondisi bertahan (survival mode) ketika berada di sekolah sehingga proses belajar tidak berlangsung optimal.
Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan paradigma baru dalam pendidikan. Berdasarkan pengalaman pendampingan di sejumlah sekolah, diperlukan pendekatan yang lebih tepat dalam menghadapi beragam karakter dan permasalahan siswa.
Baca juga: Gelar International Public Lecture, LP2M UIN Malang Singgung Masalah Kolaborasi Global dan Moderasi Beragama
Ia juga menyoroti perlunya perubahan paradigma dalam mendidik. Praktik kekerasan seperti memukul atau tindakan kasar terhadap siswa, menurut dia, tidak lagi digunakan.
Menurutnya, penerapan paradigma lama dalam pendidikan berpotensi ditinggalkan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan program ”Sekolah Ramah Tanpa Marah” yang mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman serta mengurangi praktik perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap siswa.
Pelatihan berlangsung dalam lima sesi dengan empat narasumber dari Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sesi pertama disampaikan Dr. Fathul Lubabin Nuqul, M.Si., Psikolog, dengan materi pemahaman trauma pada siswa dan dampaknya.
Peserta diajak memahami pengalaman buruk yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan perilaku siswa. Mereka juga diajak mengubah cara pandang dari ”Ada apa dengan anak ini?” menjadi ”Apa yang terjadi pada anak ini?”. Dalam diskusi, peserta berbagi pengalaman menangani siswa dengan kondisi dan latar belakang beragam.
Sesi kedua disampaikan Ainindita Aghniacakti, M.Psi., Psikolog. Materinya mengenai strategi Trauma-Informed Teaching melalui enam pilar utama, yakni keamanan, kepercayaan dan transparansi, dukungan teman sebaya, kolaborasi, pemberdayaan suara siswa, serta sensitivitas budaya.
Peserta kemudian dibagi dalam kelompok kecil untuk menganalisis kasus dan menyusun model intervensi berdasarkan pilar yang diperoleh.
Sesi ketiga diisi Hilda Halida, M.Psi., Psikolog, dengan materi pembangunan hubungan dengan siswa dan regulasi emosi. Peserta mengikuti roleplay untuk mempraktikkan teknik grounding, breath box, serta teknik komunikasi dalam membangun hubungan dengan siswa.
Selanjutnya, Rahmatika Sari Amalia, M.Psi., Psikolog, menyampaikan materi komunikasi trauma-informed dengan orang tua. Peserta mengikuti permainan peran dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan prinsip trauma-informed ketika berkomunikasi dengan orang tua terkait permasalahan anak di sekolah.
Baca juga: Gandeng ORSC-IIUM Malaysia, LP2M UIN Malang Pertegas Komitmen Perluas Jejaring Internasional
Sesi kelima kembali disampaikan Dr. Fathul Lubabin Nuqul, M.Si., Psikolog, mengenai pemeliharaan kesejahteraan psikologis guru. Peserta diajak memahami kekuatan dan keterbatasan diri agar dapat memberikan pendidikan secara optimal serta mengenali berbagai aktivitas yang mendukung kesejahteraan psikologis.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), evaluasi, dan refleksi peserta. LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan LP Ma’arif NU Kabupaten Malang berharap pendekatan yang diperoleh dalam pelatihan dapat diterapkan dalam lingkup yang lebih luas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis LP2M UIN Malang
editor: jatmiko






























