Malang, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu tengah menghadapi potensi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2026. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait keberlanjutan kinerja birokrasi. Ketua DPRD Kota Batu, M Didik Subianto, mendesak pihak eksekutif segera mempercepat proses pengisian sejumlah jabatan strategis yang akan ditinggalkan.
Diketahui, lebih dari sekitar 100 pegawai ASN di lingkungan Pemkot Batu diperkirakan akan memasuki masa purna tugas dalam waktu dekat. Menurut pria yang akrab disapa Kaji Bianto itu, situasi tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berdampak pada stabilitas birokrasi maupun kualitas pelayanan publik.
Baca juga: Infak ASN Kota Batu Masih Rendah, Baru Capai Rp514 Juta hingga Agustus 2025
Percepatan Pengisian Jabatan Strategis
Didik menjelaskan, pemerintah daerah perlu bergerak cepat menyiapkan mekanisme pengisian jabatan yang akan kosong akibat pensiun, terutama pada level pimpinan tinggi pratama. Saat ini, sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
“Situasi ini saya kira harus segera disikapi. Jangan sampai kekosongan jabatan berlangsung terlalu lama karena bisa berdampak pada efektivitas kinerja perangkat daerah dalam menyukseskan visi misi kepala daerah yang baru,” ungkapnya, Selasa (10/3/2026).
Politisi PKB tersebut menegaskan bahwa proses pengisian jabatan harus dilaksanakan secara transparan dan berbasis kompetensi melalui mekanisme seleksi terbuka. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kapasitas dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
DPRD Soroti Banyaknya Guru yang Pensiun
Selain jabatan struktural, Didik juga menyoroti tingginya angka pensiun dari kalangan tenaga pendidik. Dari total ASN yang akan purna tugas tahun ini, sekitar 75 orang di antaranya merupakan guru.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak mengganggu keberlangsungan layanan pendidikan di Kota Batu.
“Regenerasi harus disiapkan sejak sekarang, terutama untuk sektor pendidikan. Jangan sampai kekurangan tenaga guru di sekolah,” katanya.
Baca juga: Cegah Dini Penyakit Tak Menular, Dinkes Kota Batu Skrining Kesehatan Para ASN
Di sisi lain, DPRD juga mendorong agar momentum pergantian pejabat ini dimanfaatkan sebagai upaya melakukan penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan kualitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























