Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Lato-lato, Mainan Jadul yang Digemari Lagi, Begini Cara Mainnya

Redaksi by Redaksi
Desember 26, 2022 8:59 am
in Budaya
Lato-lato, permainan jadul yang lagi gemari lagi.

Lato-lato, permainan jadul yang lagi gemari lagi. Foto/dok.TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Lato-lato merupakan salah satu permainan ikonik di tahun 1990an, atau boleh dibilang mainan jadul. Permainan ini Kembali viral dan banyak dimainkan oleh anak-anak hingga remaja saat ini.

Sejarah Lato-lato

Lato-lato sebenarnya bukan permainan tradisional asal Indonesia melainkan berasal dari Amerika Serikat yang disebut Clackers. Di sana Lato-lato populer di tahun 60-70an. Namun kemudian mainan ini ditarik dari pasaran karena ada laporan seorang anak terluka akibat permainan ini.

READ ALSO

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Lato-lato pertama kali dimainkan di Indonesia oleh anak-anak daerah Makassar dan beberapa daerah di pulau Jawa pada tahun 90an

Kata Lato-lato memiliki arti bunyi tabrakan dari dua bola kecil. Permainan ini terdiri dari dua buah bola kayu atau plastik warna-warni seukuran bola bekel yang dihubungkan dengan seutas tali yang bentuknya menyerupai bandul.

Cara memainkannya bisa dibilang cukup mudah, pemain hanya perlu menggoyangkan atau menaik turunkan tangan agar dua bola dapat seimbang dan beradu sehingga mengeluarkan suara yang khas.

Meski terdengar mudah, Lato-lato akan terasa sulit dimainkan oleh seseorang yang baru saja memainkan permainan ini.

Jika permainan ini dimainkan dengan cara yang tidak tepat, bola Lato-lato justru dapat melukai tangan atau bahkan dapat terkena dahi orang yang memainkannya.

Tak jarang anak kecil yang dahinya memar dan terluka karena permainan ini. Maka dari itu pengawasan orang tua sangat dibutuhkan saat anaknya memainkan permainan ini

Bagaimana cara memainkan yang benar? Yuk simak cara memainkan permainan ini dengan benar.

1. Posisikan kedua bola dengan posisi sama atau seimbang.
2. Jepit bagian tengah tali Lato-lato menggunakan jari tangan yang dirasa paling nyaman
3. Mulailah menggoyangkan tangan ke atas dan ke bawah dengan pelan agar dua bola Lato-lato memantul.
4. Setelah memantul dengan stabil tambah kecepatan saat menggoyangkan Lato-lato. Goyangkan tangan sampai Lato-lato menimbulkan bunyi berulang yang kas.

Manfaat Main Lato-lato

Lato-lato bermanfaat untuk melatih kesabaran, melatih keseimbangan gerak otot tangan, serta dapat membuat pikiran menjadi tenang.

Lato-lato juga bisa menjadi salah satu solusi bagi orang tua untuk mengatasi anaknya yang kecanduan bermain HP. Dengan adanya permainan ini anak akan lebih sering berkumpul dan bermain dengan teman-temannya secara langsung bukan melalui HP.

Penulis: Luthfiyathul Munawwaroh

Editor: Herlianto. A

Tags: Cara Bermain Lato-latoLato-latoPemainan JadulViral Lato-lato

Related Posts

Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Ilustrasi Lepet ketan lacang merah yang dibungkus dengan janur dan tali rafia (Foto: Pinterest @Rien_Borneo)
Budaya

Ini 5 Macam Varian Lepet Pendamping Ketupat yang Tidak Boleh Terlewat

Minggu, 29 Mar 2026
Next Post
Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid menyebut Cak Imin akan calonkan diri sebagai presiden.

Sekjen PKB Sebut Cak Imin Akan Jalankan Mandat Muktamar dan Kiai untuk Jadi Presiden 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.