Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Lato-lato, Mainan Jadul yang Digemari Lagi, Begini Cara Mainnya

Redaksi by Redaksi
Desember 26, 2022 8:59 am
in Budaya
Lato-lato, permainan jadul yang lagi gemari lagi.

Lato-lato, permainan jadul yang lagi gemari lagi. Foto/dok.TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Lato-lato merupakan salah satu permainan ikonik di tahun 1990an, atau boleh dibilang mainan jadul. Permainan ini Kembali viral dan banyak dimainkan oleh anak-anak hingga remaja saat ini.

Sejarah Lato-lato

Lato-lato sebenarnya bukan permainan tradisional asal Indonesia melainkan berasal dari Amerika Serikat yang disebut Clackers. Di sana Lato-lato populer di tahun 60-70an. Namun kemudian mainan ini ditarik dari pasaran karena ada laporan seorang anak terluka akibat permainan ini.

READ ALSO

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Lato-lato pertama kali dimainkan di Indonesia oleh anak-anak daerah Makassar dan beberapa daerah di pulau Jawa pada tahun 90an

Kata Lato-lato memiliki arti bunyi tabrakan dari dua bola kecil. Permainan ini terdiri dari dua buah bola kayu atau plastik warna-warni seukuran bola bekel yang dihubungkan dengan seutas tali yang bentuknya menyerupai bandul.

Cara memainkannya bisa dibilang cukup mudah, pemain hanya perlu menggoyangkan atau menaik turunkan tangan agar dua bola dapat seimbang dan beradu sehingga mengeluarkan suara yang khas.

Meski terdengar mudah, Lato-lato akan terasa sulit dimainkan oleh seseorang yang baru saja memainkan permainan ini.

Jika permainan ini dimainkan dengan cara yang tidak tepat, bola Lato-lato justru dapat melukai tangan atau bahkan dapat terkena dahi orang yang memainkannya.

Tak jarang anak kecil yang dahinya memar dan terluka karena permainan ini. Maka dari itu pengawasan orang tua sangat dibutuhkan saat anaknya memainkan permainan ini

Bagaimana cara memainkan yang benar? Yuk simak cara memainkan permainan ini dengan benar.

1. Posisikan kedua bola dengan posisi sama atau seimbang.
2. Jepit bagian tengah tali Lato-lato menggunakan jari tangan yang dirasa paling nyaman
3. Mulailah menggoyangkan tangan ke atas dan ke bawah dengan pelan agar dua bola Lato-lato memantul.
4. Setelah memantul dengan stabil tambah kecepatan saat menggoyangkan Lato-lato. Goyangkan tangan sampai Lato-lato menimbulkan bunyi berulang yang kas.

Manfaat Main Lato-lato

Lato-lato bermanfaat untuk melatih kesabaran, melatih keseimbangan gerak otot tangan, serta dapat membuat pikiran menjadi tenang.

Lato-lato juga bisa menjadi salah satu solusi bagi orang tua untuk mengatasi anaknya yang kecanduan bermain HP. Dengan adanya permainan ini anak akan lebih sering berkumpul dan bermain dengan teman-temannya secara langsung bukan melalui HP.

Penulis: Luthfiyathul Munawwaroh

Editor: Herlianto. A

Tags: Cara Bermain Lato-latoLato-latoPemainan JadulViral Lato-lato

Related Posts

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid menyebut Cak Imin akan calonkan diri sebagai presiden.

Sekjen PKB Sebut Cak Imin Akan Jalankan Mandat Muktamar dan Kiai untuk Jadi Presiden 2024

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.