Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Lakukan Ini Dulu Sebelum Memasarkan Produk

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2024 7:50 pm
in Catatan
Memasarkan produk

Faizal Alfa PT Fortuna iMARKS Trans

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

DAMPAK sering bertemu dengan orang berbeda dari aneka industri yang berbeda, ada momen yang menarik ketika Saya konsisten melihat wajah yang kaget, ekspresi mengernyitkan dahi, dan sorot mata penasaran setengah tidak terima, setiap Saya lontarkan pernyataan :

“Konsumen tidak pernah mau membeli produk”

READ ALSO

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Langsung reaksi dong pastinya? Lha ngapain Kita pusing-pusing mikirin marketing jika konsumen tidak pernah mau membeli produk? Eh, ternyata ada kalimat lanjutannya :

“Konsumen membeli benefit, faedah, dan manfaat dari produk.”

Ini pemikiran sederhana, namun banyak berguna, karena dalam pembahasan tentang produk, yang jadi titik fokus bukanlah produknya, namun justru benefit, faedah, dan manfaat dari produk tersebut.

Baca Juga: Ini Cara Jitu Kenalkan Brand Baru Agar Cepat Dikenali Konsumen

Apa hubungannya dengan proses marketing? Banyak sekali, terutama terkait dengan cara team marketing Kita memahami produk yang dijual. Dalam praktek keseharian, Kita menyebutnya sebagai product knowledge. Kalau team tidak memahami product knowledge, maka tidak heran akan mungkin terjadi situasi :

“Menawarkan ke 10 orang, ditolak oleh 11 orang”

Lho kok bisa? Ya bisa aja, karena 10 orang yang ditawari menolak, dan 1 orang yang jualan juga dalam pikiran dan hatinya menolak, karena tidak yakin dengan produk yang dijual.

Dengan dasar pemahaman bahwa konsumen tidak membeli produk, namun membeli manfaat dari produk yang dijual, maka ini dapat menjadi panduan tentang bagaimana Kita menampilkan sebuah produk dalam konten dan berbagai media. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menjelaskan produk adalah urutan : Manfaat, Nama Produk & Spesifikasi, Nilai Tambah, Harga, Dan Promo Yang Berlaku.

Contoh :

Nyari baju lebaran anak model terbaru dengan kualitas yang bagus? [Manfaat] Twist Kids cocok jadi pilihan dengan koleksi kemeja, t-shirt, celana, jaket model terbaru untuk anak usia 4 hingga 14 tahun, [Nama Produk & Spesifikasi] dari brand yang telah teruji sejak 35 tahun dan tersedia di 150 lebih gerai di jaringan Matahari Department Store, [Nilai Tambah] dengan harga mulai 150rb an [Harga] dan dapatkan voucher belanja langsung dengan DM ke akun IG www.instagram.com/twistkids.co [Promo Yang Berlaku].

Meski Saya adalah orang dengan latar belakang marketing, namun dengan tanpa ragu dan sepenuh hati, Saya akan bilang bahwa Saya adalah pemuja keunggulan produk. Maksudnya bagaimana? Sederhana saja, marketing adalah pekerjaan memahami, mengemas, dan memasarkan produk. Pertanyaannya, produknya apa? Kalau produknya bagus, ya proses memahami, mengemas, dan memasarkan, akan berjalan mulus.

“Produk yang bagus, memasarkan dirinya sendiri, sedangkan marketing yang bagus, melipatgandakan pemasarannya.”

Namun, dalam banyak kasus, marketing ditempatkan secara salah kaprah, dalam posisi sebagai juru poles alias tukang make up yang berlebihan. Bagaimana caranya, agar produk yang biasa saja, atau lebih parahnya produk yang jelek, terkesan dan dianggap produk bagus, kan kacau?

Baca Juga: Cara Memulai Tim Digital Marketing

Oke, memang make up artist atau MUA, tugasnya memoles dan mempercantik tampilan, namun tugasnya lebih mudah jika sedari polosan talent nya memang sudah cantik, maka tugas marketing adalah mempertebal kecantikan yang sudah ada, dan menyebarluaskan pada dunia.

Seperti bisnis makanan, jika makanan memang enak, maka tugas marketing adalah memahami, mengemas, dan memasarkan makanan enak tersebut kepada khalayak yang lebih luas. Memastikan yang sudah pernah beli mau beli lagi dan beli terus, dan yang belum beli jadi bergegas kebelet dan ngebet beli. Menjadi rumit jika makanannya kurang enak, dan marketing diharap untuk membuat kesan produknya enak, dan dituntut membuat produknya laku keras di pasaran. Karena, inti masalahnya, adalah balik dulu ke resep, bahan, cara masak, dan tempur dulu di dapur, bukan pusing di marketing.

Jadi ingat percakapan cowok jelek yang datang ke tukang cukur rambut, kemudian tukang cukurnya nanya :

“Pengen potong model apa Bang?”

Cowok jelek menjawab :

“Terserah Bang, asal jadi ganteng… ”

Tukang cukur menjawab :

“Maaf Bang, gak sanggup, Saya cuman bisa ngubah potongan rambut, belum bisa kalau dipaksa ngubah takdir…. ”

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Faizal Alfa
(PT Fortuna iMARKS Trans)
www.instagram.com/imarks.id
www.imarks.id

Redaktur: jatmiko

Tags: Faizal AlfaimarksmarketingMemasarkan Produk

Related Posts

Hari Lahir Pancasila
Catatan

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

Senin, 1 Jun 2026
Dr. Aries Musnandar & Dr. Muhammad Effendi, M.Si. Foto/dok
Catatan

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Senin, 1 Jun 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Next Post
OJK Malang

Dihadiri Arumi Bachsin, OJK Malang Gelar Sosialisasi Edukasi Finansial Kepada Komunitas Perempuan dalam Rangka Memperingati Hari Ibu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.