Tugumalang.id – KPU Kota Malang telah rampung menggelar sayembara Cipta Maskot dan Jingle untuk Pilkada 2024. Lewat sayembara itu, KPU Kota Malang memastikan bakal menggunakan maskot karakter topeng Malangan karya mahasiswa UIN Malang untuk Pilkada 2024 nanti.
Maskot bernuansa lokalitas Malang itu digambarkan dalam 2 karakter bernama Sam Suma (Suara Malang) dan Mbak Sawa (Salam Sejiwa) yang berpakaian tradisional dan berwajah topeng Malangan.
Pencipta maskot, M Eugine Rahadani yang memenangi sayembara KPU Kota Malang menyampaikan bahwa pembuatan maskot itu terinspirasi dari tokoh Panji dan Sekartaji. Kedua karakter maskot yang dia ciptakan memiliki makna yang berbeda namun saling berkaitan.
Baca Juga: Datang ke KPU Kota Malang, Calon Independen Sam HC-Rizky Boncell Bawa 56.172 Dukungan

“Sam Suma sosok yang tegas dan jujur, lebih ke arah demokrasi kayak integritas dan sinergi. Sedangkan Mbak Sawa lebih ke masyarakat atau ikatan sosial masyarakat Kota Malang,” jelasnya, Sabtu (8/6/2024).
Penggunaan topeng Malangan dalam maskot tersebut menurutnya memang untuk menunjukkan budaya khas Malang. Mahasiswa UIN Malang itu mengaku membuat maskot ini dalam waktu 4 hari.
Komisioner KPU Kota Malang, Toyyib Abraham menyampaikan bahwa maskot dan jingle yang dipilih memang harus mengedepankan lokalitas, originalitas hingga kesesuaian dengan tema pilkada yakni “Pilkada Kota Malang Integrasi dan Harmoni”.
Baca Juga: KPU Kota Malang Gelar Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kota
Menurutnya, sayembara Cipta Maskot dan Jingle yang digelar KPU Kota Malang memang merupakan arahan KPU RI yang mendorong KPU daerah untuk menciptakan maskot dan jingle baik melalui penunjukan langsung atau lewat perlombaan .
“Kami memutuskan mengunakan mekanisme lomba yang secara tidak langsung bisa mewadahi partisipasi masyarakat luas untuk berkontribusi menciptakan jingle dan maskot,” ucapnya.
Menurutnya, sayembara itu diikuti oleh 67 peserta cipta maskot dan 24 peserta cipta jingle. Sejumlah juri dari berbagai kalangan kompeten juga dilibatkan dalam sayembara itu.
“Kami libatkan juri dari pakar baik akademis, sosiolog, budayawan, asosiasi konten kreator hingga tokoh masyarakat,” tandasnya.
Setelah melalui penjurian sekitar 2 pekan, KPU juga menggelar penganugerahan para pemenang Cipta Maskot dan Jingle itu di Hotel Aliante Kota Malang pada 8 Juni 2024.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























