Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kota Batu Buka Gong ICCF 2025, Pantik Semangat Status Kota Gastronomi UNESCO

Redaksi by Redaksi
November 7, 2025 7:03 am
in Advertorial
ICCF 2025 menjadi pemantik semangat Kota Batu mengejar status Kota Gastronomi UNESCO. Foto: Azmy

ICCF 2025 menjadi pemantik semangat Kota Batu mengejar status Kota Gastronomi UNESCO. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kota Batu, Jawa Timur membuka gong awal pembukaan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025. Pembukaan digelar secara spesial di Taman Rekreasi Selecta pada Kamis (6/11/2025) malam. Momen itu menjadi pemantik semangat Kota Batu mendapatkan status Kota Grastonomi UNESCO.

ICCF merupakan agenda festival tahunan yang digagas oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk merayakan dan memperkuat jaringan kota dan kabupaten kreatif di seluruh Indonesia. IICF menjadi wadah ide, inovasi dan kolaborasi antar kota khususnya dalam aspek ekonomi kreatif.

READ ALSO

Pegadaian Malang Catat 2 Ribu Nasabah Baru Cicil Emas 2026

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

ICCF 2025 kali ini diikuti sebanyak 260 kontingen kota/kabupaten kreatif di Indonesia. Momen ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi dalam merumuskan langkah kerja bersama untuk membangun ekosistem kota kreatif.

Pembukaan ICCF 2025. Foto: Azmy
Pembukaan ICCF 2025. Foto: Azmy

Baca Juga: Pemuda di Kota Batu Tewas Gantung Diri Gunakan Syal Arema, Polisi Lakukan Olah TKP

Spesialnya lagi, ICCF 2025 kali ini dihelat secara maraton lintas kota di Malang Raya (Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang) pada 6 hingga 9 November 2025. Agenda ini merupakan bagian dari kelanjutan dari road map ICCN yang fokus pada kolaborasi.

Wali Kota Batu Nurochman menjelaskan jika ICCF 2025 menjadi perwujudan nyata ikrar 3 kepala daerah untuk mengintegrasikan pembangunan daerah sejak jauh-jauh hari. Tema ICCF 2025 kali ini juga mengikuti spirit itu, yakni ‘Nusantaraya Senyawa Malang Raya’.

Wali Kota Nurochman saat memberikan sambutan pembukaan ICCF 2025. Foto: Azmy
Wali Kota Nurochman saat memberikan sambutan pembukaan ICCF 2025. Foto: Azmy

“Tema ini menandai persenyawaan gagasan dan kolaborasi kreatif antara Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang, sebagai jantung gerakan kota kreatif di Indonesia,” ungkapnya.

Cak Nur, sapaan akrabnya, meyakini pertemuan hari ini akan menjadi semangat dan kekuatan baru bahwa Kota Batu yang merupakan kota kecil juga bisa menjadi besar. “Kreativitas adalah kekuatan yang menyatukan nusantara melalui budaya, kolaborasi dan inovasi,” jelasnya.

Cak Nur mengaku bangga Kota Batu khususnya Taman Rekreasi Selecta ditunjuk menjadi pintu gerbang ICCF 2025. Destinasi wisata ini, kata dia tak hanya legendaris, tapi juga mewariskan nilai-nilai pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan yang masih eksis hingga kini.

Baca Juga: Uji Coba E-Parkir Alun-Alun Kota Batu Ditargetkan Mulai Desember 2025

”Selecta menjadi satu-satunya tempat wisata di Indonesia yang sahamnya dimiliki secara kolektif oleh masyarakat. Meski begitu, mereka tetap kreatif dan adaptif sehingga tetap eksis hingga saat ini dan menjadi identitas Kota Batu. Jadi, hal seperti inilah yang harus kita suarakan lebih luas,” ujarnya.

Apel dan Tempe Jadi Senjata Utama Kejar Status Kota Gastronomi

Selain menjadi saksi sinergi lokal, ICCF 2025 juga menjadi panggung bagi Kota Batu mewujudkan ambisinya meraih predikat Kota Gastronomi Dunia (Gastronomy City) UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Potensi gastronomi yang dibidik ada dua, yakni Apel dan Tempe Menjes.

IICF 2025 sebagai wadah kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif daerah antar kota krearif di Indonesia. Foto: Azmy
IICF 2025 sebagai wadah kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif daerah antar kota krearif di Indonesia. Foto: Azmy

Ketua Umum ICCN TB Fiki C. Satari menuturkan optimistis terhadap potensi tersebut. Menurut dia, apel dan tempe menjes sudah menjadi bagian yang mendarah-daging dalam lanskap kebudayaan hingga termasuk perekonomian Kota Batu.

”Keduanya juga bahkan sudah mendapat perhatian dari subsektor kreatif lain, seperti film ‘Serdadu Apel Emas’ dan masih banyak lagi. Jadi narasinya ini sudah kuat, saya yakin predikat UNESCO itu bisa diraih. Maka dari itu, untuk menuju ke sana perlu penguatan kolaborasi seluruh elemen,” kata Fiki.

Meski begitu, lanjut Fiki, perjuangan menuju ke sana juga perlu digenjot lebih. Kota Batu disebut harus bersaing dengan Kota Padang yang juga maju di kategori gastronomi. Nantinya, hasil keputusan ini akan diseleksi Kementerian Ekonomi Kreatif dan KNIU (Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO).

Fiki melanjutkan dalam proses pengajuan status itu ke UNESCO, kedua potensi kekayaan lokal ini selain khas juga sudah terbukti memberdayakan rakyat. Agenda Creative Tour di hari pertama ICCF secara spesifik menyoroti potensi keduanya.

Paling menarik selain Petik Apel, Kampung Tempe juga dijagokan bakal menjadi senjata utama Kota Batu dalam meraih predikat tersebut. Fiki menyebut jika Kementerian Kebudayaan sedang mendorong Tempe menjadi Warisan Tak Benda Dunia.

Jadi, secara khusus, Kota Batu akan menarasikan keunggulan tempe menjes atau tempe kacang, yang bahan bakunya (kacang) merupakan hasil bumi lokal petani. Ini dinilai penting karena hampir mayoritas pasokan kedelai di Indonesia masih impor.

Sebab itu, strategi utama yang harus disiapkan oleh Kota Batu dalam waktu dekat adalah menjahit seluruh potensi tersebut dengan narasi kolaborasi lintas sektor hingga menjadi solusi permasalahan kota.

”Untuk meraih itu, kita harus bisa menggambarkan bagaimana gastronomi ini betul-betul menjadi solusi permasalahan kota, solusi lapangan pekerjaan atau solusi dari isu-isu sosial yang ada di Kota Batu,” jelas dia.

Sebagai informasi, total ada 12 agenda utama yang telah disusun, termasuk 45 agenda creative tour di berbagai destinasi di Kota Batu pada hari pertama ICCF 2025. Mulai Wisata Petik Apel, Kampung Tempe, Pabrik Apel hingga berbagai pertunjukan seni budaya lokal.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: ekonomi kreatifICCF 2025kampung tempekota batuselectasenyawa malang rayaUNESCO

Related Posts

Pegadaian Malang Catat 2 Ribu Nasabah Baru Cicil Emas 2026
Advertorial

Pegadaian Malang Catat 2 Ribu Nasabah Baru Cicil Emas 2026

Jumat, 16 Okt 2026
Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf tegaskan digitalisasi Bansos perkuat akurasi dan transparansi. Foto/dok
Advertorial

Digitalisasi Bansos Diperkuat, Masyarakat Bisa Ikut Mengawasi Data Penerima

Jumat, 16 Okt 2026
Bansos PKH dan BPNT Kini Bisa Diakses Melalui Koperasi Merah Putih
Advertorial

Bansos PKH dan BPNT Kini Bisa Diakses Melalui Koperasi Merah Putih

Jumat, 16 Okt 2026
Koperasi Merah Putih Sidorejo Disiapkan Jadi Akses Kebutuhan Pokok dan Bansos
Advertorial

Koperasi Merah Putih Sidorejo Disiapkan Jadi Akses Kebutuhan Pokok dan Bansos

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Unisma masuk peringkat tinggi QS Asia University Rankings 2026. Foto: Dok.

Unisma Tembus Peringkat 1101-1200 Asia dan 173 di Asia Tenggara QS Asia University Rankings 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.