Malang – Misteri hilangnya Ponimah (42), warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap tragis. Polisi menemukan jasadnya terkubur di kebun tebu wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, dengan kondisi sebagian tubuh hangus terbakar.
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Ponimah telah tewas lima hari sebelum ditemukan. Ia dibunuh oleh suami sirinya sendiri, berinisial FA (54), warga Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.
“Saat ditemukan, jenazah sudah berusia sekitar lima hari,” ujar KBO Satreskrim Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara, kepada awak media, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga: Mayat Perempuan Terbakar Ditemukan Terkubur di Kebun Tebu Gedangan, Malang
Motif Pembunuhan: Cekcok Rumah Tangga
Menurut keterangan tersangka, pembunuhan berawal dari pertengkaran yang tak kunjung usai antara keduanya. Dalam kondisi emosi, FA memukuli korban dengan benda tumpul hingga meninggal dunia. Tak berhenti di situ, ia membakar jasad korban lalu membawanya menggunakan truk ke Gedangan untuk dikubur di kebun tebu.
“Masih kami dalami apakah tersangka hanya berniat menganiaya atau memang ada niatan membunuh,” tambah Dicka.
FA ditangkap pada Selasa (13/10/2025) di rumahnya tanpa perlawanan. Polisi kini menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.
Penemuan Jasad Bermula dari Kecurigaan Warga
Kasus ini terungkap setelah warga Desa Sumberejo curiga dengan gundukan tanah tak biasa di kebun tebu. Ketika dibongkar, warga menemukan jasad perempuan dengan luka bakar di bagian tubuhnya.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan forensik, korban diketahui adalah Ponimah, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (8/10/2025).
Polisi kemudian melakukan penyelidikan intensif, termasuk melacak rekaman CCTV di sekitar lokasi dan jejak kendaraan yang digunakan tersangka. Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat truk warna kuning milik tersangka melintas. Polisi kemudian menangkap tersangka di rumahnya.
Baca juga: Pria Bertato Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Brantas, Diduga Korban Pembunuhan
Polisi Masih Dalami Kemungkinan Motif Lain
Selain karena pertengkaran, penyidik Polres Malang kini juga mendalami motif ekonomi dan kecemburuan yang mungkin melatarbelakangi pembunuhan sadis ini. Barang bukti berupa benda tumpul, pakaian korban, dan truk pengangkut jasad telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























