Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung semarak perhelatan akbar Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 7-8 Februari 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur.
Salah satu aksi nyata itu adalah pengerahan ‘Pasukan Semut’ yang akan bertugas memastikan kebersihan venue di Stadion Gajayana Malang tetap terjaga selama dan setelah acara berlangsung.
Pasukan semut ini merupakan barisan relawan yang terdiri dari para mahasiswa Unisma. Tugas utama mereka adalah menjadi garda terdepan dalam menjaga estetika dan kebersihan lingkungan stadion setelah ribuan jemaah memadati lokasi kegiatan.
Baca Juga: Rakerpim UNISMA 2026 Perkokoh Kampus Berdampak Menuju World Class University
Dalam pelaksanaannya, tim ini tidak bekerja sendirian. Mereka berada di bawah komando teknis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dan akan bersinergi dengan anggota Pramuka dari LP Ma’arif.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D, menjelaskan total ‘Pasukan Semut’ yang diterjunkan mencapai 750 orang. Partisipasi ini bersifat sukarela, mengingat mayoritas mahasiswa Unisma saat ini memang sudah menetap di wilayah Malang Raya.
“Dukungan kami bersifat menyeluruh. Sejak awal kick-off hingga rangkaian pembukaan, semuanya telah berlangsung di Unisma. Kami memastikan agenda penutupan nanti menjadi momen yang berkesan bagi seluruh warga Nahdliyin,” ujar Prof. Junaidi, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Rayakan Harlah 1 Abad NU, Unisma Gratiskan Pendaftaran dan Beri Potongan UKT Calon Mahasiswa
Selain pengerahan pasukan kebersihan, Prof. Jun membeberkan jika kampus NU tersebut telah menyiapkan 5 agenda kontribusi strategis demi kelancaran agenda nasional ini:
1. Distribusi Naskah Istighosah
Unisma menyiapkan sebanyak 30.000 salinan teks istighosah yang akan dibagikan kepada para jemaah agar pelaksanaan doa bersama berjalan khidmat.
2. Tim Paduan Suara
Mahasiswa dan akademisi Unisma akan mengambil peran penting sebagai tim paduan suara serta komando dalam menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars ikonik NU, Ya Lal Wathan.
3. Layanan Kesehatan Terpadu
Dukungan medis diberikan secara maksimal dengan menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) dari Fakultas Kedokteran Unisma serta dokter-dokter dari RSI Unisma, termasuk keterlibatan para alumni. Mereka akan bersiaga memberikan medical treatment di lapangan bagi peserta yang membutuhkan.
4. Manajemen Kebersihan Pasca-Acara
Fokus pada pengembalian kondisi kebersihan Kota Malang segera setelah rangkaian acara Mujahadah Kubro berakhir.
5. Fasilitas Parkir Luas
Untuk mengantisipasi kemacetan di area Dinoyo dan sekitar stadion, Unisma menyediakan lahan parkir di dalam area kampus yang sanggup menampung hingga 60 bus besar.
Di momen bersejarah itu, Unisma juga memberikan kado istimewa berupa promo pendaftaran bagi calon mahasiswa baru yang hanya berlaku selama dua hari (7-8 Februari 2026).
Prof. Jun mengatakan akan memberikan promo gratis biaya pendaftaran sebesar Rp300.000 bagi setiap pendaftar. Nantinya, segala macam informasi ini bisa didapat di gerai atau booth informasi di beberapa titik strategis di sekitar lokasi acara.
”Kami juga memberikan potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1.926.000, sebuah angka simbolis yang merujuk pada tahun kelahiran Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Langkah Unisma ini bukan sekadar mengejar target pendaftar, melainkan bentuk pelayanan dan fasilitas untuk turut memeriahkan syukuran satu abad berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























