Klaster Individu Mendominasi Pertambahan Kasus COVID-19 di Kota Malang

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif. (Foto Azmy)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif. (Foto Azmy)

MALANG – Dalam beberapa pekan terakhir angka kasus COVID-19 justru mengalami pertambahan secara signifikan. Jika di bulan sebelumnya, angka kasus harian hanya berkisar 2-4 kasus (fluktuatif), kini tiba-tiba ada lonjakan sampai 12 kasus harian.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif. Bahwa pertambahan ini dilihat dari tingkat keterisian bed di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada.

”Artinya kasus harian itu masih adam hanya saja dalam sepekan terakhir terjadi fluktuatif. Kadang 2 kasus, tapi juga tiba-tiba naik 12. Fluktuatif,” kata dia dihubungi, Jumat (30/4/2021).

Seperti di Rumah Safe House Jalan Kawi misalnya, dari yang biasanya 30-40 bed kini sudah terisi 79 bed lagi. Lalu, di RSUD Kota Malang, dari total 49 bed yang ada, biasanya diisi 12-15 pasien per hari, sekarang sudah tembus 20 pasien per hari.

“Di RS lain rata-rata ada kenaikan dari 33,6 persen naik 45 persen,” paparnya.

Husnul menjelaskan, saat ini model penularan sudah tak lagi terletak di lingkup atau klaster keluarga. Melainkan dari klaster individu. Artinya, paparan virus ini kini hanya dialami individu atau perorangan.

”Saya lihat klaster keluarga sudah hampir tidak ada. Sudah tidak ada klaster keluarga, tapi sekarang individu,” ungkapnya,

Sebab itu, Husnul mengimbau masyarakat agar terus waspada dan membatasi mobilitas diri dan menerapkan protokol COVID-19 dengan ketat dan disiplin. Kesadaran itu perlu ditingkatkan, apalagi setelah ini lebaran tiba.

”Pasar, pusat-pusat perbelanjaan juga sudah mulai buka. Setelah ini lebaran. Saya kira, masyarakat harus tetap disiplin prokes dan kalau bisa stay at home masih adalah jurus paling efektif,” kata pria yang juga menjabat Direktur RSUD Kota Malang ini.

Baca Juga  Pedagang Rokok di Terminal Arjosari Tetap Semangat Meski Sepi Penumpang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *