Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Kisah Sempol Malang, Kudapan Kaki Lima yang Tetap Favorit Hingga Kini

Redaksi by Redaksi
Oktober 14, 2022 6:30 am
in Kuliner
Sempol Malang

Sempol-Malang. Foto/Instagram @kulinerhalalmalang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, tugumalang.id — Sempol Malang pasti tak asing lagi di lidah masyarakat Malang. Namun tahukah Anda bagaimana awal mula Sempol hingga kini tetap jadi favorit semua orang.

Bicara tentang jajanan Malang memang tak aka nada habisnya. Sebagai kota wisata dan pendidikan, peradaban kuliner di Malang juga terus berkembang dan makin variatif. Soal jajanan sempol Malang misalnya, siapa yang mengira kudapan ini akan laris manis hingga saat ini.

READ ALSO

Perbedaan Matcha dan Green Tea, Ketahui Proses Pengolahan hingga Kandungan Nutrisinya

Gurih Sedap, 3 Kuliner Nasi Liwet di Malang yang Rasanya Bikin Nagih

Sempol memang mulai hits di awal tahun 2016-an. Di sudut-sudut kota Malang mulai bermunculan penjual sempol yang menjajakan makanan ringan seharga 500-1000 rupiah per tusuknya. Harga yang cukup murah dan tak akan menguras kantong untuk jajanan mengenyangkan.

Sejarah Sempol, Opini Tentang Desa Sempol dan Pak Man

Tak ada catatan sejarah yang pasti tentang kapan dan darimana sempol muncul. Namun beberapa cerita menyebutkan jika nama sempol berasal dari salah satu desa di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, yaitu Desa Sempol. Desa dengan nama sempol ini memang ada dan berjarak 19 Km dari Kepanjen. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Opini tentang keindetikan nama desa ini juga diimbuhi dengan cerita bahwa pencetus sempol Malang ialah seorang pedagang bernama Pak Man. Kisah yang ditulis seorang blogger bernama Winda Carmelita, kemudian seakan diamini dan direplikasi banyak media lokal.

Diceritakan, sempol berawal dari keinginan Pak Man membuat jajanan unik dengan cara mengepalkan adonan campuran daging pada tusuk sate. Kepalan itu lalu direbus layaknya pentol hingga matang. Saat pembeli datang, tinggal mencelupkan sempol ke adonan telur dan digoreng dalam minyak panas.

Kreasi unik yang telah ada sejak 2014 itu lalu dibawa oleh Pak Man ke kota. Variasi sempol pun makin berkembang ketika jajanannya disukai masyarakat. Bahkan sempol sempat divariasikan dengan nama pentol korea untuk menyasar anak muda yang banyak menggandrungi sinema korea.

Sempol Malang berkembang dengan pesat di jalanan dapat menjadi salah satu pilihan streetfood yang ada. Fenomena sempol mirip dengan munculnya food truck di Amerika. Setelah muncul di era 1800-an di sekitar Texas, food truck lalu menjamur di kota-kota besar.

Lapar? Coba Mampir Ke Penjual Sempol Malang Terdekat

Sempol memang sangat cocok menemai Anda saat jeda dan menikmati waktu luang. Jika ingin membeli sempol, tak akan sulit mencari pedagang sempol Malang. Penjaja sempol kebanyakan menyasar ruang-ruang pendidikan di Kota Malang.

Mulai dari kampus hingga gang depan sekolah dasar biasanya berderet para penjual jajanan, termasuk sempol. Jika menuliskan sempol di google maps, Anda akan menemukan 20 pedagang yang terdaftar. Namun pastinya jumlah sesungguhnya di jalanan jauh lebih banyak dari itu.

Resep Sempol Malang yang Mudah

Jika Anda ingin berkreasi dan coba membuat sendiri sempol Malang di rumah, berikut ini salah satu resep sempol ayam agar tidak keras dan mudah untuk dicoba. Bukan hanya akan membuat buah hati senang dan kerasan di rumah, tapi juga dapat dijadikan salah satu ide bisnis yang potensial.

Bahan utama sempol Malang ialah daging ayam. Campurkan 250 gram fillet daging ayam dengan telur, bawang putih, bawang goreng, dan air menggunakan food processor. Lalu tambahkan 1,5 sendok teh gula, garam dan merica secukupnya.

Selanjutnya masukkan masing-masing 100 gram tepung tapioka dan terigu. Adonan pun siap dikepal pada tusuk sate dan direbus hingga mengapung. Sempol Malang yang telah matang, dapat Anda simpan sebagai frozen food atau langsung digoreng dengan minyak panas.

Selain menjadi jajanan ringan yang enak dan gurih, kandungan gizi sempol ayam juga dapat membantu asupan protein dalam tubuh. Amallia Puspitasari dalam artikel akademik berjudul Alternatif Produk Pangan Anak Jenis Sempol Berzat Besi (2018) menyajikan alternatif pembuatan sempol yang lebih bergizi.

Dengan penambahan beberapa sayuran kaya zat besi seperti bayam atau kelor dapat meningkatkan penyerapa zat besi dalam tubuh. Zat besi akan melengkapi kandungan protein hewani, vitamin C, vitamin A, dan zat gizi mikro lainnya.

Penulis: Imam A.Hanifah
editor: jatmiko

Tags: kudapan malangkuliner malangsempol malang

Related Posts

matcha dan green tea
Kuliner

Perbedaan Matcha dan Green Tea, Ketahui Proses Pengolahan hingga Kandungan Nutrisinya

Jumat, 3 Jul 2026
Rekomendasi 3 nasi liwet di Malang yang wajib dicoba untuk merasakan cita rasa khas kuliner Nusantara. /Foto: Pinterest/Damian De
Kuliner

Gurih Sedap, 3 Kuliner Nasi Liwet di Malang yang Rasanya Bikin Nagih

Rabu, 1 Jul 2026
Ayam lodho di Kota Malang
Kuliner

4 Rekomendasi Ayam Lodho di Malang yang Gurih Pedas dan Wajib Dicoba

Minggu, 28 Jun 2026
Tempat makan
Kuliner

7 Tempat Makan Legendaris di Pasar Besar Malang, Bertahan Puluhan Tahun

Sabtu, 27 Jun 2026
Cafe vintage di Malang
Kuliner

Rekomendasi 4 Cafe Vintage di Malang, Nongkrong Bernuansa Tempo Dulu

Jumat, 26 Jun 2026
Rekomendasi ayam goreng di Malang yang cita rasanya sudah melegenda dan wajib dicoba oleh para pecinta kuliner. /Foto: Pinterest/Sarieayu
Kuliner

Rekomendasi Ayam Goreng di Malang yang Gurihnya Bikin Nagih

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
Mendol malang

Mendol Malang, Kuliner Khas yang Bikin Ketagihan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.