Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Kisah Prof. Fadil: Dari Khadam Kiai hingga Menjadi Guru Besar UIN Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 4, 2025 11:13 am
in Insight
KHadam Kiai yang jadi Guru Besar UIN Malang

Kisah Prof. Fadil, khadam kiai di Pondok yang kini menjadi Guru Besar UIN Malang. /Foto: Dok.Pribadi for Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

MALANG, Tugumalang.id – Takdir adalah jalan penuh kejutan yang kerap tak terduga. Begitulah perjalanan hidup Prof. Dr. H. Fadil, M.Ag., Guru Besar Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). Dari santri biasa sekaligus khadam kiai, Prof. Fadil menapaki jalan panjang hingga mencapai puncak karier sebagai akademisi ternama.

Saat ditemui Tugumalang.id, pria kelahiran Sumenep, 20 Juni 1965 ini menyambut dengan hangat dan penuh ketulusan. Ceritanya bukan sekadar perjalanan pendidikan, melainkan kisah hidup yang sarat pelajaran tentang keikhlasan, perjuangan, dan pentingnya pendidikan.

Tumbuh di Keluarga Pedagang, Besar dengan Semangat Belajar

Meski lahir di Sumenep, Prof. Fadil menghabiskan masa kecilnya di Sukowono, Jember. Ia tumbuh di tengah keluarga pedagang. Ayahnya bernama H. Su’ud bin Amin bin Ja’far, dan ibunya, Siti Hasanah binti Rowi.

Kendati hidup dalam lingkungan niaga, kedua orang tuanya sangat menekankan pentingnya pendidikan. Fadil kecil memulai sekolah di TK Pesantren Nurul Qornain, kemudian pindah ke TK Darul Ulum Sukowono, yang dikelola kerabatnya dan kini berkembang menjadi pesantren. Ia melanjutkan pendidikan di SDN 1 Sukorejo hingga kelas 4, lalu melanjutkan ke Pondok Pesantren Nurul Islam Sumenep.

Di pesantren inilah karakter dan ketekunan Prof. Fadil terbentuk. Ia menyelesaikan pendidikan di MI Tarbiyatul Athfal (1978), MTs Nurul Islam (1981), dan MA Nurul Islam (1984). Tak hanya belajar ilmu agama, ia juga mengabdi sebagai khadam—membantu kebutuhan sehari-hari kiai dan keluarganya.

Baca juga: Dua Guru Besar UIN Malang Bidang Ilmu Studi Islam dan Ilmu Bahasa Arab Dikukuhkan

Belajar Ikhlas dari Menjadi Khadam

Menjadi khadam adalah fase penting dalam hidup Prof. Fadil. Ia belajar arti pengabdian dari aktivitas sederhana seperti menyeduh kopi untuk tamu kiai, hingga berbelanja ke pasar menggantikan santri putri.

“Karena santri putri tidak boleh keluar, saya yang ke pasar. Dari situlah saya belajar tulus dan ikhlas. Itu bekal penting dalam hidup saya,” kenangnya.

Pengabdian ini turut membentuk karakter kepemimpinannya kelak. Setelah lulus MA, ia ditunjuk sebagai guru di MI dan MTs Nurul Islam. Ia juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik MA Nurul Islam angkatan pertama.

Prof. Fadil bersama keluarga
Prof. Fadil bersama keluarga./Foto: Dok.Pribadi for Tugumalang.id.

Kuliah dengan Beasiswa Supersemar dan Jadi yang Pertama

Setelah lulus dari pesantren, Prof. Fadil melanjutkan studi ke IAIN Sunan Ampel Surabaya (sekarang UIN Sunan Ampel) di Fakultas Adab. Ia tercatat sebagai satu-satunya anggota keluarganya yang kuliah, saat sebagian besar saudara memilih jalan menjadi pengusaha.

“Saya kuliah tanpa ada panutan, baik di keluarga maupun pondok. Saya benar-benar menapaki sendiri,” ujarnya.

Di bangku kuliah, Prof. Fadil aktif dalam organisasi mahasiswa, termasuk organisasi penerima Beasiswa Supersemar. Aktivitas organisasi ini memperluas wawasannya, mempertemukannya dengan banyak mahasiswa lintas fakultas, dan menguatkan jalannya sebagai akademisi.

Baca juga: Halal Bi Halal FITK UIN Malang: Tambah Guru Besar, Targetkan Internasionalisasi Kampus

Terinspirasi oleh Gus Dur, Buya Hamka, dan Nurcholish Madjid

Kecintaan Prof. Fadil terhadap dunia intelektual dipengaruhi oleh tokoh-tokoh besar seperti Buya Hamka, Gus Dur, dan Nurcholish Madjid. Ketiganya menginspirasi Prof. Fadil untuk memilih jurusan Adab yang menurutnya saat itu “tidak terlalu marketable”, tetapi penuh nilai idealisme.

“Waktu di pesantren, saya membaca karya-karya Buya Hamka, lalu kenal pemikiran Cak Nur dan Gus Dur. Itu yang membentuk minat saya ke Fakultas Adab,” ujarnya.

Takdir Menjadi Dosen

Lulus S1 pada 1990, Prof. Fadil mengabdi di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo. Setahun kemudian, takdir menuntunnya untuk ikut seleksi dosen di IAIN Sunan Ampel. Ia lulus sebagai satu-satunya peserta dan ditempatkan di cabang Malang, yang kini menjadi UIN Malang.

“Saya satu-satunya yang diterima karena hanya ada satu formasi. IPK saya 2,99, termasuk tertinggi saat itu,” ungkapnya.

Pada 1994, ia melanjutkan studi Magister (S2) dengan beasiswa dari Kemenag, dan di tahun yang sama bertemu jodohnya, Umi Faridah, yang dikenalnya saat mengajar di Nurul Jadid.

Konsisten Mengabdi di Dunia Akademik

Selama berkarier di UIN Malang, Prof. Fadil banyak dipercaya menduduki posisi penting, antara lain:

  • Sekretaris Jurusan Syariah

  • Kaprodi Ahwal al-Syakhshiyyah

  • Ketua Jurusan Syariah

  • Pj Dekan Fakultas Syariah UIIS (Universitas Islam Indonesia-Sudan)

  • Wakil Dekan II

  • Sekretaris Magister Ahwal al-Syakhshiyyah

  • Kaprodi S2 Ahwal al-Syakhshiyyah

Meski menduduki banyak jabatan, Prof. Fadil mengaku tak pernah berambisi. “Bagi saya, menjadi dosen saja sudah di luar bayangan. Itu sudah lebih dari cukup,” katanya.

Ia juga aktif menulis, meneliti, hingga terlibat dalam forum akademik tingkat nasional dan internasional. Puncaknya, pada Maret 2025, ia resmi menerima SK Guru Besar dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.

Anak sebagai Investasi Masa Depan

Bagi Prof. Fadil, investasi terbaik bukan pada materi, melainkan pada pendidikan anak-anaknya. Ketiga putra-putrinya kini menempuh pendidikan tinggi di lembaga ternama:

  • M. Nabil Satria Faradis: S3 di Cambridge University, Inggris

  • M. Agil Wijaya Faradis: Pendidikan Profesi Dokter di FK UB, dan akan lanjut ke King’s College London

  • Najma Elia Faradis: Segera lulus dari MAN 2 Kota Malang, bercita-cita masuk Arsitektur ITB

“Anak adalah investasi terbaik. Meski biayanya besar, saya anggap itu sebagai konsekuensi dari pilihan,” ucapnya.

Kesederhanaan tetap menjadi nilai utama dalam mendidik anak. Prof. Fadil mengaku harus pandai mengelola keuangan agar pendidikan anak tidak terhambat.

Guru Besar sebagai Amanah

Kini, menyandang gelar Guru Besar bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebahagiaan bagi keluarga dan almamaternya.

“Saya menyadari dengan menjadi guru besar yang senang bukan hanya saya sendiri, tetapi orang tua, istri, anak-anak, keluarga, terutama tempat saya bersekolah dulu. Kini lebih bersemangat dan berusaha maksimal untuk selalu menabur kebaikan,” tutup Prof. Fadil.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: Guru Besar UIN MalangKisah inspiratifProf FadilUIN MalangUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
Batam Autism Conference 2025

Sambut Batam Autism Conference 2025, PSLC Gelar Webinar Series Gratis dan Edukatif

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.