Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

KH Marzuki Mustamar Tekankan Pentingnya Tabayun dalam Penyelesaian Masalah

Redaksi by Redaksi
Januari 4, 2024 12:03 pm
in News
KH Marzuki Mustamar dalam acara Hormat Sang Guru (Tangkapan layar)

KH Marzuki Mustamar dalam acara Hormat Sang Guru (Tangkapan layar)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – KH Marzuki Mustamar menyampaikan pesan pentingnya tabayun untuk menyelesaikan masalah. Hal itu disampaikan dalam acara ‘Hormat Sang Guru’, yang diinisiasi para alumni dan santri Ponpes Sabilurrosyad Gasek Malang di Cemara Ballroom, Singosari, Malang pada Rabu (3/1/2024) malam.

Acara Hormat Sang Guru itu didedikasikan para alumni dan santri, pasca PBNU memberhentikan  KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Dalam kesempatannya, KH Marzuki menyampaikan bahwa pihaknya menghormati keputusan PBNU yang memberhentikannya. Namun dia mengatakan bahwa di dalam surat pemberhentiannya tak diterangkan apa kesalahannya.

“Sebagai keputusan organisasi, kami menghormati keputusan itu. Tapi karena tak disebutkan kesalahan saya apa, hanya disebutkan atas usulan Suriah Jatim maka saya juga tak bisa komentar apa apa tentang pemberhentian itu. Karena tidak ada tulisan menyebut kesalahan apa apa,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Pesan KH Marzuki Mustamar untuk Nahdliyin Jika Dicopot Sebagai Ketua PWNU Jatim

Dia menyampaikan bahwa siapapun yang tak perlu membesarkan persoalan ini. Kecuali mendoakan agar NU lebih besar, NU tetap rukun, antara NU dan Muhammadiyah rukun.

Dia juga menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus NU di tingkat terbawah agar selalu mengedepankan tabayun ketika ada persoalan. Melalui tabayun, fakta fakta informasi akan semakin terang benderang.

“Saya minta siapapun yang jadi pengurus NU sampai ranting atau level apapun, kalau ada masalah kalau bisa duduk bersama, dikonfirmasi, klarifikasi, kumpulkan bukti selengkap lengkapnya. Perintah Al Quran juga gitu, tabayun,” tuturnya.

“Jangan sampai menyesal, terlanjur divonis ternyata tidak salah, tidak divonis ternyata salah. Maka tabayun itu penting,” lanjutnya.

KH Marzuki MustamarMenurutnya, tabayun juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Hal ini menurutnya penting sebelum memutuskan sesuatu.

“Ke depan kalau bisa kalau ada laporan dari siapapun, terlapor dipanggil agar dapat informasi secara berimbang,” ujarnya.

“Anda nanti kalau punya anak cucu, kadang ada anak yang lapor gini gini. Jangan sampai langsung divonis, harus dipanggil bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatannya, KH Marzuki juga membongkar ilmu kenalaran dari Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid, Presiden RI keempat. Dia menyampaikan, Gus Dur pernah bertanya apa bukti kehebatan ulama nusantara.

Ternyata, kata Gus Dur, kehebatan ulama nusantara adalah tetap menjaga dan tak merusak peninggalan Budha maupun Hindu meski telah menang berdakwah hingga membuat nusantara mayoritas beragama muslim.

Baca Juga: KH Marzuki Mustamar Bantah Dukung Salah Satu Capres 2024

Dikatakan, candi candi bersejarah seperti Candi Badut, Candi Singosari, Candi Prambanan, Candi Penataran hingga Candi Borobudur tetap utuh meski berada di tengah tengah masyarakat muslim.

“Ternyata Gusdur membuka nalar yang luar biasa. Pertama, pendeta pendeta Hindu yang kehilangan umat karena ikut Wali 9 tentu kecewanya luar biasa. Maka jangan menambahi luka mereka. Dengan menjaga peninggalan Hindu Budha itu lumayan sangat mengobati kekecewaan mereka,” bebernya.

“Kedua, dengan komitmen menjaga dan tidak merusak candi candi itu, ternyata ada timbal balik luar biasa dari warga Hindu di Bali. Tanpa diminta, pecalang pecalang di Bali mau menjaga makam Wali 7 di Bali,” imbuhnya.

Ulama ulama nusantara kata Gus Dur telah mengajarkan bahwa saling menghormati sesama adalah kunci kerukunan dan kedamaian. Dikatakan, saat ini Candi Borobudur penjaganya mayoritas merupakan muslim. Sementara makam Wali 7 di Bali penjaganya juga umat Hindu.

“Semoga kita bisa belajar dari Gus Dur. Kalau orang non muslim aja tidak disakiti hatinya, masak sesama muslim menyakiti hati,” tandasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: KH Marzuki MustamarpbnuPonpes Sabilurrosyad Gasek MalangPWNU JatimTabayun

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Kerja sama Bapenda Kota Malang dan PLN UP3 Malang

Bapenda Kota Malang Gandeng PT PLN (Persero) UP3 Malang untuk Tingkatkan Pelayanan dan PAD

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.