SURABAYA – Ketua PW Ansor Jawa Timur, H Musyaffa Syafril, menilai langkah Chatour Travel dalam menyikapi kenaikan biaya umroh layak diapresiasi. Kebijakan yang memberikan dua opsi kepada jamaah, yakni menambah biaya keberangkatan atau menerima refund pendaftaran 100 persen, dinilai menunjukkan transparansi dan profesionalisme biro perjalanan.
Sebelumnya, Chatour Travel mengumumkan adanya penyesuaian harga paket umroh akibat kenaikan harga avtur pesawat serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap biaya operasional perjalanan ibadah umroh.
Baca juga: Standar Global! Chatour Travel Resmi Raih Akreditasi IATA 2026 sebagai Biro Perjalanan Umrah Terpercaya
Transparansi Dinilai Jadi Bentuk Profesionalisme
Menanggapi hal itu, Musyaffa menyebut keputusan Chatour Travel sebagai langkah tepat karena tetap memberikan ruang pilihan kepada jamaah tanpa adanya unsur paksaan.
“Langkah Chatour Travel sudah sangat benar untuk transparansi. Agar jamaah ada pilihan juga dan tidak ada paksaan, ini langkah yang tepat dan wujud dari kredibilitas serta profesionalisme,” kata Musyaffa, Minggu (10/5/2026).
Ia menilai, keterbukaan dalam menyampaikan kondisi biaya kepada jamaah menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap biro perjalanan umroh.
Menurutnya, di tengah dinamika industri umroh saat ini, sikap transparan menjadi nilai penting yang harus dijaga setiap penyelenggara perjalanan ibadah.
Jawa Timur Disebut Pasar Besar Industri Umroh
Musyaffa menjelaskan, Jawa Timur merupakan salah satu pasar terbesar layanan umroh di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umroh, terdapat sekitar 250 ribu jamaah umroh dari Jawa Timur setiap tahunnya.
Besarnya jumlah jamaah tersebut, kata dia, tidak lepas dari dominasi warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur yang menjadi basis utama pengguna layanan haji dan umroh.
“Mayoritas warga Jawa Timur adalah warga NU. Jadi customer haji dan umroh itu adalah warga NU, apalagi di Jatim. Semakin banyak travel yang kredibel dan profesional seperti Chatour, akan semakin bagus bagi warga NU, karena kami adalah customer terbesar di industri ini,” ujarnya.
Baca juga: Mempunyai DNA Pemenang dan Inovator, Menjadi Penyebab Chatour Travel Unggul Dibidangnya
Ia berharap ke depan semakin banyak biro perjalanan umroh yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta tidak memanfaatkan posisi jamaah di tengah perubahan biaya perjalanan.
“Saya berharap semakin banyak travel yang seperti Chatour Travel. Karena semakin banyak travel berkualitas, maka ini bagus bagi warga NU sebagai customer paling besar di bidang ini,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Chatour Travel memberikan dua opsi kepada jamaah terdampak kenaikan harga paket umroh, yakni penyesuaian biaya keberangkatan atau refund penuh 100 persen bagi jamaah yang memilih membatalkan keberangkatan.
Langkah tersebut dinilai menjadi contoh positif di tengah dinamika industri umroh yang saat ini menghadapi tekanan kenaikan biaya operasional global.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Chatour Travel
redaktur: jatmiko
























