Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kesaksian Tragedi Kanjuruhan dari Saksi: Tembakan Gas Air Mata dan Anjing Dilepas

Redaksi by Redaksi
Oktober 2, 2022 4:25 pm
in Peristiwa
Situasi saat terjadi kisruh di stadion Kanjuruhan Malang.

Situasi panas terjadi di stadion Kanjuruhan Malang usai dibunyikan peluit panjang pertanda berakhirnya laga Arema FC vs Persebaya. Foto : Dani Kristian/Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Wartawan tugumalang.id mewawancarai saksi mata kejadian Tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu malam (1/10/2022) yang menewaskan sedikitnya 174 orang, sebagaimana data yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Berikut kami tulis pernyataan lengkap saksi mata tersebut:

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Nama saya Muhammad Ishak, 27 tahun, warga Muharto Gang 7, RT 08 RW 07, Kota Malang. Saat kejadian tersebut, saya menonton dari tribun VIP. Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri, dengan nyata tragedi Stadion Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober kemarin.

Awalnya memang ada supporter turun (dari tribun) ke lapangan, lalu lainnya ikut turun beramai-ramai. Ketika itu, petugas polisi langsung menembekan gas air mata ke penonton, bukan ke lapangan. Polisi menembakan gas air mata ke penonton di tribun. Dan pintu keluar itu ditutup. Jadi, mau menghindari gas air mata itu tidak bisa.

Baca Juga: RSUD Kanjuruhan Ungkap Penyebab Kematian Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Terinjak hingga Sesak Nafas

Lalu, mau lari ke dalam lapangan, untuk menghindari asap air mata supporter takut, karena di lapangan di lepaskan seluruh anjing dari kepolisian. Ini menurut saya bukan menangani kerusuhan supporter, tapi membunuh supporter dan semua terbukti ada video dan foto. Saksi-saksinya juga ada banyak.

Saya lupa tadi malam itu kejadiannya jam berapa pastinya, karena tidak bisa melihat jam, waktu itu suasananya ribut. Keadaan semakin memanas, saya keluar dari tribun VIP. Saya keluar di tengah-tengah pintu 1 dan pintu 2. Ketika itu tidak bisa keluar karena ada bracuda dari kepolisian. Karena tidak bisa keluar, saya ikut bantu korban-korban yang tidak sadarkan diri ke VIP.

Saya berharap kasus ini diusut tuntas. Apalagi, saya lihat ada aturan yang dilarang oleh FIFA bahwa tidak boleh ada gas air mata dan menembakannya di Stadion. Sudah jelas itu di undang-undang FIFA. Itu harapan saya, karena sepengetahuan saya menembakan gas air mata itu ngawur, Mas. Jadi langsung penonton dan gerombolan orang. Kasihan, benar-benar kasihan.

Saya tahu waktu itu ada yang luka-luka dan ada yang meninggal dunia. Saya ikut juga menggotong mereka. Saya pulang setengah dua dan sampai rumah sekitar jam empat pagi. Saya betul-betul kasihan kepada korban. Harap diusut tuntas kasus ini karena yang dilakukan aparat sudah tidak berprikemanusiaan.

 

Reporter : Irham Thoriq

Editor : Fajrus Sidiq

Tags: Aremaniatragedi kanjuruhanTragedi Sepak Bola

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Isak Tangis Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Menanti Identifikasi di RSSA Malang

Isak Tangis Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Menanti Identifikasi di RSSA Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Malang Gelar Buka Puasa Bersama Media, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.