Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Kenali Factitious Disorder, Penyakit Mental Pura-pura Sakit untuk Memikat Perhatian

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2022 2:43 pm
in Tugu Sehat
factitious disorder

Ilustrasi pura-pura sakit untuk mendapatkan perhatian. Foto: pexels

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Generasi milenial pada era sekarang tak bisa lepas dari media sosial. Seringkali keluhan-keluhan dilontarkan lewat postingan di media sosial. Namun, patut diwaspadai keluhan yang diunggah secara berlebihan dapat diindikasi mengidap factitious disorder yang bisa terjadi pada siapa saja.

Factitious disorder atau gangguan buatan merupakan penyakit mental akut di mana seseorang bertindak seolah-olah mereka memiliki penyakit fisik atau psikologis dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Penderita factitious disorder biasanya berpura-pura sakit tanpa ada alasan yang jelas. Mereka yang mendidap penyakit ini akan sering mengeluh sakit meskipun kondisi sebenarnya baik-baik saja, kemudian mengunggahnya di media sosial. Mereka juga tidak ragu berbohong tentang kondisinya hanya untuk mendapatkan simpati dan perlakuan baik dari keluarga, teman-teman, termasuk lawan jenis untuk berbagai tujuan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, gangguan buatan terdiri dari dua jenis yakni gangguan yang dipaksakan pada diri sendiri dan gangguan buatan yang ditujukan pada orang lain. Gangguan yang dipaksakan pada diri sendiri meliputi pemalsuan gejala psikologis atau fisik.

Contoh dari gangguan buatan psikologis ini yaitu dengan meniru perilaku yang khas dari penyakit mental seperti skizofrenia. Penderita akan berbohong dengan berperilaku seolah-olah mengalami hal-hal yang sebenarnya tidak ada seperti mendengar suara-suara tertentu.

Sedangkan contoh dari pemalsuan gejala fisik meliputi meminum obat untuk memicu diare dan muntah, membuat luka menjadi infeksi, bahkan menelan produk berbahan kimia yang beracun seperti produk pembersih dan produk-produk berbahaya lainnya.

Sementara itu, gangguan buatan yang ditujukan pada orang lain lebih mengarah pada tindakan yang merugikan orang di sekitar mereka di mana korbannya meliputi anak-anak, orang dewasa lanjut usia, bahkan hewan peliharaan.

Contoh dari gangguan buatan ini yaitu seorang ibu yang sengaja menyakiti anaknya untuk mendapat perhatian, dengan begitu diagnosis penyakit psikologis yang diberikan mengarah ke pelaku bukan pada korban.

Lalu apa saja sih penyebab factitious disorder?

1. Riwayat penyakit masa kecil yang serius

Riwayat penyakit yang diderita pada masa kanak-kanak memungkinkan berperan dalam perkembangan gangguan buatan terutama riwayat penyakit dengan gejala yang memerlukan rawat inap.

2. Trauma masa kecil atau korban pelecehan

Sebuah studi tahun 2014 memaparkan bahwa orang yang memiliki trauma atau pernah menjadi korban pelecehan mencari dukungan lewat media sosial dan sebagian besar korban tersebut melaporkan tindakan pelecehan yang pernah mereka alami terjadi pada masa anak-anak. Citra diri yang rendah merupakan salah satu faktor penyebab factitious disorder.

3. Pengembangan otak

Penelitian yang mengeksplorasi kimia otak dan perbedaan perkembangan pada orang dengan factitious disorder masih terbatas. Namun, beberapa bukti memang menunjukkan hubungan potensial antara factitious disorder dan perbedaan dalam perkembangan otak, termasuk gangguan fungsi di belahan otak kanan.

4. Pekerjaan

Orang dengan kondisi factitious disorder biasanya bekerja di bidang kesehatan atau medis.

—

Perawatan utama untuk factitious disorder adalah psikoterapi (sejenis konseling). Perawatan ini lebih berfokus pada perubahan pemikiran dan perilaku individu dengan gangguan, seperti terapi kognitif-perilaku.

 

Reporter: Dian Tamara

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: disorderfactitious disorderpura-pura sakit

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Terus Berkarya, Biarkan Orang yang Iri Hati dan Dengki Sibuk dengan Perilaku Negatifnya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.