Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Kenali Factitious Disorder, Penyakit Mental Pura-pura Sakit untuk Memikat Perhatian

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2022 2:43 pm
in Tugu Sehat
factitious disorder

Ilustrasi pura-pura sakit untuk mendapatkan perhatian. Foto: pexels

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Generasi milenial pada era sekarang tak bisa lepas dari media sosial. Seringkali keluhan-keluhan dilontarkan lewat postingan di media sosial. Namun, patut diwaspadai keluhan yang diunggah secara berlebihan dapat diindikasi mengidap factitious disorder yang bisa terjadi pada siapa saja.

Factitious disorder atau gangguan buatan merupakan penyakit mental akut di mana seseorang bertindak seolah-olah mereka memiliki penyakit fisik atau psikologis dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Penderita factitious disorder biasanya berpura-pura sakit tanpa ada alasan yang jelas. Mereka yang mendidap penyakit ini akan sering mengeluh sakit meskipun kondisi sebenarnya baik-baik saja, kemudian mengunggahnya di media sosial. Mereka juga tidak ragu berbohong tentang kondisinya hanya untuk mendapatkan simpati dan perlakuan baik dari keluarga, teman-teman, termasuk lawan jenis untuk berbagai tujuan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, gangguan buatan terdiri dari dua jenis yakni gangguan yang dipaksakan pada diri sendiri dan gangguan buatan yang ditujukan pada orang lain. Gangguan yang dipaksakan pada diri sendiri meliputi pemalsuan gejala psikologis atau fisik.

Contoh dari gangguan buatan psikologis ini yaitu dengan meniru perilaku yang khas dari penyakit mental seperti skizofrenia. Penderita akan berbohong dengan berperilaku seolah-olah mengalami hal-hal yang sebenarnya tidak ada seperti mendengar suara-suara tertentu.

Sedangkan contoh dari pemalsuan gejala fisik meliputi meminum obat untuk memicu diare dan muntah, membuat luka menjadi infeksi, bahkan menelan produk berbahan kimia yang beracun seperti produk pembersih dan produk-produk berbahaya lainnya.

Sementara itu, gangguan buatan yang ditujukan pada orang lain lebih mengarah pada tindakan yang merugikan orang di sekitar mereka di mana korbannya meliputi anak-anak, orang dewasa lanjut usia, bahkan hewan peliharaan.

Contoh dari gangguan buatan ini yaitu seorang ibu yang sengaja menyakiti anaknya untuk mendapat perhatian, dengan begitu diagnosis penyakit psikologis yang diberikan mengarah ke pelaku bukan pada korban.

Lalu apa saja sih penyebab factitious disorder?

1. Riwayat penyakit masa kecil yang serius

Riwayat penyakit yang diderita pada masa kanak-kanak memungkinkan berperan dalam perkembangan gangguan buatan terutama riwayat penyakit dengan gejala yang memerlukan rawat inap.

2. Trauma masa kecil atau korban pelecehan

Sebuah studi tahun 2014 memaparkan bahwa orang yang memiliki trauma atau pernah menjadi korban pelecehan mencari dukungan lewat media sosial dan sebagian besar korban tersebut melaporkan tindakan pelecehan yang pernah mereka alami terjadi pada masa anak-anak. Citra diri yang rendah merupakan salah satu faktor penyebab factitious disorder.

3. Pengembangan otak

Penelitian yang mengeksplorasi kimia otak dan perbedaan perkembangan pada orang dengan factitious disorder masih terbatas. Namun, beberapa bukti memang menunjukkan hubungan potensial antara factitious disorder dan perbedaan dalam perkembangan otak, termasuk gangguan fungsi di belahan otak kanan.

4. Pekerjaan

Orang dengan kondisi factitious disorder biasanya bekerja di bidang kesehatan atau medis.

—

Perawatan utama untuk factitious disorder adalah psikoterapi (sejenis konseling). Perawatan ini lebih berfokus pada perubahan pemikiran dan perilaku individu dengan gangguan, seperti terapi kognitif-perilaku.

 

Reporter: Dian Tamara

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: disorderfactitious disorderpura-pura sakit

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Terus Berkarya, Biarkan Orang yang Iri Hati dan Dengki Sibuk dengan Perilaku Negatifnya

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.