Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Keluarga Korban Kanjuruhan dan Penasihat Hukum Kecewa dengan Hasil Gelar Perkara Laporan Model B

Redaksi by Redaksi
September 8, 2023 6:05 pm
in Hukum & Kriminal
keluarga korban kanjuruhan

Devi Athok, ayah dari dua korban meninggal dunia Tragedi Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Salah satu keluarga korban yang membuat laporan polisi model B Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok mengatakan dirinya sangat kecewa dengan hasil gelar perkara yang ditetapkan Polres Malang. Hasil gelar perkara menunjukkan bahwa unsur Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana tidak dapat dipenuhi.

Devi yakin ada unsur pembunuhan dalam Tragedi Kanjuruhan karena gas air mata yang ditembakkan ke tribun sangat berbahaya bagi manusia. Sehingga, klaim bahwa unsur pasal pembunuhan tidak dapat dipenuhi itu tidak tepat.

READ ALSO

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

“Keluarga korban yang masih berjuang di jalan keadilan merasa sangat didzolimi. Sangat mengecewakan,” kata Devi, Jumat (8/9/2023).

Terpisah, Ketua Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (TATAK), Imam Hidayat juga mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menerima hasil gelar perkara ini. Menurutnya, kasus ini seharusnya sudah bisa naik ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Kapolres Malang: Pasal 338 dan 340 KUHP di Laporan Model B Kanjuruhan Tak Terpenuhi Unsurnya

Pada gelar perkara khusus yang dilaksanakan Jumat (1/9/2023), Imam telah menyampaikan apa saja unsur perbuatan melawan hukum dan pembunuhan di Tragedi Kanjuruhan. Salah satunya adalah petugas membawa gas air mata meski ada aturan FIFA yang melarang hal tersebut.

“Kemudian niat kesengajaan, mereka sadar akan kemungkinan penembakan gas air mata di tribun itu bisa mengakibatkan (orang) meninggal,” jelas Imam.

Ia menambahkan bahwa tidak semua korban yang meninggal itu karena terinjak-injak. Ada banyak korban yang meninggal saat masih berada di tribun.

Menurutnya, ini bertentangan dengan hasil autopsi yang dilakukan pada tubuh kedua anak Devi Athok. Ketua Tim Forensik Gabungan Independen dalam kasus Tragedi Kanjuruhan, dr Nabil Bahasua menyebut tidak ada residu gas air mata di tubuh korban dan korban meninggal karena kekerasan benda tumpul.

“Di gelar perkara saya sangkal (hasil autopsi). Di foto jelas keluar busa dan semua saksi menyatakan anaknya meninggal dengan ciri sama, yaitu muka menghitam, membiru, dan memerah. Artinya mereka meninggal karena gas air mata,” tutur Imam.

Ia menyimpulkan bahwa hasil gelar perkara ini melukai keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dan mereka tidak bisa menerima hasil tersebut.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: Gelar Perkara Polres MalangKeluarga Korban KanjuruhanLaporan model B

Related Posts

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Rabu, 7 Okt 2026
Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia
Hukum & Kriminal

Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia

Senin, 5 Okt 2026
Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong
Hukum & Kriminal

Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong

Senin, 5 Okt 2026
Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian
Hukum & Kriminal

Maling Motor di Buring Kota Malang Ditangkap Saat Hendak Gadaikan Hasil Curian

Sabtu, 3 Okt 2026
Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim
Hukum & Kriminal

Polisi Ungkap 10 Kasus Penipuan Motor, Pelaku Ditangkap Usai Sasar Kakek Penjual Es Krim

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
lustrasi penanganan sampah di Kota Batu, Jawa Timur pasca TPA Tlekung ditutup.

Sepekan Pasca-TPA Tlekung Ditutup

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.