Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Kebiasaan Kecil yang Mengubah Hidup Anda

Redaksi by Redaksi
Agustus 27, 2021 9:38 am
in Ruang Cendekia
Ilustrasi hal-hal kecil yang dapat mengubah hidup Anda/Tugu malang

Ilustrasi hal-hal kecil yang dapat mengubah hidup Anda. (Foto: Pexels)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Qanita Aulia*

Tugujatim.id – Sering merasa frustasi karena kerap kali dirundung kegagalan? Atau merasa kecewa karena keberhasilan tak kunjung datang padahal sudah susah payah mengorbankan waktu dan tenaga? Barangkali kesalahan bukan terletak pada diri Anda, namun pada hal-hal kecil yang biasa dilakukan atau yang sering disebut dengan “kebiasaan.”

READ ALSO

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Hal-hal remeh ini seringkali disepelekan banyak orang. Namun sebenarnya, kebiasaan kecil inilah yang dapat mendorong Anda untuk meraih hasil luar biasa apabila terus konsisten dan berusaha. Dikutip dari buku selfiImprovement terlaris berjudul Atomic Habits karya James Clear, mengatakan bahwa usaha itu seperti cadas yang  dipukul martil yang suatu saat pecah ketika dipukul ke 100 kalinya.

Kita mungkin sering mengira bahwa cadas itu pecah karena pukulan ke seratus. Tetapi, pada hakikatnya bukanlah demikian, akan tetapi karena semua hantaman yang dilakukan sebelumnya. Begitu pula dengan usaha-usaha yang Anda lakukan, semuanya tersimpan dan menanti waktu yang tepat setelah melewati fase yang dinamakan “kesabaran.”

Sebelum kembali mencoba meraih apa yang Anda inginkan atau sedang mencari motivasi yang kuat untuk mengukuhkan usaha Anda, ada baiknya memperhatikan artikel di bawah ini agar nantinya tidak salah jalan dan terjebak dalam lingkaran setan.

Artikel ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin menjadi lebih baik di setiap harinya dan menikmati kesuksesan dalam jangka panjang.

Lupakan Sasaran, Fokus pada Sistem

Setiap orang pasti memiliki goals tersendiri dalam hidupnya. Entah memiliki tubuh yang bagus, waktu yang berharga bersama keluarga, atau rezeki yang berlimpah. Untuk mencapainya, selalu ada sasaran atau target yang harus diraih. Namun apa perbedaan sasaran dan sistem yang dimaksud?

Sasaran berarti tentang hasil yang ingin diraih. Sementara sistem adalah proses yang mengantarkan pada hasil-hasil tersebut. Sebagai contoh, Anda adalah seorang penulis, sasarannya adalah membuat novel atau buku baru. Sistemnya, yaitu seberapa sering Anda berlatih menulis, bermain imajinasi, mencari inspirasi, dan menerima umpan balik dari para pembaca.

Lalu, apabila Anda sekarang mencoba mengabaikan sasaran yang dimiliki dan mulai fokus kepada sistem, apa Anda masih akan berhasil?

Jawabannya, iya. Anda akan berhasil. Lalu apakah sasaran itu sendiri tidak berguna? Tentu saja berguna. Sasaran itu baik untuk menetapkan arah yang akan dituju. Sementara sistem adalah cara terbaik untuk mencapai kemajuan.

Bila menginginkan hasil-hasil yang lebih baik untuk dapat dinikmati dalam jangka panjang, mulai sekarang coba lupakanlah sasaran dan berfokuslah pada sistem. Jadilah lebih baik setiap harinya. Berlatihlah setiap hari tanpa bosan. Niscaya kesuksesan atau kemenangan akan anda dapatkan.

Jika Anda terlalu fokus pada sasaran yang dimiliki, anda akan terperosok ke dalam jebakan yang berulang-ulang. Sebagai contoh, ruangan Anda sekarang berantakan dan sasarannya adalah merapikannya.

Bila memiliki tenaga atau mood yang baik, Anda akan mendapatkan ruangan yang bersih, begitu pula sebaliknya. Namun, Anda akan kesulitan untuk memiliki motivasi dan selalu berputar-putar pada hasil yang sama untuk merapikan ruangan karena tidak mengubah kebiasaan atau sistem dasar Anda. Anda mengobati gejala tanpa mengatasi penyebabnya.

Sasaran juga membatasi kebahagiaan yang dimiliki. Seperti Anda yang berhenti diet apabila berat badan yang sekarang sudah mencapai target. Anda akan beristirahat dan kembali memakan banyak junk food maupun cemilan. Dan, setelah itu jatuh dalam kotak kebahagiaan yang sempit dan sistem tidak menyasar pada pola hidup yang sehat. Akhirnya Anda melakukan hal yang sama secara berulang-ulang.

Mengubah Kebiasaan Menjadi Identitas

Kebanyakan orang tidak mempertimbangkan mengubah identitas ketika ingin memperbaiki diri. Seperti Anda yang mungkin bermimpi ingin menjadi lebih kaya, namun yang dilakukan adalah menghambur-hamburkan uang dan berperilaku konsumtif.

Mengubah kebiasaan itu sulit apabila tidak pernah mengubah keyakinan dasar. Padahal, keyakinan dasar inilah yang akan menentukan langkah kita untuk mengantar ke perilaku lama atau mengambil langkah baru. Anda selalu memiliki sasaran dan rencana baru, namun nyatanya tidak mengubah “siapa” Anda.

Perubahan perilaku yang sejati adalah perubahan identitas. Anda mungkin memulai suatu kebiasaan kecil karena sebuah motivasi, namun penyebab Anda bertahan suatu saat nanti adalah saat kebiasaan itu sudah melekat dan menjadi bagian dari identitas.

Seperti bangga karena mempunyai badan yang atletis, Anda akan berusaha tidak melewatkan jam olahraga. Karena ketika kebahagiaan ikut berperan, Anda akan berusaha mempertahankannya secara mati-matian. Identitas berasal dari kebiasaan. Perubahan identitas adalah kiblat untuk mengubah kebiasaan.

Membangun Kebiasaan dengan 4 Langkah Sederhana

Kebiasaan adalah perilaku yang terus diulang untuk menjadi otomatis. Proses membangun kebiasaan ini dapat dibagi dalam 4 fase sederhana, yaitu mendapatkan petunjuk, menumbuhkan gairah, menanggapi dan menikmati respon.

Petunjuk itu memicu otak untuk memulai perilaku lalu memicu informasi untuk menerima imbalan. Seperti kita yang menghabiskan waktu untuk mencari petunjuk tentang uang untuk bertahan hidup.

Kemudian pikiran Anda akan terus menganalisis cara mendapatkan petunjuk tentang letak suatu imbalan. Karena petunjuk adalah indikator yang lekat dengan ganjaran, maka wajar hal itu membangkitkan gairah.

Kemudian, gairah membangkitkan kekuatan untuk menggerakkan setiap kebiasaan. Tanpa suatu gairah atau nafsu di tingkat tertentu, Anda tidak memiliki alasan untuk beraksi. Anda bergairah karena menginginkan perubahan suasana yang akan diberikan, bukan karena kebiasaan itu sendiri. Sebagai contoh, Anda menyikat gigi karena menginginkan rasa yang nyaman ketika mulut bersih.

Langkah berikutnya menanggapi. Tanggapan dapat berwujud pikiran atau aksi yang berarti kebiasaan sesungguhnya yang Anda lakukan. Suatu tanggapan akan terjadi bergantung pada seberapa besar motivasi dan kaitannya dengan perilaku. Tanggapan juga bergantung pada kemampuan yang dimiliki.

Kemudian tanggapan menghasilkan imbalan. Imbalan sudah pasti menjadi sasaran akhir dari setiap kebiasaan. Kita mencari ganjaran karena ada dua hal yang dapat dipenuhi, ganjaran membuat kita puas, dan ganjaran mengajarkan sesuatu pada kita.

Ringkasnya, petunjuk memicu gairah, yang memotivasi tanggapan kemudian mengantar ke ganjaran dan akhirnya memuaskan gairah.

Keempat langkah ini akan membentuk lingkaran siklus yang dinamakan lingkaran kebiasaan.

Apabila suatu perilaku tidak memadai di salah satu bagian dari 4 siklus ini, maka kebiasaan Anda tidak akan pernah terbentuk. Sebagai contoh, hilangkan petunjuk maka kebiasaan tidak akan pernah dimulai.

Hilangkan gairah maka Anda tidak akan mendapat motivasi yang cukup untuk bertindak. Kalau imbalan yang didapat tidak memuaskan hasrat, maka Anda tidak akan pernah melakukannya lagi.

Tanpa tiga langkah pertama, tidak akan terbentuk sebuah perilaku. Tanpa tindakan keempat, perilaku tidak akan berulang. Siap mengubah kebiasaan Anda?

*Penulis adalah peserta magang Tugu Media Group (TMG)

Editor : Herlianto. A

Tags: Cara SusksesKebiasaanMengubah KebiasaanMotiasi Diri

Related Posts

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens
Ruang Cendekia

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Sabtu, 17 Okt 2026
Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Next Post
Kylian Mbappe diincar Real Madrid

Real Madrid Terus Pepet Kylian Mbappe, Ajukan Penawaran Terakhir Sebesar Rp 2,8 Triliun

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.