Irham Thoriq, Jurnalis dan CEO Tugu Mediq Group sedang melakukan umrah berkat kerja sama Tugu Media dan Chatour Travel. Berikut catatannya seri ke-6.
Surabaya, Tugumalang.id – Kebahagiaan terpancar dari wajah Ahmad Muzakki Muafi (38), kader Nahdlatul Ulama (NU) asal Surabaya, saat dirinya bersiap berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda Terminal 2, Selasa pagi (19/8/2025). Ia tidak pernah menyangka bisa berangkat umrah begitu cepat, bahkan hanya dengan tabungan Rp 200 ribu.

Muzakki yang sehari-hari mengajar di SMA/SMK Tri Tunggal Satu Surabaya dan SMK Dokter Soetomo Surabaya ini mengaku perjalanan spiritualnya berawal dari sebuah acara pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surabaya pada 5 Juli 2025 lalu.
Baca juga: Dimulai, Catatan Perjalanan Umrah Penuh Makna Bersama Chatour Travel dan Tugu Media (1)
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Pergunu Kota Surabaya, KH Fathur Rahman. Dalam kesempatan itu, seluruh tamu diminta mengisi nama dan alamat untuk dimasukkan dalam undian umrah yang disponsori oleh Chatour Travel. Pemilik Chatour Travel, H. Muhibbin Billah, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PCNU Surabaya, menyiapkan hadiah umrah untuk jamaah yang beruntung.
“Waktu itu ada sekitar 600 orang yang hadir, jadi ada 600 kertas undian,” jelas Muzakki yang juga aktif di Lazisnu MWCNU Sukolilo Surabaya.

Pengundian dilakukan langsung oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, seusai menyampaikan ceramah. Saat namanya dipanggil oleh Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha, Muzakki awalnya tidak percaya.
“Saya dipanggil dua kali, tapi tidak berdiri karena mungkin ada yang namanya mirip dengan saya. Baru ketika dipanggil dengan alamat saya, Keputih Sukolilo, saya berdiri. Seketika air mata saya pecah dan langsung sujud syukur,” ungkapnya penuh haru.
Baca juga: BTPN Syariah Berangkatkan Umrah 7 Nasabah Teladan di Malang
Umrah memang cita-cita Muzakki dan istrinya Indah Nuroiniyah. Sekitar satu bulan sebelum undian ini, dia mulai menabung untuk bisa umrah.”Baru dapat dua ratus ribu untuk berdua,” katanya.
Dengan penghasilan guru swasta non ASN yang pas-pasan, Muzakki menargetkan bisa umrah bersama istri pada 3-5 tahun mendatang.”Mungkin ini berkahnya orang tua saya,” kata pria dua orang anak ini.
Selain itu, sebelum mendapatkan hadiah umrah, dia sempat didoakan pamannya yang sakit keras untuk bisa jadi orang yang beruntung.”Kebetulan saya dapat rutinan merawat beliau, dan di doakan agar jadi orang mujur, alhamdulillah dapat umrah ini,” katanya.
“Untuk tabungan umrah akan saya teruskan, ingin umrah bersama istri nantinya yang kedua,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : Irham Thoriq
redaktur: jatmiko





























