Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kabupaten Malang dalam Sepekan: Wacana Kabupaten Kepanjen hingga Misteri Tewasnya Warga Ngantang

Redaksi by Redaksi
Oktober 4, 2021 2:35 pm
in Berita
Bupati Malang, Sanusi. Foto: Rizal Adhi

Bupati Malang, Sanusi. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tugu Malang ID kembali meringkas kejadian-kejadian di Kabupaten Malang dalam sepekan ke belakang. Dalam rangkuman kali ini, banyak kejadian heboh
seperti Bupati Malang, Muhammad Sanusi membuat wacana perubahan nama Kabupaten Malang.

Berikut rangkumannya:

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

1. Sanusi Usulkan Nama Kabupaten Malang Berubah Jadi Kabupaten Kepanjen

Sanusi melemparkan wacana mengubah nama Kabupaten Malang menjadi Kabupaten Kepanjen. Dia beranggapan bahwa perubahan nama ini cukup penting.

“Ini supaya tidak ada kerancuan antara Kota Malang dan Kabupaten Malang. Lalu dalam PP ibu kota kita (Kabupaten Malang) ada di Kepanjen,” terangnya, pada Rabu (22/09/2021).

Oleh karena itu, dia mengatakan akan segera melakukan diskusi dengan DPRD Kabupaten Malang. “Untuk daerah wilayahnya tetap. Kalau Malang ibu kotanya Kepanjen tidak pas. Kalau Kecamatan Singosari ya Kabupaten Kepanjen nantinya,” jelasnya.

Namun, alumni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran ini belum bisa memastikan apakah wacana ini akan terealisasi atau tidak. “Tergantung kemauan semua pihak, makanya saya gulirkan itu. Jadi, kalau orang mau berpergian akan jelas ke Kota Malang atau Kabupaten Kepanjen,” tandasnya.

2. Ahli Ilmu Jawa Sarankan Nama Kabupaten Singhasari

Ahli Ilmu Jawa atau Guru Spiritual asal Malang, Eyang Djati Kusuma mengatakan bahwa nama Kabupaten Kepanjen kurang dinamis.

“Saya hanya bisa berwacana, Kepanjen itu dari kata Panji yang artinya Satriya. Tapi kok rasanya kurang dinamis karena sebutan nama itu terkait psikologis penyebut,” terangnya, pada Selasa (28/09/2021).

Daripada Kabupaten Kepanjen, dia menyarankan nama Kabupaten Singhasari akan lebih baik. “Kabupaten Malang itu sektor ekonominya antara lain adalah pariwisata. Rasanya lebih mantap jadi Kabupaten Singhasari,” usulnya.

Lebih lanjut, pria yang tinggal di Kota Malang ini juga menceritakan arti nama dari Malang itu sendiri. “Pada abad XII disebut Malai Kuciswara yang artinya negeri yang subur makmur,” bebernya.

Lalu, nama Malai Kuciswara dirubah oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menangkap Untung Suropati. “Belanda merubah jadi Malang karena untuk nangkap Untung Suropati dan kawan-kawannya,” ungkapnya.

3. Disdik Pastikan Tak ada Klaster Sekolah

Siswa SD Muhammadiyah 8 Dau, Kabupaten Malang, mulai jalani sekolah tatap muka (STM). Foto: Rizal Adhi

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono memastikan bahwa hingga saat ini belum ada klaster sekolah selama pelaksanaan Pelajaran Tatap Muka (PTM) berkat distribusi vaksin  COVID-19 kepada siswa yang lancar.

“Para pengawas sekolah memberikan laporan bahwa perkembangan vaksinasi kepada siswa (usia 12-17 tahun) berjalan lancar di masing-masing sekolah,” ujarnya, pada Kamis (30/09/2021).

Menurutnya, para siswa yang ingin mengikuti PTM sebenarnya tidak diwajibkan sudah mendapatkan vaksinasi. Namun, protokol kesehatan di sekolah wajib dilaksanakan secara ketat.

Hal ini terbukti dengan belum adanya ditemukan kasus positif COVID-19 di sekolah. Meskipun sempat ada dugaan kasus positif pada salah satu tenaga pendidik, namun yang bersangkutan ternyata hanya kontak erat dengan pasien positif COVID-19. “Hasilnya negatif semua, sudah dilakukan tes kepada semua pendidik dan tenaga kependidikan di masing-masing puskesmas,” tegasnya.

4. KEK Singhasari Genjot Produksi Film Animasi Anak

Poster Roh Garuda Go, Credit: Instagram @kek.singhasari

Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhasari saat ini tengah memproduksi film-film animasi anak di antaranya Roh Garuda GO, Blab-Blib-Blub-Bleb-Blob, hingga Kuku Rock You. Hal ini terus digenjot untuk mendukung iklim usaha kreatif di Malang Raya.

Bahkan, film-film tersebut sudah bisa ditonton di saluran televisi digital milik Telkom Indonesia yaitu IndiKids.

“Kami sudah lama tidak punya IP (Intellectual Property) lokal yang menjadi idola anak-anak. Malah anak-anak sekarang taunya Upin Ipin, Doraemon, Mickey Mouse, punya Disney, Pixar. Jadi kami harapkan dengan produk animasi ini, budaya kita bisa dimasukkan,” harap General Manager PT Intelegensia Grahatama selaku pengelola KEK Singhasari, Kriswidyat Praswanto, pada Sabtu (25/09/2021).

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa saat ini KEK Singhasari sudah menggandeng delapan studio animasi yang tergabung dalam program Kampung Animasi.

“Kami memfasilitasi dan menjembatani para studio animasi ini, salah satunya pembiayaan. Kami pertemukan antara pelaku usaha dengan perbankan. Studio animasi ini dari Malang semua. Akan kami kembangkan potensi di Malang Raya dulu, karena Malang ini gudangnya,” paparnya.

Kris mengatakan dirinya optimistis dengan proyek ini karena melihat para studio ini memiliki potensi dan sudah sangat profesional.

“Oleh karena itu kita mendorong mereka untuk memiliki Intellectual Property sendiri sehingga mereka memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Jadi, mereka tidak hanya melayani order atau jasa animasi saja. Kalau mereka punya IP, produknya ini kalau mau diderivasi ke mana saja itu menghasilkan uang dan jadi passive income buat mereka,” jelasnya.

“Sejauh ini sudah ada tiga IP yang sudah dilaunching yaitu Roh Garuda GO, Blab-Blib-Blub-Bleb-Blob, dan Kuku Rock You. Ini dikerjakan teman-teman sendiri di sini dan sudah ditayangkan di Usee TV dan IndiKids,” sambungnya.

5. Dampit dan Jabung Terbaik Capaian Vaksinasi COVID-19

Rapat analisa dan evaluasi percepatan vaksinasi COVID-19 Kabupaten Malang. Foto: Rizal Adhi

Forkopimda Kabupaten Malang menggelar rapat analisa dan evaluasi percepatan vaksinasi di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen. pada Minggu (03/10/2021) sore.

Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan sebagai motivasi dan untuk merangsang persaingan yang sehat di antara para muspika dalam melaksanakan percepatan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

“Saya menilai bahwa hasil kinerja kita sudah mulai menunjukan hasil yang signifikan,” ucap Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono.

Bagoes mengharapkan bahwa kabupaten Malang mampu mencapai target dari pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Tentunya semuanya juga tidak bisa diraih begitu saja tanpa adanya kerja sama dan sinergi yang baik, mulai dari forkopimda hingga pada tingkat desa maupun RT/RW.

“Mari kita bekerja sekali langkah bisa tuntas, jangan sampai dua kali kerja. Kita Kabupaten Malang harus kompak, bersinergi. Forkopimda tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari muspika, kepala desa, perangkat desa, hingga RT/RW,” imbaunya.

Dari hasil evaluasi ini, diberikan penghargaan kepada muspika terbaik dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi di wilayahnya.

Selain itu, juga akan diberikan bendera hitam secara simbolis kepada muspika yang kurang baik atau kurang maksimal dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi di wilayahnya.

“Saya perhatikan ada muspika yang kompak dan berkolaborasi dengan perangkat desa, kepala desa, juga dengan komunitas yang ada di wilayahnya. Guna mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi di wilayah dapat efektif dan maksimal,” jelas Bagoes.

Dari hasil evaluasi yang telah dipaparkan oleh Forkopimda Kabupaten Malang, maka terpilihlah Muspika Dampit sebagai muspika terbaik dalam kategori capaian vaksinasi terbanyak dengan dukungan tenaga kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang dan tenaga kesehatan dari Polres Malang. Serta Kepala Puskesmas Dampit mendapat penghargaan sebagai tenaga kesehatan terbaik.

Selain itu, Muspika Jabung juga berhasil memperoleh penghargaan sebagi muspika dengan capaian vaksinasi terbanyak tanpa dukungan tenaga kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang maupun dari tenaga kesehatan Polres Malang.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Bagoes bersama forkopimda memberikan bendera hitam secara simbolis kepada 3 muspika yang dinilai kurang maksimal dalam hal pencapaian target vaksinasi, di antaranya Muspika Gedangan, Muspika Wonosari, dan Muspika Tajinan.

“Kami forkopimda selalu turun untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di wilayah, itu merupakan bentuk motivasi kita kepada jajaran. Saya harapkan kepada muspika jika menemui kesulitan jangan enggan untuk menyampaikan kepada kami agar permasalahan vaksinasi yang ada di wilayah segera teratasi,” tambahnya.

Semoga target vaksinasi di Kabupaten Malang segera tercapai. Kami forkopimda terus melakukan upaya-upaya yang dinamis dengan mengikuti dinamika di masyarakat.

6. Pria di Ngantang Tewas Penuh Luka di Rumahnya Sendiri

Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan. Foto: Ulul Azmy

Tewasnya Purwoto (55), warga Dusun Watu Kidul, Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang di rumahnya sendiri masih jadi misteri. Terbaru, polisi telah memeriksa 14 saksi guna mengungkap kasus ini.

Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melalui Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Yusi Purwanto berjanji akan mendalami kasus ini. Total hingga saat ini, sudah ada 14 saksi diperiksa. Mulai dari pihak keluarga, tetangga, dan saksi pertama.

”Kami dari tim reserse kriminal masih dalam tahap penyelidikan. Saat ini kami sudah memeriksa 14 saksi,” ungkapnya, pada Jumat (1/10/2021).

Lebih lanjut, pihaknya tengah menunggu detail hasil otopsi yang sedang diproses di RS Bhayangkara. Seperti ketahui, Purwoto tewas dengan kondisi luka lebam parah di sekujur tubuhnya.

”Diperkirakan dalam 2 hari ke depan hasilnya sudah keluar. Nanti kalau sudah ada hasilnya akan segera kami sampaikan di konferensi pers,” janjinya.

Pria lajang ini ditemukan sudah dalam kondisi penuh luka lebam di rumahnya sendiri. Saksi awal melihat seluruh rumah dalam kondisi berantakan. Korban ditemukan tergeletak di gudang rumah belakang.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tak tertolong. Ada luka lebam pada wajah, kaki, dan ulu hati. Tulang hidung juga patah. ”Dari keluarga ingin pelakunya bisa tertangkap karena ada banyak kejanggalan,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi & Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kabupaten malangmalangWacana Kabupaten Kepanjen

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Polresta Malang Kota lakukan penahanan pada mobil yang kena gerebek

Polresta Malang Kota Amankan 48 Motor dan 17 Mobil

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.