Malang, Tugumalang.id-Ekonomi di Malang Raya dan wilayah sekitarnya, termasuk Pasuruan dan Probolinggo, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hal ini terlihat dari meningkatnya penyaluran kredit oleh perbankan.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, pada September 2025 tercatat penyaluran kredit mencapai Rp 109,64 triliun di wilayah kerja OJK Malang yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo.

Jumlah tersebut naik 8,41 persen secara year on year (yoy) dibandingkan September 2024, yang saat itu tercatat sebesar Rp 101,14 triliun. Kenaikan ini dinilai cukup signifikan karena lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang hanya 7,70 persen secara yoy.
Baca juga: Terima 1.700 Aduan, OJK Malang Beri Wawasan Investasi Aman ke Mahasiswa
“Ini peningkatannya di atas nasional. Ini menunjukkan kondisi ekonomi dan pergerakan ekonomi di wilayah Malang masih relatif bagus,” kata Kepala OJK Malang Farid Falatehan dalam kegiatan Journalist Class dan Penerbitan Siaran Pers OJK Malang di Makassar, Rabu (12/11/2025).
Farid menambahkan, meningkatnya penyaluran kredit menunjukkan tingginya akses masyarakat terhadap pinjaman perbankan untuk pengembangan usaha. “Apalagi datanya, sebagian besar digunakan untuk kredit modal kerja,” ujarnya.
Baca juga: Bulan Inklusi Keuangan, OJK Malang Ajak Generasi Muda Melek Kemandirian Finansial
Saat ditanya mengenai kaitan peningkatan tersebut dengan gelontoran dana Rp 200 triliun dari pemerintah kepada perbankan pelat merah yang dilakukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Farid menyebut ada kemungkinan hal itu berpengaruh.
“Kemungkinan memang ada dampaknya, karena dari kantor pusat, dana yang digelontorkan oleh pusat didistribusi ke kanwil-kanwil,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
reporter: irham thoriq
redaktur: jatmiko
























