Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Jerit Para Perempuan Warnai Jatim Art Forum 2023 di Malang

Redaksi by Redaksi
November 7, 2023 8:00 am
in Budaya, Sastra & Budaya
Salah satu pertunjukan teater yang mengangkat isu keperempuanan di ajang Jatim Art Forum 2023 di Taman Krida Budaya, Malang, Jawa Timur, Senin (6/11/2023). Foto: Azmy

Salah satu pertunjukan teater yang mengangkat isu keperempuanan di ajang Jatim Art Forum 2023 di Taman Krida Budaya, Malang, Jawa Timur, Senin (6/11/2023). Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Masyarakat pecinta seni di Malang, Jawa Timur menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar Jatim Art Forum 2023. Hajatan akbar para seniman Jatim itu digelar selama 4 hari sejak 5 November hingga 8 November 2023 mendatang.

Ada banyak karya dari berbagai bidang seni yang lolos kurasi sebelum ditampilkan di Jatim Art Forum 2023 kali ini. Mulai dari seni tari, musik, teater, sastra, film dan seni rupa. Masing-masing bidang ini digelar di tempat berbeda-beda.

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Salah satu penampilan yang meramaikan helatan bertajuk ‘Jangka Kebudayaan’ itu adalah pertunjukan teater yang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Senin (6/11/2023) malam. Total ada 2 kelompok teater yang mentas malam itu.

Menariknya, ada salah satu kelompok menyuguhkan pementasan dimana seluruh aktornya adalah sosok perempuan. Pementasan berjudul ‘Spiritual Tubuh Lokal, Laku Beraroma Wana’ itu dipentaskan oleh Federasi Aktor Perempuan Jawa Timur.

Ketua Panitia JAF 2023 yang juga Presidium Dewan Kesenian Jatim saat memberi sambutan. Foto: Azmy

Pertunjukan itu disutradarai Ma’rifatul Latifah dengan didukung 4 aktor perempuan. Yaitu Nyai Gandurung, Vely Hilda, Anindya Aulia dan Intan Permata Sari.

Begitu juga, kelompok teater kedua mengangkat isu keperempuanan lewat judul ‘Aku Ingin Meniup Balon (seri: surat-surat udara)’. Dalam kelompok yang disutradarai Ficky T. Sanjaya ini melibatkan 3 aktor dan melibatkan kelompok seni teater di Malang.

Pada intinya, pementasan itu tengah mengangkat isu perempuan yang masih dianggap tabu sehingga tidak dipandang, bahkan di dunia seni teater sekali pun. Dalam JAF inilah ruang-ruang eksplorasi bagi perempuan itu dihadirkan. Sebuah ruang untuk membicarakan bagaimana membangun dunia yang ideal.

Mahendra Cipta, perwakilan Departemen Teater di Dewan Kesenian Jawa Timur menjelaskan dalam pertunjukan teater Jatim Art Forum 2023 kali ini memang tengah konsen membahas isu perempuan.

Menurutnya, keterlibatan perempuan untuk ikut ambil bagian di dunia pertunjukan masih terbilang kurang mendapat perhatian. Masalahnya kompleks. Sebab itu, dalam momen JAF 2023 kali ini potensi dan kontribusi perempuan dalam berteater bisa terangkat.

“Harapan kami, perempuan bisa merebut ruang dan ambil bagian di kancah pertunjukan di skala yang lebih besar. Meski selama ini mereka tetap ikut berperan, tapi gaungnya masih kurang berbunyi. Nah dari sini, kita coba lebih besarkan lagi volumenya,” jelasnya.

Isu-isu strategis seperti keperempuanan memang menjadi perhatian utama di kalangan seniman yang coba dimunculkan di ajang JAF 2023 kali ini. Ini menjadi penanda transformasi JAF sebagai ajang yang inklusif. Tidak lagi seperti dulu dimana JAF hanya menjadi ajang karya seniman berprestasi atau kelas maestro.

Baca Juga: Seniman Muda Dominasi Jajaran Pengurus Dewan Kesenian Kota Batu

Luhur Kayungga selaku Ketua Panitia JAF 2023 memandang jika JAF harus peka melihat berbagai persoalan sosial di sekitarnya. Seperti salah satunya dengan mengangkat isu keterlibatan perempuan di dunia seni teater kali ini.

“Bisa dilihat dari pertunjukan teater hari ini, mereka punya isu strategis. Ada banyak teknis, pola dan metode baru yang diterapkan. Jadi ada banyak terobosan baru. Sudah seharusnya JAF ya seperti itu, banyak memunculkan dinamika baru,” terang Luhur.

Pria yang juga menjabat Presidium Dewan Kesenian Jatim ini memandang dinamika seperti itu pada akhirnya juga perlu diperluas jangkauannya. Sebah itu, JAF kali ini digelar di Malang, Jawa Timur yang banyak pula melahirkan talenta seniman-seniman muda.

“Artinya, JAF ini menjadi penting untuk diperluas lagi ke daerah-daerah lain di Jatim, memecah kebuntuan permasalahan yang ada. Sehingga eksistensi seni kedepannya bisa tetap relevan dengan zaman,” harapnya.

Luhur memaparkan jika lewat JAF ini juga menjadi upaya memberdayakan seluruh potensi seni dan budaya yang ada dari semua elemen, termasuk seniman muda. JAF menjadi pendorong pelaku seni untuk ikut bersinergi dan berpartisipasi membangun kebudayaan di Jawa Timur.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

reporter: ulul azmy
editor: jatmiko

Tags: Dewan Kesenian Jawa TimurJAF 2023Jatim Art Forum 2023Pecinta seni malangTaman Krida Budaya

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Novel Alternate Universe
Sastra & Budaya

Rekomendasi 3 Novel Alternate Universe dengan Cerita Lintas Dimensi

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Polinema

Polinema Bantu Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Al-Ikhlas Lewat Pembangkit Listrik Tenaga Air

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.