Malang, Tugumalang.id – Akses lalu lintas di Jembatan Bailey Sonokembang, Pandanwangi, Kota Malang, akan ditutup total selama empat hari mulai 14-17 Februari 2026. Penutupan ini dilakukan untuk memperlancar tahap awal pembangunan konstruksi permanen Jembatan Sonokembang.
Jembatan bailey tersebut merupakan konstruksi sementara yang dibangun pasca Jembatan Sonokembang ambrol diterjang aliran sungai pada 10 Oktober 2025. Pemkot Malang kemudian membangun jembatan bailey dan membukanya pada 20 November 2025 sebagai akses yang lebih aman, setelah sebelumnya warga setempat swadaya merakit jembatan bambu.
Memasuki Februari 2026, pembangunan konstruksi permanen Jembatan Sonokembang segera dimulai. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, jembatan bailey harus digeser dan ditutup sementara selama beberapa hari.
Baca juga: Jembatan Bailey Sonokembang Kota Malang Kembali Dibuka
Pergeseran Jembatan Bailey untuk Akses Alat Berat
Kepala DPUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa proses penggalian pondasi Jembatan Sonokembang telah dilakukan. Tahap berikutnya mengharuskan pergeseran konstruksi jembatan bailey.
“Jadi nanti jembatan bailey ini tidak dibongkar, tapi hanya kami lakukan pergeseran ke tempat yang baru. Pergeserannya nanti kurang lebih ke arah timur sejauh 2,5 meter,” kata Dandung, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, pergeseran tersebut bertujuan memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi alat berat selama proses pembangunan jembatan permanen.
“Tujuannya biar alat berat itu leluasa untuk manuvernya, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Kalau posisi jembatan bailey ini tidak kami geser, nanti potensi mengganggu lalu lintasnya alat berat itu besar sekali,” jelasnya.
Jadwal Penutupan Total 14-17 Februari 2026
Selama proses pergeseran, akses lalu lintas di Jembatan Bailey Sonokembang akan ditutup total selama empat hari. Penutupan dimulai pukul 00.00 WIB pada 14 Februari hingga pukul 18.00 WIB pada 17 Februari 2026.
“Jadi nanti rencananya akses lalu lintas akan ditutup mulai pukul 00.00 WIB 14 Februari sampai pukul 18.00 WIB pada 17 Februari 2026,” urainya.
Dalam periode tersebut, pekerjaan juga akan dimanfaatkan untuk pemasangan konstruksi pondasi permanen Jembatan Sonokembang agar tahapan pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Baca juga: DPRD Kota Malang Kawal Kepastian Akses Jembatan Sonokembang, Konstruksi Bailey Mulai Dirakit
Target Rampung Juli 2026, Tetap Fungsikan Jembatan Bailey
Pembangunan permanen Jembatan Sonokembang ditargetkan rampung pada 26 Juli 2026. Selama proses konstruksi berlangsung, jembatan bailey tetap difungsikan sebagai akses sementara bagi masyarakat.
“Selama pekerjaan pembangunan permanen Jembatan Sonokembang ini, jembatan bailey tetap berfungsi,” imbuhnya.
Secara teknis, Jembatan Sonokembang akan dibangun sepanjang 20 meter dengan lebar 9 meter. Konstruksi juga akan ditinggikan sekitar 1 meter untuk menyesuaikan elevasi jalan sekaligus memperluas ruang aliran sungai.
Selain itu, jembatan permanen ini direncanakan dilengkapi akses pejalan kaki guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Pembangunan tersebut didanai melalui APBD Kota Malang sebesar Rp 5,2 miliar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























