Kota Batu, Tugumalang.id – Arus lalu lintas di Kota Batu, Jawa Timur, mulai mengalami peningkatan menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025). Kondisi tersebut dipicu meningkatnya mobilitas wisatawan dan warga yang memadati kawasan wisata serta pusat kota.
Menyikapi situasi itu, kepolisian mengimbau para pengendara untuk menghindari jalur utama dan memanfaatkan jalur-jalur alternatif yang telah disiapkan guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim menjelaskan, pengendara dari arah Kota Malang yang hendak menuju pusat wisata seperti Jatim Park 2 disarankan mengambil jalur sisi selatan. Meski jaraknya relatif lebih memutar, jalur tersebut dinilai lebih lancar dibandingkan jalur utama.
Menurut Kevin, jalur alternatif tersebut dapat diakses melalui kawasan Krematorium, Desa Tlekung, Kecamatan Oro-oro Ombo, yang selanjutnya tembus langsung ke kawasan Jatim Park 2.
Baca juga: Volume Kendaraan Masuk Tembus 150 Persen, Arus Lalin Kota BatuMasih Terkendali
Selain jalur Tlekung, wisatawan dari arah Kota Malang juga memiliki opsi lain dengan melintasi kawasan Polsek Dau. Pengendara dapat memanfaatkan jalur Areng-Areng yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu.
“Arahnya dari Polsek Dau menuju Kota Batu, nanti akan tembus di kawasan Proliman,” jelas Kevin, Rabu (31/12/2025).
Jalur Alternatif Keluar Kota Batu
Sementara itu, bagi wisatawan yang hendak keluar dari Kota Batu menuju Kota Malang maupun Surabaya, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif agar arus kendaraan tidak menumpuk di jalur protokol Jalan Ir. Soekarno.
Untuk pengendara yang menuju Kota Malang, jalur Oro-oro Ombo dapat dimanfaatkan sebagai alternatif. Sedangkan bagi pengendara menuju Surabaya melalui Karangploso, khusus kendaraan kecil, dapat melintasi Jalan Wukir yang nantinya tembus di jembatan dekat kawasan Arhanud.
Baca juga: Ini Prediksi Puncak Arus Lalin di Kota Batu di Libur Lebaran 2025
“Untuk yang ke arah Surabaya, bisa juga melalui jalur Pandanrejo,” terang Kevin.
Ia memastikan seluruh jalur alternatif tersebut telah dilengkapi dengan papan penanda guna memudahkan pengendara dalam menentukan arah perjalanan.
“Sudah ada rambu petunjuk jalur alternatif di titik-titik tersebut,” tandasnya.
Kepolisian juga mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengingat sebagian jalur alternatif memiliki kontur jalan menanjak serta berkelok.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























