Kota Batu, Tugumalang.id – Volume kendaraan masuk ke Kota Batu, Jawa Timur selama momen Natal 2025 hingga Minggu (28/12/2025) meningkat signifikan tembus 150 persen dibanding hari biasa. Meski begitu, arus lalu-lintas masih relatif lancar dan terkendali.
Pantauan reporter pada Minggu (28/12/2025), kepadatan arus lalin hanya terkonsentrasi di simpang pertemuan jalan seperti Simpang Tiga Pendem, Simpang Jalan Abdul Gani dan Simpang Bendo. Meski padat, arus lalin masih terbilang lancar.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menerangkan arus lalin kerap meningkat di pagi hari dan sore hari di kawasan destinasi wisata. Meski terjadi kepadatan, arus kendaraan masih dapat bergerak normal.
“Kalau kita lihat di lapangan, arus lalin memang meningkat, tapi masih lancar, tidak sampai ada yang berhenti total,” ungkap Kevin.
Baca juga: 4 Rekomendasi Rumah Joglo di Kota Batu untuk Kumpul Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
Terlebih, laju kendaraan di sejumlah titik masih berada pada kisaran 20 – 30 kilometer per jam sehingga hal itu dinilai masih dalam kategori aman dan terkendali meski berada di tengah momen libur panjang.
”Jika terjadi kemacetan itu lebih karena ada banyak kendaraan berhenti keluar masuk rumah makan. Jadi sempat merambat, tapi tidak lama,” ujarnya.
Berdasarkan data Satlantas Polres Batu. sejak pukul 07.00 WIB hingga siang hari, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Batu mencapai sekitar 6.000 hingga 6.500 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 150 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Meski demikian, puncak arus kendaraan diperkirakan belum terjadi. Satlantas Polres Batu memprediksi lonjakan tertinggi akan berlangsung pada Sabtu malam hingga Minggu malam dengan estimasi volume kendaraan mencapai 8.000 hingga 10.000 unit.
Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, petugas telah menyiapkan jalur alternatif dan memasang rambu petunjuk arah di sejumlah titik strategis. Jalur alternatif disiapkan mulai dari perbatasan Kota Malang hingga kawasan dalam Kota Batu.
“Kami arahkan kendaraan lewat jalur alternatif seperti Areng-areng, Tugu Gentong, Jalibar, hingga Jalan Wukir. Khusus Jalan Wukir hanya untuk kendaraan kecil,” tegas Kevin.
Pihaknya mengimbau wisatawan untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan demi menjaga kelancaran arus selama libur Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























