Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Jangan Keliru! Ternyata 13 Makanan ini Warisan Penjajah

Redaksi by Redaksi
September 9, 2023 9:45 am
in Kuliner
Jajanan dadar gulung.

Jajanan dadar gulung. (Foto/freepik)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Siapa sangka, Indonesia yang memiliki variasi kudapan dan kuliner dengan cita rasa yang spesial, memanjakan lidah. Faktanya, ada beberapa makanan yang mungkin kamu anggap sebagai makanan asli Indonesia ternyata adalah warisan Belanda.

Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena lamanya bangsa Indonesia dijajah pasti terjadi akulturasi dengan bangsa Eropa mulai dari makanan, adat istiadat sampai budaya. Jadi tidak aneh bila terdapat kuliner Indonesia warisan Belanda. Berikut akan diulas 13 makanan warisan penjajah.

READ ALSO

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

1. Dadar gulung

Jajanan pasar yang identik dengan warna hijau dengan isian kinca ini diwariskan oleh penjajah untuk Indonesia. Namun sekarang dadar gulung sudah banyak inovasi isiannya mulai dari pisang, cokelat, jagung, keju sampai vla.

Baca Juga: Malang Masuk List 100 Kota Kuliner Lokal Terenak Dunia, Sutiaji: Pertahankan!

2. Roti goreng

Jajanan yang sering kita temui di pinggir jalan dengan nama CAKWE dengan ciri khas taburan gula bubuk atau wijen di atasnya. Di Belanda dikenal dengan nama oilebollen yang faktanya memiliki citra rasa yang sama dengan roti goreng yaitu manis serta cara memasaknya dengan cara digoreng.

3. Kue lapis

Membuat kue ini harus memiliki kesabaran ekstra karena pembuatannya sangat lama dan rumit. Fakta uniknya ternyata kue lapis ini merupakan kuliner Indonesia warisan Belanda. Di Belanda kue ini disebut spekuk yang umumnya disajikan dalam rijsttafel (Jamuan ala Belanda).

Perbedaan dari kue lapis dan spekuk yaitu menggunakan rempah-rempah asal Asia tenggara yang sangat disukai oleh lidah orang Eropa.

Baca Juga: Sharing Kuliner Bersama Gastronomie di Social Garden Malang

4. Kue cubit

Kue satu ini ternyata peninggalan penjajah, di zaman sekarang inovasi dari kue cubit ini sangat bervariasi mulai dari segi tampilan, toping sampai rasa dibuat semenarik mungkin untuk menggoda pembeli. Di Belanda nama kue ini disebut Pofferjes yaitu panekuk mini.

5. Stik keju atau kastengel

Umumnya ketika momen lebaran di meja tamu akan disajikan kue ini yaitu stik keju yang merupakan salah satu menu wajib selain kue nastar. Di Belanda stik keju dikenal dengan nama kastengel, kue asli dari Belanda yang memiliki bentuk dan cara pembuatan yang relatif sama.

6. Nastar

Satu keluarga dengan kastengel kue ini juga warisan para penjajah dulu, memiliki ciri khas rasa yang lembut, dan berisi selai di dalamnya kerap jadi kudapan spesial hari raya.

7. Perkedel

Makanan yang terbuat dari kentang biasanya jadi lauk dengan nasi ternyata juga dijadikan kudapan. Di negara kincir angin perkedel dikenal dengan nama frikadeller yang terbuat dari bahan kentang tumbuk yang dicampur dengan olahan daging sapi. Jadi, perkedel merupakan menu orang Belanda yang dimodifikasi oleh orang Indonesia.

8. Pie susu

Jajanan satu ini pada zaman dahulu hanya bisa dinikmati kaum bangsawan karena harganya yang mahal namun sekarang Pie susu mudah dijumpai di tempat oleh-oleh.

9. Klappertaart

Jajanan yang memiliki tekstur yang sangat lembut, renyah dengan irisan kelapa sebagai topingnya. Sangat nikmat disantap bersama teh atau kopi hangat.

10. Risoles

Jajanan yang tidak mengecewakan lidah dengan varian isinya mulai dari daging, sayuran hingga ayam. Jajanan ini mudah dijumpai di pasar faktanya peninggalan para penjajah.

11. Kroket

Kroket merupakan jajanan umum masyarakat Indonesia yang mudah ditemui di pusat keramaian, mall, maupun pasar tradisional. Menu ini terbuat dari olahan daging sapi yang dibalut dengan tepung panir kemudian digoreng hingga garing. Di Negara Belanda, kroket memiliki bentuk yang hampir sama dengan di Indonesia dengan isian ragout.

12. Schotel

Jika mendengar namanya sudah bisa dipastikan kalau schotel berasal dari Belanda. Schotel berasal dari kata schotel atau schaal yang artinya hidangan. Bisa juga mengacu pada nama wadah yang digunakan untuk membuat masakan ini. Sebenarnya macaroni schotel merupakan variasi dari kaserol makaroni yang juga dikenal di negara-negara Eropa lainnya.

13. Roti Buaya

Terakhir ada roti buaya yang dibawa bangsa Belanda lalu menjadi penting bagi warga Betawi, terutama di acara-acara pernikahan. Awalnya roti ini dibuat dari ketela atau singkong. Lalu Belanda memperkenalkan teknik pembuatan roti berbahan gandum, sehingga roti buaya pun mengadopsinya.

Penulis: Fitriatul H. (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: MakananMakanan Warisan BelandaNastarPerkedelRoti Kastengel

Related Posts

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Selasa, 14 Jul 2026
Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli
Kuliner

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

Selasa, 14 Jul 2026
6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan
Kuliner

6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

Selasa, 14 Jul 2026
Kuliner

4 Kuliner dengan Aroma Paling Menyengat di Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026
Cappuccino - Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe
Kuliner

Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe

Kamis, 9 Jul 2026
matcha dan green tea
Kuliner

Perbedaan Matcha dan Green Tea, Ketahui Proses Pengolahan hingga Kandungan Nutrisinya

Jumat, 3 Jul 2026
Next Post
Wakil Rektor 1 Unisma Prof Drs H Junaidi MPd PhD dan Director Rajamanggala University, Thailand, Dr Yaoping Liu.

Saat Universitas Rajamangala Thailand Terkesan dengan Unisma Malang

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.