Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Jalankan Bisnis Sustainable, UMKM Kupu Sutera Gandeng Puluhan Penyandang Disabilitas

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2023 6:44 pm
in Bisnis
bisnis

Aneka produk jadi yang terbuat dari sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Sebuah usaha hendaknya tidak hanya meraup keuntungan, tetapi juga sustainable (berkelanjutan) dan bermanfaat bagi sesama. Inilah prinsip yang dijalankan oleh Arianto Nugroho, pemilik UMKM Kupu Sutera.

Saat ditemui di rumahnya yang terletak tak jauh dari Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat beberapa waktu lalu, Arianto mengungkapkan bahwa bisnis yang ia jalani mengedepankan keberlanjutan, bukannya meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

READ ALSO

37 Tahun Berkarya, Bos JADE Indopratama Didapuk Jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026

Jelang 2026, Ini Rekomendasi HP Terbaik Akhir 2025

“Visi kami harus ramah lingkungan dan sustainable,” ujar Arianto.

Benang-benang sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Bisnis Kupu Sutera yang ia rintis sejak tahun 2015 ini memproduksi benang sutra, kain sutra, hingga produk jadi berupa sepatu, tas, topi, dan sebagainya. Di dalam memproduksi itu semua, Arianto melibatkan puluhan penyandang disabilitas.

“Kalau penyandang disabilitas itu biasanya tidak stabil, mereka naik turun (kerjanya). Tapi yang pasti (kerjanya) ini ada sekitar 20 orang,” kata Arianto.

Arianto Nugroho, pemilik UMKM Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Ia tidak menganggap para penyandang disabilitas tersebut sebagai karyawan, melainkan sebagai mitra. Keterlibatan para penyandang disabilitas ini adalah sebuah bentuk kolaborasi agar mereka lebih mandiri dan mendapat manfaat dari Kupu Sutera.

“Mereka nggak kerja di sini, tapi di rumah masing-masing. Karena mereka terbatas secara mobilitas. Mereka bisa mengatur waktu mereka sendiri,” jelasnya.

Sepatu dan tas yang terbuat dari sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Selain berkolaborasi dengan penyandang disabilitas, prinsip bisnis berkelanjutan juga diterapkan dalam proses produksi. Biasanya dalam produksi sutra, pelaku bisnis merebus kepompong ulat sutra beserta ulat yang ada di dalamnya. Akibatnya, ulat tersebut mati dalam proses produksi.

“(Produksi sutra secara tradisional) itu tidak sustainable karena membunuh dan membunuhnya itu tidak manusiawi,” kata Arianto.

BACA JUGA: UMKM di Kabupaten Malang Gaptek, Sulit Bertransformasi ke Digital

Di Kupu Sutera, ulat-ulat tersebut dibiarkan hidup. Mereka membiarkan ulat tersebut bermetamorfosis menjadi ngengat dan memanfaatkan kepompongnya saja.

“Mereka tetap jadi ngengat. Selanjutnya, kepompongnya itu yang kami produksi,” imbuh Arianto.

Di dalam berbisnis, Arianto pun lebih banyak memasarkan produknya secara offline melalui pameran. Ini disebabkan pameran bisa memudahkan ia mengedukasi masyarakat terkait sutra.

Sepatu dari bahan sutra produsi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Memang, sutra produksi Kupu Sutera terlihat berbeda dengan sutra-sutra yang banyak dijual di pasaran. Jika biasanya sutra yang diketahui masyarakat itu memiliki warna yang mengkilap dan permukaannya licin, maka sutra dari Kupu Sutera memiliki warna yang lebih pucat dan permukannya kesat.

“Kami harus mengedukasi masyarakat bahwa sutra asli itu sepert ini. Sutra yang beneran nggak seindah sutra yang ada di toko. Kita kan tahunya sutra itu mengkilat, licin, dan sebagainya. Ternyata nggak seperti itu,” kata Arianto.

Ia mengeklaim bahwa produk sutra yang sustainable seperti ini hanya ada satu di Indonesia. Oleh karenanya, perlu upaya lebih dalam memperkenalkan produk-produk Kupu Sutera serta mengedukasi masyarakat. Apalagi, harga yang dibanderol cukup mahal, yaitu Rp 1,5 juta hingga Rp 3,5 juta.

Ini juga yang membuat Arianto tidak memasarkan produknya secara online karena akan lebih sulit dalam melakukan edukasi. Masyarakat yang tidak paham akan produk Kupu Sutera akan mengira produk-produk ini terlalu mahal.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: Penyandang Disabilitasulat suteraUMKMUMKM Kupu Sutera

Related Posts

CEO JADE Indopratama Rachmad Santoso didapuk jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia Awards 2026. Foto: Dok.
Bisnis

37 Tahun Berkarya, Bos JADE Indopratama Didapuk Jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026

Selasa, 12 Mei 2026
Ilustrasi rekomendasi HP terbaik. Foto/dok
Bisnis

Jelang 2026, Ini Rekomendasi HP Terbaik Akhir 2025

Kamis, 25 Des 2025
QRIS Bank Indonesia
Bisnis

QRIS, Inovasi Bank Indonesia yang Ubah Wajah Transaksi Digital Nasional

Kamis, 13 Nov 2025
Ilustrasi Investasi Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Investasi Kota Malang Capai Rp2,5 Triliun, Sektor Perhotelan Jadi Primadona

Sabtu, 8 Nov 2025
Peresmian Silatnas IIBF 2025. Foto: Azmy
Bisnis

Gerakan Bangga Beli Produk Indonesia Menggaung di Silatnas IIBF 2025

Kamis, 28 Agu 2025
Paket simpati
Bisnis

Telkomsel Luncurkan Paket Simpati dengan Fitur Rollover: Kuota Tak Lagi Hangus Jika Diperpanjang

Jumat, 8 Agu 2025
Next Post
Stadion kanjuruhan

Pedagang Stadion Kanjuruhan Akan Direlokasi Sebelum 10 Agustus 2023

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.