Malang, Tugumalang.id – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Kampus yang bergerak di bidang kesehatan, teknologi, dan sains terapan itu menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja.
Rektor ITSK Soepraoen Malang, Dr. dr. Sutrisno, mengatakan kebutuhan tenaga kerja profesional, khususnya di sektor kesehatan dan layanan berbasis teknologi, masih cukup tinggi. Karena itu, kampus menyiapkan sistem pendidikan yang menggabungkan teori, praktik lapangan, hingga penguatan kompetensi profesi.
“Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat lulusan dari sisi gelar pendidikan, tetapi juga keterampilan, pengalaman praktik, serta kompetensi profesional yang dimiliki,” kata Sutrisno, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dibekali ijazah akademik, tetapi juga jalur sertifikasi profesi di sejumlah bidang. Hal tersebut menjadi nilai tambah di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif.
Pendidikan Terintegrasi dengan Dunia Industri Kesehatan
Wakil Rektor I ITSK Soepraoen Malang, Dr. Ardhiles Wahyu Kurniawan, menambahkan konsep pendidikan di kampus dirancang terintegrasi antara teori, praktik klinis, dan kebutuhan industri kesehatan.
“ITSK hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendidikan yang terintegrasi antara teori, praktik, dan penguatan profesi,” ujarnya.
Selain itu, mahasiswa juga didukung lingkungan belajar yang terhubung langsung dengan fasilitas layanan kesehatan dan rumah sakit. Kondisi tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja nyata sejak masa perkuliahan.
Baca juga: ITSK RS dr. Soepraoen Malang Latih Peternak Gunakan Aplikasi Monitoring Ternak Berbasis Mobile
PMB 2026 Diperkuat Sistem Layanan Profesional
Sementara itu, Wakil Rektor II Dr. Juliati Koesrini menyebut proses PMB 2026 juga diperkuat melalui pengembangan tata kelola, sistem informasi, hingga layanan administrasi yang profesional dan efektif.
ITSK Soepraoen Malang membuka berbagai pilihan program studi, mulai dari Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Fisioterapi, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi, Informatika, Keperawatan Anestesiologi, Akupunktur, hingga bidang kesehatan lainnya.
Penguatan sistem layanan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa dalam proses pendaftaran hingga seleksi masuk kampus.
Mahasiswa Dibekali Soft Skills dan Pendampingan Karier
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sartoyo, menjelaskan penguatan mahasiswa juga dilakukan melalui kegiatan organisasi, pembinaan karakter, hingga pengembangan soft skills dan kepemimpinan.
“Nantinya mahasiswa ITSK tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga penguatan karakter, pengalaman organisasi, soft skills, serta pendampingan karier,” ujarnya.
Ia menyebut kampus juga memperkuat jejaring kemitraan dan penyaluran tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri, agar lulusan memiliki daya saing lebih tinggi.
Baca juga: PKKMB FKG 2024 ITSK RS dr. Soepraoen Malang: Sambutan Hangat Untuk Mahasiswa Baru Kedokteran Gigi
Pihak kampus juga terus memperluas kolaborasi dengan sekolah, pemerintah, dunia usaha, industri, hingga organisasi profesi untuk meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa baru.
Melalui pembukaan PMB 2026 ini, ITSK Soepraoen Malang menargetkan lahirnya lulusan profesional yang siap menghadapi tantangan kerja di tingkat nasional maupun internasional.
Adapun pendaftaran PMB Gelombang 2 telah dibuka mulai 2 Maret hingga 27 Juni 2026. Informasi lengkap terkait syarat pendaftaran, jalur seleksi, hingga program studi dapat diakses melalui laman resmi PMB ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























