MALANG – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peternak, Tim Dosen Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang menggelar Pelatihan dan Workshop Sistem Monitoring Ternak Ruminansia Berbasis Mobile pada Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Villa Omah Gayeng, Singosari, Kabupaten Malang, dengan melibatkan para peternak setempat sebagai mitra dalam program pengabdian masyarakat.
Aplikasi Monitoring Ternak untuk Peternak Ruminansia

Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Tim Dosen ITSK RS dr. Soepraoen yang diketuai oleh M. Syauqi Haris, M.Kom (Prodi Informatika), bersama anggota Risqy Siwi Pradini (Prodi Informatika) dan Jailani Rusdi (Prodi Rekam Medis dan Informatika Kesehatan).
Baca juga: PKKMB FKG 2024 ITSK RS dr. Soepraoen Malang: Sambutan Hangat Untuk Mahasiswa Baru Kedokteran Gigi
Program ini merupakan bagian dari hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) dengan nomor DIPA SP DIPA-139.04.1.693320/2025 revisi ke-04, tanggal 30 April 2025.
Syauqi menjelaskan, kegiatan ini menggandeng Koperasi Multi Pihak Sarwa Adem Mulya yang selama ini membina peternak kambing dan domba di wilayah Singosari. Dengan aplikasi berbasis mobile tersebut, peternak dapat lebih mudah memantau kondisi dan populasi hewan ternak mereka.
“Luaran dari kegiatan ini adalah aplikasi monitoring ternak berbasis mobile yang memungkinkan peternak memantau populasi sekaligus menganalisis kualitas individu ternak, baik indukan maupun anakan (cempe),” jelas Syauqi.
Fitur Lengkap untuk Manajemen dan Perawatan Ternak
Aplikasi monitoring ternak berbasis mobile ini dilengkapi beragam fitur yang memudahkan peternak dalam manajemen hingga perawatan hewan.
Manajemen Ternak: meliputi pemberian nomor ID ternak, pencatatan ternak sakit, pemindahan kandang, proses koloni kawin, hingga status kesehatan ternak.
Budidaya Ternak: berisi informasi tentang proses beranak, penyapihan, penggemukan, pendewasaan, hingga kontrol rutin.
Cempe & Perawatan: mencakup perawatan cempe dengan ID baru, perawatan penggemukan, perawatan ternak koloni kawin, induk bunting, hingga induk beranak.
Tindak Lanjut Pelatihan dan Workshop
Setelah mendapatkan wawasan dan juga praktik pemanfaatan aplikasi monitoring ternak berbasis mobile. Para peternak yang menjadi mitra dan mendapatkan pendampingan dari Tim Dosen ITSK RS dr. Soepraoen Malang, diharapkan dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari.
Baca juga: Ada Banyak Beasiswa bagi Calon Mahasiswa Baru ITSK Soepraoen Malang, Simak Informasinya di Sini
Lebih lanjut, Syauqi menjelaskan nantinya pendampingan terhadap peternak akan dilakukan secara berkelanjutan melalui Koperasi Sarwa Adem Mulya dan juga Tim Dosen ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
“Selanjutnya peternak akan mencoba menggunakan aplikasi tersebut di peternakannya masing-masing dan pendampingan akan tetap dilakukan oleh Koperasi Sarwa Adem Mulya dan Tim dari ITSK Soepraoen,” terangnya.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, semakin memperkuat posisi ITSK RS dr. Soepraoen Malang sebagai motor penggerak inovasi teknologi dalam sektor peternakan. Sekaligus sebagai inovator utama dalam pengabdian masyarakat berbasis riset terapan yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























