Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN MalangITN Malang) menjadi salah satu perguruan tinggi papan atas di Jawa Timur yang digandeng oleh Pemkot Kediri. Langkah ini dikukuhkan lewat penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) terkait pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi guna mendukung pembangunan daerah.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD., hadir langsung bersama belasan pimpinan perguruan tinggi lainnya untuk memenuhi undangan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, SH, M.Kn., di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, pada Selasa (09/06/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Kediri dalam mewujudkan “Sapta Cita”, program prioritas pemerintah. Secara spesifik, kolaborasi ini mengarah pada Sapta Cita ke-2, yaitu mewujudkan kota yang Produktif, Kreatif, dan Inovatif.
Baca Juga: Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026
Salah satu gebrakan nyatanya adalah peluncuran Beasiswa Mitra MAPAN (Beasiswa Kemitraan Lanjutkan Pendidikan), sebuah program bantuan dana pendidikan yang dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun masa depan Kota Kediri lewat investasi SDM.

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD, menyambut baik sinergi ini dan menjelaskan bahwa kerja sama yang dijalin mencakup tiga pilar utama, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Untuk sektor pendidikan, fokus utamanya pada alokasi Beasiswa Mitra MAPAN dari Pemkot Kediri bagi mahasiswa yang kuliah di ITN Malang. Namun, kerja sama ini tidak berhenti di sini saja. Ke depan, ITN juga akan mengambil peran dalam pengembangan daerah melalui pekerjaan konsultasi akademik serta penerapan aplikasi teknologi tepat guna.
“Harapannya, ITN Malang bisa menjadi mitra strategis yang diandalkan oleh Pemkot Kediri dalam membangun wilayahnya,” ujar Rektor.
Baca Juga: Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026
Gayung bersambut, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan, penandatanganan MoU ini harus segera ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis.
Ia berencana mengajak para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk duduk bersama pihak kampus, mendiskusikan berbagai isu terkini mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan UMKM.

Bagi Vinanda, kolaborasi ini adalah solusi nyata untuk menyelesaikan berbagai tantangan di Kota Kediri. Ia juga membuka pintu lebar-lebar bagi mahasiswa untuk datang dan melakukan penelitian atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana.
“Mahasiswa bisa terjun langsung ke sekolah-sekolah, puskesmas, rumah sakit, atau mendampingi dinas terkait. Jika di kampus mahasiswa hanya mendapatkan teori, maka lewat KKN inilah mereka bisa belajar langsung di lapangan sekaligus memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” terang Vinanda dalam sambutannya.
Menutup agenda tersebut, Vinanda menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas komitmen besar para pimpinan perguruan tinggi yang hadir. Ia optimis, kerja sama yang diinisiasi hari ini tidak hanya akan membawa manfaat besar bagi warga Kota Kediri dan Jawa Timur, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
Editor: Herlianto. A


















