Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) bersama 3 perguruan tinggi negeri lain, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Otorita Ibu kota Nusantara (OIKN) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Auditorium Gedung Otorita IKN pada Selasa (9/6/2026).
Dalam prosesi penandatanganan ini Pihak UIN Malang diwakili Prof. Dr. M. Abdul Hamid, MA., selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga. Sementara pihak Ororita IKN diwakili oleh Bimo Adi Nursanthyasto, S.T., M.B.A, yang selaku sekretaris Otorita IKN.
Agenda penting ini secara bersama-sama dilakukan Otorita IKN dan 4 perguruan tinggi negeri yaitu: UIN Malang, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Sebelas Maret, dan Universitas Lambung Mangkurat.
Baca Juga: Mau Kuliah Psikologi di Kampus Islami Terbaik? Ini Alasan Mengapa Memilih Fakultas Psikologi UIN Malang
Kolaborasi ini bertujuan untuk bersinergi dalam meningkatkan peran, tugas, dan fungsi kedua belah pihak. Ruang lingkup kerja sama mencakup bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat), Pengembangan Sumber daya, serta program-program strategis lainnya.

Kerja sama ini didasarkan atas adanya visi dan misi IKN sejalan yang dengan visi perguruan tinggi membentuk SDM unggul, perguruan tinggi juga menjadi sumber solusi dari berbagai persoalan berbasis riset.
IKN bukan hanya pembangunan fisik tapi juga pembangunan peradaban, pada titik inilah diharapkan partisipasi dan peran nyata perguruan tinggi dal membangun IKN. Untuk itu 4 perguruan tinggi ini berkomitmen mendukung pembangunan IKN melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam kesempatan tersebut Bimo selaku Sekretaris Otorita IKN menjelaskan secara umum progres pembangunan. Bahwa saat ini telah masuk tahap dua yaitu pembangunan gedung legislatif dan yudikatif diharapkan selesai 2028.
Baca Juga: Bangga! Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana Ditunjuk sebagai Sekretaris Amirul Hajj Indonesia 2026
Bidang-bidang yang diharapkan menjadi tindak lanjut kerja sama di antaranya: mahasiswa magang khususnya fakultas teknik membantu IKN dan menggandeng masyarakat melalui riset dan studi pemetaan agar mereka menjadi bagian dari IKN.

IKN memiliki 252.000 hektare lahan yang 60% harus tetap menjadi hutan, perlu tindak lanjut program sustainability. Kemudian perlu pengembangan teknologi smart city.
Diharapkan PTN dapat memberi warna yang berbeda, di mana kerja sama ini tidak berhenti pada nota kesepahaman, tapi segera ditindaklanjuti koordinasi dengan para deputi dan direktur terkait agar membawa dampak positif bagi IKN maupun perguruan tinggi.
Senada dengan Sekretaris Otorita IKN, Abdul Hamid selaku Wakil Rektor yang menggawangi pengelolaan kerja sama, menilai kerja sama dengan Otorita IKN ini sangat penting dan strategis. Khususnya, bagi UIN Maliki Malang yang baru saja mendirikan fakultas teknik, IKN menjadi tempat magang dan PKL mahasiswa yang tepat, menjadi mitra pengembangan kurikulum dan lebih jauh dapat menyerap lulusan.
Tindak lanjut kerja sama juga sangat terbuka dalam kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat dosen.
“Dalam waktu dekat diharapkan dapat mengirimkan mahasiswa kita khususnya prodi-prodi teknik untuk melakukan pemagangan serta secara berkala para dosen dapat memberikan ceramah dan motivasi bagi para ASN di IKN,” kata Prof Abdul Hamid.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis UIN Malang
Editor: Herlianto. A


























