Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Ini Penyebab Maraknya Kekerasan Seksual pada Anak di Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2022 4:57 pm
in Berita
maraknya kekerasan seksual

ilustrasi. /pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Publik dihebohkan dengan tiga kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan pendidikan di Jawa Timur, dalam kurun waktu yang hampir berdekatan.

Kasus pertama adalah dugaan pencabulan oleh anak kyai Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Moch Subchi Azal Tsani. Kasus kedua adalah dugaan pencabulan dan eksploitasi oleh pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia, Julianto Eka Putra di Kota Batu. Sementara kasus ketiga adalah pencabulan yang dilakukan oleh seorang pengasuh pondok pesantren di Banyuwangi.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Kepala Bidang Data, Informasi, dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur, Isa Ansori menyayangkan maraknya kasus kekerasa seksual pada anak ini. Menurutnya, lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak.

Menurutnya ada dua sebab kekerasan seksual kerap terjadi di lingkungan pendidikan. Pertama, kurangnya pemahaman tentang anak. Kedua, adanya relasi kuasa antara anak dan pelaku.

“Guru dengan murid, kyai dengan santri. Itu kan ada relasi kuasa,” ujar Isa.

Relasi kuasa ini maksudnya anak-anak dianggap sebagai makhluk yang lemah, sedangkan pelaku merupakan orang dewasa yang harus dihormati dan dituruti kemauannya.

Selain itu, kekerasan seksual kerap terjadi karena minimnya pencegahan di lingkungan pendidikan.

“Kita tidak terlalu kuat dalam proses pencegahan. Kalau sudah terjadi baru orang ramai. Kalau belum terjadi tidak ada pencegahan,” kata Isa.

Untuk mengurangi kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, LPA Jatim mengusulkan adanya sekolah dan pesantren ramah anak. Sebagai bentuk pencegahan kekerasan, dilakukan sosialisasi untuk penguatan pemahaman bagaimana melindungi anak-anak.

Kemudian sekolah tersebut terus didampingi dan dievaluasi agar lingkungannya benar-benar bisa dipastikan ramah anak.

“Evaluasinya berbentuk seperti akreditasi,” kata Isa.

Di samping itu, Isa juga berharap dinas-dinas terkait bisa lebih aktif dalam melakukan pencegahan kekerasan seksual pada anak.

 

Reporter: Feni Yusnia
editor: Jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: isa ansoriKekerasan Seksual

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Unikama dan BNN Kota Malang

Bangun Kampus Bebas Penyalahgunaan Narkoba, Unikama Gandeng BNN Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.