Malang, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Malang berencana memasang pagar pembatas di area Alun Alun Merdeka. Salah satu area yang menjadi fokus adalah air mancur yang rencananya juga akan dipagari untuk menjaga estetika icon Alun Alun Merdeka.
Rencana ini mengemuka pasca muncul berbagai keluhan di Alun Alun Mereka. Salah satunya yakni bau tak sedap di area air mancur seiring banyaknya anak anak yang bermain air di sana.
Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang area air mancur menjadi salah satu perhatian lantaran ada keluhan bau tak sedap.
“Ternyata anak anak yang mandi di sana merasakan bau pesing. Mungkin ada yang mandi sekalian kencing. Ini jadi pelajaran untuk membuat aturan yang lebih tegas,” ucapnya.
Baca juga: Oknum Satpol PP Kota Malang Diduga Merokok di Depan Ruang Laktasi Alun Alun Merdeka Disanksi
Menyusul kondisi itu, ia mengatakan bahwa area air mancur akan dipasang pagar pembatas. Bahkan, pagar pembatas juga akan di pasang di seluruh area masuk Alun Alun Merdeka.
Langkah ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas publik oleh oknum pengunjung serta menjaga kebersihan dan keindahan alun alun pasca renovasi.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa konsep pagar pembatas nantinya akan dibangun menggunakan tanaman. Hal ini sekaligus untuk memperindah estetika Alun Alun Merdeka.
“Dari sisi keindahan dianggap bagus dan rapi. Jadi pagar yang dibuat nanti tidak terlalu tertutup,” ujarnya.
Baca juga: Kasus Anak Hilang di Alun Alun Merdeka Jadi Alarm Evaluasi Keamanan
Menurutnya, DLH Kota Malang sebetulnya telah melakukan pembatasan meski belum ada pagar permanen. Misalnya larangan pedagang kaki lima (PKL) masuk ke area alun alun.
“Ini untuk membatasi orang sembarangan masuk, termasuk PKL atau pembuang sampah,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























