Rabu, Juni 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

HKTI Kabupaten Malang Uji Varietas Padi Organik Baru, Produktivitas Tembus 12 Ton per Hektare

Redaksi by Redaksi
Januari 7, 2026 9:17 pm
in News
HKTI Kabupaten Malang.

Panen perdana varietas padi unggul HKTI Kabupaten Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang tengah mengembangkan varietas padi organik dengan produktivitas mencapai 12 ton per hektare. Capaian ini dinilai signifikan karena hampir dua kali lipat dibandingkan produktivitas padi pada umumnya.

Varietas padi yang masih belum diberi nama tersebut dipanen perdana pada Rabu (7/1/2025) di area persawahan Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Saat ini, varietas tersebut masih berada pada tahap penelitian lanjutan dan akan ditanam beberapa kali sebelum bibitnya dibagikan kepada petani.

READ ALSO

Usai Demo di DPRD Kota Malang, Mahasiswa Bersihkan Sampah yang Berserakan

Sanjung Prabowo Saat Bahas Evaluasi MBG, Perwakilan Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang Disoraki Demonstran

“Ini masih gelombang pertama. Kami akan tanam lagi hingga dua atau tiga kali. Kami akan coba sampai menghasilkan yang terbaik, baru akan kami beri nama,” ujar Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang, Makhrus Sholeh.

Baca juga: Sempat Terlambat, Gaji ASN di Kabupaten Malang Mulai Dibayar Secara Bertahap

Produktivitas Tinggi Didukung Karakter Tanaman Organik

Makhrus menjelaskan, varietas padi organik ini mampu menghasilkan produktivitas tinggi karena setiap malai dapat memuat hingga 500 bulir padi. Jumlah tersebut didukung oleh struktur malai tanaman yang lebih tinggi dibandingkan varietas padi pada umumnya.

“Tanaman ini semuanya harus organik, karena kalau tidak organik maka batangnya akan patah,” imbuh Makhrus.

Saat ini, HKTI Kabupaten Malang masih memusatkan perhatian pada proses penelitian. Setelah memperoleh hasil terbaik, tahapan berikutnya meliputi pengurusan perizinan, sosialisasi, serta pendistribusian bibit ke Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap kecamatan di Kabupaten Malang.

Keunggulan Beras Organik dan Dukungan Ketahanan Pangan

Selain produktivitas yang tinggi, varietas padi ini juga memiliki keunggulan dari sisi kesehatan karena dikembangkan secara organik. Beras yang dihasilkan dinilai lebih aman untuk dikonsumsi karena bebas residu bahan kimia.

“Keunggulan beras organik adalah bebas dari residu. Lebih sehat dan tidak terkontaminasi bahan kimia,” kata Makhrus.

Baca juga:  435 Bencana Terjadi di Kabupaten Malang, Didominasi Longsor dan Angin Kencang

Sebelumnya, HKTI Kabupaten Malang juga telah mengembangkan dua varietas padi non-organik, yakni Sukma dan Kasima, dengan produktivitas mencapai 12 hingga 14 ton per hektare. Varietas tersebut dikembangkan oleh petani asal Kecamatan Kasembon dan memiliki ketahanan terhadap hama.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi menyebut Kabupaten Malang mengalami surplus beras sekitar 80 ribu ton pada 2025. Ia menjelaskan, total hasil panen selama satu tahun mencapai 480 ribu ton, sedangkan kebutuhan masyarakat hanya sekitar 400 ribu ton.

“Kami akan terus berinovasi supaya bisa ada kenaikan lagi,” kata Sanusi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: hkti kabupaten malangpadipadi organikpadi unggulpanen padiproduktivitas padi

Related Posts

sampah di DPRD Kota Malang
News

Usai Demo di DPRD Kota Malang, Mahasiswa Bersihkan Sampah yang Berserakan

Rabu, 17 Jun 2026
DPRD Kota Malang
News

Sanjung Prabowo Saat Bahas Evaluasi MBG, Perwakilan Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang Disoraki Demonstran

Rabu, 17 Jun 2026
DPRD Kota Malang
News

Di Hadapan DPRD Kota Malang, Mahasiswa Sampaikan 9 Aspirasi dan Tuntutan

Rabu, 17 Jun 2026
Donasi logistik berdatangan
News

Saat Mahasiswa Demo di Malang, Donasi Logistik Berdatangan

Rabu, 17 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, khususnya di Kota Malang pada Rabu, 17 Juni 2026 diperkirakan dalam kondisi cerah. /Foto: Pinterest/Lui Switzerland
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 17 Juni 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Rabu, 17 Jun 2026
Ilustrasi pendaki ilegal. Foto/Pinterest
News

Petugas Amankan 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Prakiraan cuaca Kota Malang

Prakiraan Cuaca Kota Malang Hari Kamis 8 Januari 2026, Waspada Hujan Ringan! 

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Tukar Uang THR Lebaran? Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.